Tampilkan postingan dengan label Curug. Tampilkan semua postingan

Iilah view Curug Banteng, Photo via kodesjabar.com
Inisukabumi.com - Sebagai kabupaten dengan wilayah terluas se-Jawa dan Bali, Kabupaten Sukabumi memang memiliki obejek wisata yang teramat banyak. Hampir di semua wilayahnya terdapat potensi wisata yang luar biasa untuk dikembangkan menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Salah satu dari sekian banyak objek wisata tersebut adalah Curug Banteng, curug ini terletak di Kampung Cipanengkas, Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon.

Curug Banteng on Google Maps



Berdasarkan informasi yang dimuat di halaman facebook Wisata Alam Sukabumi yang ditulis oleh Kang Asep Hidayat, tinggi curug ini sekitar 8 mteran dan lebarnya sekitar 80 meteran. Beberapa batuan sebagian mirip bentuk hewan dan ditambah lobang2 kecil buat kita berendam sambil enjoy. Kalo musim kemarau Curug Banteng lumayan Jernih jadi asyik buat berenang bersama teman-teman.

Beberapa Spot sedang dikembangkan menjadi alternatif wisata yg lainnya salah satunya Taman Selfie ( menara Pandang), jadi sahabatbisa berselfie ria sambil memandang Curug Banteng dan spot yg lainya seperti di hulu sungainya sangat cocok dibuat rakit-rakitan dan tebing-tebing yang menjulang tinggi buat Kegiatan Panjat Tebing. CURUG BANTENG dikelola oleh pemuda setempat yg tergabung dalam wadah kelompok Penggerak Pariwisata ( KOMPEPAR ) Desa Bojongsari. 

Akses menuju curug Banteng sudah mulus beraspal sebgian masih bebatuan. Dari rest Area sahabat tinggal jalan kaki sejauh 500 meteran lewatin sawah-sawah yangg indah dan adem, pokonya sangat cocok banget bagi yangg suka tracking dan menyukai Tantangan. dari Jalan nasional sekitar 6 Km. 

Rute dari Bogor - Cicurug - Cikembang - Yonif 310 - cibatu - Jampangtengah - lengkong- waluran - Jampangkulon - Pasar Cinagen. dari pasar Cinagen ambil kiri ke arah Desa Bojongsari dari sana anda cukup tanya saja lokasi Curug Banteng..  

Sumber:

Puncak Heas Sukabumi

Di dekat Curug Banteng ini juga terdapat spot wisata alam yang akan memanjakan mata sahabat semua, spot wisata tersebut adalah Puncak Heas Sukabumi. Dengan lokasi yang berada dalam satu desa yaitu Desa Bojongsari, sahabat bisa mengunjunginya  dalam hari yang bersamaan. Biar lebih jelasnya silahkan sahabat baca langsung di artikel Puncak Heas Sukabumi, Wisata Baru di Sukabumi yang Patut Kamu Kunjungi.


Keyword:
curug banteng sukabumi, curug banteng sukabumi jawa barat, curug banteng jampang kulon, curug banteng jampang, curug banteng jampang kulon sukabumi, 

Curug Bibijilan

Inisukabumi.com - Sahabatku, di artikel kali ini saya akan sedikit berbagi informasi tentang salah satu keunikan yang ada di Curug Bibijilan Sukabumi. Keunikan tersebut berupa adanya Pompa Air Tanpa Listrik atau dikenal juga dengan nama pompa air hidrolik.

Pompa air tanpa listrik di Curug Bibijilan Sukabumi
Pompa air tanpa listrik di Curug Bibijilan Sukabumi
Pompa air hidrolik ini tepat berada dipinggir Curug Bibijilan, letaknya yang berdekatan dengan jalan dipinggir yang digunakan untuk lalulalang orang yang turun naik ke curug membuat pompa ini dijadikan salah satu spot untuk berselfie ria.

Pompa air tanpa listrik di Curug Bibijilan Sukabumi
Dua buah pompa hidrolik yang masih berfungsi dengan baik
Pompa hidrolik ini berjumlah dua buah dan keduanya masih befungsi dengan baik hingga artikel ini dipublikasi. Pompa ini sepenuhnya menggunakan tenaga air untuk menaikan air lainnya, dengan tinggi air yang turun sekitar 20 meter bisa mendorong air lainnya hingga lebih dari 70 meter keatas.

Pompa hidrolik ketika dilihat dari atas Curug Bibijilan
Untuk lebih jelasnya, berikut adalah video tentang pompa air tanpa listrik yang berada di Curug Bibijilan Sukabumi.



Curug Bibijilan on Google Maps




Keyword : 
Curug Bibijilan, Curug Bibijilan Sukabumi, Curug Sukabumi, Air Terjun Sukabumi, Wisata Air Terjun Sukabumi, Air Terjun Bibijilan


7 Spot Geopark Ciletuh yang Wajib Kamu Kunjungi
7 Spot Geopark Ciletuh yang Wajib Kamu Kunjungi
Inisukabumi.com - Ciletuh merupakan salah satu daerah di Sukabumi yang telah dinobatkan sebagai taman bumi (geopark) oleh UNESCO. Hamparan alam luas yang diisi dengan berbagai macam keindahan alam membuat daerah ini menjadi salah satu tujuan utama ketika berwisata ke Sukabumi. Di artikel ini kamu akan diberitahu tentang 7 spot Geopark Ciletuh yang begitu ciamik dan wajib kamu kunjungi.

1. Puncak Darma, Tempat Bersemayam Para Dewa

Puncak Darma, Tempat Bersemayam Para Dewa
Pemandangan dari Puncak Darma via IG @chepybennington
Menikmati kebesaran Tuhan di Puncak Darma benar – benar membuat terkagum – kagum akan pesona Nya, kawasan Geopark Teluk Ciletuh terlihat rapi darii kejauhan tampak hamparan sawah yang luas dengan padi lagi menguning siap panen, bukit – bukit hijau yang menggelilingi dan kumpulan - kumpulan rumah yang bergerombol terlihat seperti kotak – kotak mainan yang tersebar dan di ujung sana sebuah teluk berbentuk seperti tapal kuda berhadapan langsung dengan laut selatan.

Disini kamu bisa melihat hamparan alam luas yang terdiri dari berbagaimacam keindahan, alam pedesaan disertai lautan yang seakan tak berujung akan membuatmu terkagum-kagum dengan keindahan ciptaan Tuhan yang satu ini.


2. Bergetar Memandang Alam Dari Bukit Panenjoan

Bergetar Memandang Alam Dari Bukit Panenjoan
Panenjoan via IG @ciletuh
Karena Geopark Ciletuh merupakan bentang batuan tertua di Jawa Barat, maka di sini terdapat begitu banyak bukit bebatuan. Salah satu yang bisa anda nikmati keindahannya adalah Bukit Panenjoan. Dari sini anda bisa melihat wilayah Geopark Ciletuh secara keseluruhan. Dan tentu saja, bagi anda penggemar selfie, Bukit Panenjoan menyiapkan latar belakang yang dijamin bisa membuat teman-teman anda iri.

Panenjoan merupakan sebuah daerah ketinggian/tebing, dengan ketinggian kurang lebih 250 mdpl yang terletak di kawasan Taman Bumi Ciletuh (Ciletuh Geopark) Desa Taman Jaya Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi Jawa Barat.

Panenjoan berasal dari kata “tenjo” bahasa Sunda, yang artinya “lihat” (tingali). Selain wilayah Panenjoan ada juga wilayah Paniiisan, yang jaraknya beberapa ratus meter dari Panenjoan. Paniisan (dalam bahasa Sunda) berarti tempat untuk beristirahat, karena di area tersebut terdapat bendungan kecil (masyarakat sekitar menyebutnya Cekdam) yang membuat suasana di sekitarnya menjadi dingin “tiis” (dalam bahasa Sunda). via ciletuh.com

3. Curug Sodong yang Begitu Menakjubkan

Curug Sodong yang Begitu Menakjubkan
Curug Sodong nan menawan via piknikasik.com
Curug Sodong adalah salah satu air terjun yang berada di kawasan Ciletuh Geopark. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 20 meter. Keunikan dari air terjun ini adalah pemandangan alamnya yang indah, di sekitar air terjun ini tumbuh pepohonan yang hijau dan rindang. Dinamakan “sodong” karena di balik air terjun ini terdapat cekungan yang menyerupai sebuah gua. Dan dalam istilah bahasa sunda, cekungan yang menyerupai gua tersebut sering disebut sebagai “sodong”.

Curug Sodong alias Curug Cikanteh alias Curug Kembar alias Curug Penganten terletak di Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. Untuk aksesnya sudah lumayan baik dengan jalan beraspal dan pemandangan sawah yang membuat segar mata.

4. Pantai Palangpang yang Tak Kalah Asik Untuk Dinikmati

Pantai Palangpang yang Tak Kalah Asik Untuk Dinikmati
Pantai Palangpang via IG: SUKABUMIEXPLORE
Pantai Palangpang adalah muara dari aliran sungai Curug Cimarinjung. Setelah dari lokasi Cimarinjung, perjalanan kami teruskan sekitar 10 menit untuk tiba di hamparan pasir Pantai Palangpang. Sepanjang perjalanan, jika kita melihat ke arah belakang kemegahan Curug Cimarinjung masih terus dapat dinikmati bahkan semakin indah dengan adanya persawahan dan rumah-rumah kecil sebagai foreground dari pemandangan Curug Ini.

5. Menyanjung Curug Cimarinjung

Menyanjung Curug Cimarinjung
Menyanjung Curug Cimarinjung via jelajahsukabumi.com
Untuk menuju ke curug Cimarinjung, anda harus terlebih dulu dimanjakan dengan pemandangan sawah nan hijau. Dari kejauhan anda bisa melihat bagaimana indahnya air terjun yang jatuh dari deretan perbukitan. Namun untuk menuju ke dasar air terjun, anda harus berjuang sedikit keras dengan melewati jalan setepak yang dipenuhi bebatuan. Tapi sesampai anda di sini, semua rasa lelah akan hilang, karena keindahan yang ditawarkan Curug Cimarinjung begitu memukau. Deretan batu besar yang bergelimpangan di sekitar air terjun, membuat seakan dibawa ke jaman Jurasik Park, sungguh memukau.

6. Curug Awang, Niagara Mini Dari Sukabumi

Curug Awang, Niagara Mini Dari Sukabumi
Curug Awang via ciletuh.com
Sebagai salah satu daerah yang dipenuhi dengan bermacam keindahan alamnya, sukabumi kembali diperkaya dengan berbagai macam destinasi wisata yang mulai dilirik dunia, destinasi wisata tersebut berada di Geopark Ciletuh. Disana terdapat berbagai macam air terjun dan juga pemandangan alam lainnya, salah satu air terjun yang paling banyak dikunjungi adalah Curug Awang.

Curug Awang merupakan salah satu curug yang berada di aliran sungai Ciletuh, sungai ini membatasi wilayah kecamatan Ciemas dengan kecamatan Ciracap, disamping itu juga merupakan batas antara desa Taman Jaya dengan desa Cibenda serta pembatas antara desa Mekar Sakti dan desa Mandra Jaya. Di sungai ini terdapat beberapa air terjun yang patut untuk dikunjungi, beberapa diantaranya yang cukup terkenal dan terletak di wilayah desa Taman Jaya adalah Curug Awang, Curug Tengah dan Curug Puncak Manik.

7. Tugu Ciletuh Geopark

Tugu Ciletuh Geopark
Selamat datang di GEOPARK CILETUH via Endang Sulaeman Addakhil‎
Salah satu tempat yg paling epic buat di poto, belum lengkap rasanya bila berkunjung ke Ciletuh kalau tidak mengabadikan momen di sini. 

Itulah 7 Spot Geopark Ciletuh yang paling ciamik dan cocok banget untuk mengisi media sosialmu, untuk bisa mengelilingi Ciletuh dan mengunjung tempat-tempat indah tersebut kamu butuh waktu minimal dua hari, karena jarak dari setiap spotnya agak berjauhan, jadi jangan lupa pilih waktu yang tepat dan bawa perlengkapan berfoto yang memadai, hehe.

Background photo : beritaten.com
Inisukabumi.com - Sebagai salah satu daerah yang dipenuhi dengan bermacam keindahan alamnya, sukabumi kembali diperkaya dengan berbagai macam destinasi wisata yang mulai dilirik dunia, destinasi wisata tersebut berada di Geopark Ciletuh. Disana terdapat berbagai macam air terjun dan juga pemandangan alam lainnya, salah satu air terjun yang paling banyak dikunjungi adalah Curug Awang.
Curug Awang Dari Atas
Curug Awang Dari Atas via cool4myeyes.com
Curug Awang berada di kawasan Taman Bumi Ciletuh (Ciletuh Geopark), yaitu di desa Taman Jaya kecamatan Ciemas kabupaten Sukabumi Jawa Barat. Curug Awang memiliki ketinggian sekitar 40 meter dengan lebar sekitar 60 meter, dengan keindahan dinding batu alam yang berwarna coklat kemerahan sebagai karakteristik dari curug ini yang begitu kuat dan tak dapat dilihat di tempat lain.

Curug Awang dari kejauhan
Curug Awang dari kejauhan via kitabisa.com
Curug Awang merupakan salah satu curug yang berada di aliran sungai Ciletuh, sungai ini membatasi wilayah kecamatan Ciemas dengan kecamatan Ciracap, disamping itu juga merupakan batas antara desa Taman Jaya dengan desa Cibenda serta pembatas antara desa Mekar Sakti dan desa Mandra Jaya. Di sungai ini terdapat beberapa air terjun yang patut untuk dikunjungi, beberapa diantaranya yang cukup terkenal dan terletak di wilayah desa Taman Jaya adalah Curug Awang, Curug Tengah dan Curug Puncak Manik.
Tingginya Curug Awang
Tingginya Curug Awang via @ilhamhilman | blog.reservasi.com
Curug Awang sendiri adalah air terjun pertama dari deretan tiga air terjun di sungai ciletuh yang ada di desa Taman Jaya kecamatan Ciemas. Pada musim kemarau dimana curah hujan kurang maka Curug Awang akan memiliki dua air terjun dengan air terjun utama di sebelah kanan dan air terjun kecil di sebelah kiri. Penduduk setempat menyebut air terjun yang kecil dengan sebutan Anak Curug Awang, sedangkan air terjun utama yang lebih besar dengan sebutan Curug Awang Indung.

Ketika musim hujan Curug Awang ini akan terlihat lebih indah, dimana seluruh bagian curug ini terpenuhi oleh derasnya air yang mengalir, sehingga apabila dilihat dari kejauhan curug ini akan terlihat mirip dengan air terjun Niagara mini di Amerika.
Panorama Curug Awang
Panorama Curug Awang via cool4myeyes.com
Dari Jakarta kamu bisa mengambil rute Bogor-Cihideung-Cijeruk-Sukabumi-Cikidang-Pelabuhan Ratu-Simpenan-Kiaradua-JampangKulon-Waluran dan berakhir di Tamanjaya. Untuk menuju lokasi curug Awang, bisa menggunakan mobil biasa (bukan offroad) karena keadaan jalan yang masih cukup bagus. Dari Sekretariat PAPSI (Paguyuban Alam Pakidulan Sukabumi) berjalan ke arah Selatan +/- 10 menit, lalu ada belokan ke arah kiri dengan penunjuk "Curug Awang". Curug Awang ini curug termudah untuk di kunjungi, batu-batu di sungainya pun berjarak deket satu sama lain, jadi memudahkan kita untuk pindah dari 1 spot ke spot lain untuk mencari angle foto yang bagus.




Curug Sentral Kalapanunggal, Parungkuda Sukabumi

Foto bersama di dekat Curug Sentral 1
Inisukabumi.com - Sahabatku, di artikel kali ini saya akan berbagi sedikit pengalaman saya sewaktu menjelajahi beberapa air terjun yang berada dalam satu aliran sungai sekaligus, air terjun tersebut adalah Air Terjun Sentral atau yang lebih dikenal dengan sebutan Curug Sentral.

Curug Sentral ini berada di Kampung Jayanegara, RT 01 / RW 01 Desa Jayanegara Kec. Kabandungan Kab. Sukabumi, yaitu di dekat Cevron Geotermal Salak Ltd.

Asal usul dinamakannya Curug Sentral ini yaitu pada waktu penjajahan pemerintahan belanda sempat didirikan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTU), dan PLTU ini sering disebut dengan Sentral. Akhirnya air terjun yang berada di aliran sungai ini semuanya dinamakan Curug Sentral. Sebenarnya di aliran sungai ini terdapat sekitar tujuh air terjun, dan semuanya disebut Curug Sentral, hanya saja yang membedakannya itu setiap air terjun diberi angka masing-masing, jadi sebutan untuk air terjun tersebut adalah Curug Sentral 1. Curug Sentral 2, Curug Sentral 3 dan seterusnya hingga Curug Sentral 7.


Curug Sentral 1 dan Curug Sentral 2

Curug Sentral 2 yang suasananya sangat menenangkan





























Lokasi antar air terjun ini ana yang berdekatan ada juga yang jauh. tetapi untuk Curug Sentral 1 da Curug Sentral 2 lokasinya berdekatan kok, dan sekarang sudah ada pengelolanya. Tiket masuk ke curug ini hanya sebesar Rp. 50000,- saja, dan untuk parkir motor hanya sebesar Rp. 2000,-. Para pengelola curug sentral 1 dan curug sentral 2 ini sangat ramah, dan semuanya menggunakan seragam pengelola.

Rute Menuju Curug Sentral

Dari Bogor ==>

  1. Kita menuju parungkuda
  2. Dilanjutkan Menuju Jalur Bojonggenteng ==> Kalapanunggal ==> Kabandungan 
  3.  Di terminal Angkot Kabandungan, tinggal bertanya kepada warga  aja sob, tanya aj "Curug Sentral yang ada di kabandungan yang dekat dengan chevron unocal, dijamin dah warga disana bakalan tau, soalnya daerah sekitaran Chevron itu tempat main para warga sekitar yang pemandangannya hampir sama kaya di Puncak Pas Cisarua


Masih tetep Bogor ==>

  1. Kita ga berhenti di Parungkuda tapi melaju terus menuju Cibadak
  2. Setelah Sampai di Cibadak, Coba ditanyain aj Jalur Ke Cikidang (Wisata Buru)
  3. Kalo dah nyampe di Wisata Buru, tinggal tanya Kalapanunggal ==> Kabandungan 
  4. Di terminal Angkot Kabandungan, tinggal bertanya kepada warga  aja sob, tanya aj "Curug Sentral yang ada di kabandungan yang dekat dengan chevron unocal, dijamin dah warga disana bakalan tau, soalnya daerah sekitaran Chevron itu tempat main para warga sekitar yang pemandangannya hampir sama kaya di Puncak Pas Cisarua


Dari Sukabumi ==>

  1. Kita berhenti Cibadak
  2. Setelah Sampai di Cibadak, Coba ditanyain aj Jalur Ke Cikidang (Wisata Buru)
  3. Kalo dah nyampe di Wisata Buru, tinggal tanya Kalapanunggal ==> Kabandungan 
  4. Di terminal Angkot Kabandungan, tinggal bertanya kepada warga  aja sob, tanya aj "Curug Sentral yang ada di kabandungan yang dekat dengan chevron unocal, dijamin dah warga disana bakalan tau, soalnya daerah sekitaran Chevron itu tempat main para warga sekitar yang pemandangannya hampir sama kaya di Puncak Pas Cisarua

Dari Plabuhan Ratu ==>
Kalo dari Pelabuhan ratu ya kita tinggal menuju Cikidang aja, trus tanya deh sama warga, jalur yang menuju Kalapanunggal kabandungan (chevron) kemana, pasti pada tau ko.

Foto-Foto Curug Sentral Sukabumi


Masih di Curug Sentral 2

Menikmati hembusan angin segar dari Curug Sentral 2

Ketika hendak mengunjungi Curug Sentral 2, ternyata hujan deras, akhirnya ikut berteduh dulu di saung warga

Perkebunan teh yang masih asri

Jalan menuju Cevron yang juga merupakan rute mejunu Curug Sentral 4

Indahnya Curug Sentral 4

Curug Sentral 4

Curug Sentral 4

Beraksi di Curug Sentral 4

Tunjuk satu arah.. :D

Segarnya Curug Sentral 4

Bergaya semaunya.. :D

Joged dulu.. :D

Kehabisan gaya.. :D

Groupy di Curug Sentral 4

Rencananya mau menyusuri sungan menuju Curug Sentral 3, tetapi arusnya deras, jadi ga jadi deh.. :D
Itu sob sedikit pengalaman saya ketika mengunjungi Curug Sentral Sukabumi. Dari tujuh buah curug sentral, hanya tiga curug yang berhasil kami kunjungi, yaitu Curug Sentral 1, Curug Sentral 2, dan Curug Sentral 4. Semoga perjalanan ini menjadikan inspirasi buat sahabat semua agar mencintai alam dan menjaga keindahannya.




Inisukabumi.com - Sahabat-sahabatku semua, apakah sahabat bingung mau berlibur kemana dikala waktu liburan datang? Sahabat sekarang tak perlu bingung lagi mencari tempat liburan, karena 12 destinasi wisata di Sukabumi ini akan memberikan nuasan yang begitu mengagumkan.

1. Situ Gunung Sukabumi, Indahnya Danau Diantara Gunung dan Pepohonan


Situ Gunung terletak di kaki Gunung Pangrango, Kecamatan Kadu Dampit lebih kurang 16 Km sebelah Barat laut kota Sukabumi, dengan luas 120 ha dan ketinggian 850 M dpl. Jalan berkelok, diantara pohon Pinus dan Damar mengantar sahabat memasuki area danau Situ Gunung, sambil merasakan sejuknya udara gunung, Sahabat dapat berjalan-jalan mengitari danau, melihat canda ria fauna yang ada seperti lutung, monyet, surili dan satwa lainnya. Untuk sahabat yang hobi memancing, disini sering diadakan perlombaan memancing.

2. Dinginnya Air Itu Terasa di Curug Sawer Sukabumi


Kalau sahabat pernah berkunjung ke Situ Gunung, sahabat  pasti tahu air terjun yang manis satu ini. Ini karena air terjun ini masih berada dalam Kawasan Wisata Situ Gunung – Taman Nasional Gede-Pangrango (TNGP). Untuk menempuhnya sahabat membutuhkan perjuangan dan semangat khusus selain karena medannya yang menantang, jaraknya juga relatif jauh dari wisma yang ada di Situ Gunung.

Disini sahabat akan merasakan suasana sejuknya alam dengan suara gemuruh air tejun, kicawan burung dan cahaya matahari yang menerobos pepohonan akan membuat sahabat mengerti bagaimana rasanya ketenangan alam.

Jika sahabat berminat, silakan catat alamatnya. Curug ini terletak di Desa Gedepangrango, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Propinsi Jawa Barat. Saya sarankan untuk mengunjunginya pada pagi hari tepat ketika sinar mentari menembus lembah-lembah dan bersinar di atas curug ini

3. Mau Berkumpul Bersama Keluarga Ataupun Sahabat, Salabintana Bisa Menjadi Tempatnya


Lokasi yang strategis di kaki Gunung Gede Pangrango sudah tentu menawarkan pemandangan alam yang akan memanjakan anda. Hamparan rumput yang hijau, menjulangnya pepohonan, dan pemandangan langsung ke Gunung Gede Pangrango, dan jangan lewatkan untuk menelusuri keindahan kebun teh yang terdapat di Selabintana.

Dengan jarak sekitar 7 Km dari pusat kota sukabumi, dan dengan luas sekitar 500m persegi menjadikan selabintana tujuan wisata yang cocok untuk anda dan keluarga.

4. Ingin Tahu Indahnya Air Terjun Yang Sebenarnya? Air Terjun Cikaso Jawabannya

Indahnya Air Terun Cikaso via sobatpetualang.com
Air Terjun Cikaso memiliki ketinggian hampir 80 meter, dan lebar tebing 100 meter. Dihiasi bebatuan besar dan pepohonan serta lumut semakin menambah keasrian Air Terjun Cikaso. Di sini sudah tersedia warung-warung makan serta toilet.

Bagi pengunjung yang suka berburu foto tempat ini sangat cocok, karena efek cahaya matahari yang menembus melalui rerimbunnya pepohonan semakin membuat indahnya curug ini. Sebaiknya mengunjungi curug saat musim hujan, karena volume air yang melimpah semakin membuat uniknya Air Terjun Cikaso ini.

5. Menikmati Indahnya Pantai Ketika Surut Itu Ya Di Pantai Ujung Genteng


Untuk menuju Ujung Genteng, Sahabat bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun umum. Jika Sobat menggunakan kendaraan umum, tujuan pertama adalah terminal Sukabumi dan carilah angkutan kota menuju terminal Lembur Situ. Setelah itu, Sobat bisa menggunakan bus atau elf jurusan Surade.

Sesampainya di Terminal Surade, Sahabat bisa naik angkot warna merah jurusan Ujung Genteng. Jika anda menggunakan kendaraan pribadi, silakan langsung dari sukabumi menuju Ujung Genteng yang ditempuh selama 3-4 jam perjalanan.

Ujung Genteng adalah alam liar yang sungguh mempesona yang dimiliki oleh Indonesia. Sayangnya, ada beberapa tempat di sana yang kurang terawat dan kurangnya fasilitas-fasiltas pendukung. Banyak jalanan yang menuju Pantai Pangumbahan, Pasir Putih, dan Pantai Ombak 7 yang masih belum di aspal. Namun, hal ini mennjukan bahwa pantai-pantai itu masih alami. Ingat, mesin ATM juga tidak ada di sana lho!

6. Menikmati Deburan Ombak Di Pantai Karang Hwau

Menikmati Deburan Ombak Di Pantai Karang Hau
Indahnya pantai Karang Hau via initempawisata.com
Karang hawu begitulah panggilan untuk pantai yang indah ini, bila anda jalan jalan ke Pelabuhan Ratu rasanya ada yang kurang bila tidak berkunjung ke pantai karang hawu, masyarakat setempat beranggapan bahwa lokasi ini dipercaya sebagai lokasi singgasana bagi Lara Kadita, putri Prabu Siliwangi, atau yang lebih populer dengan Nyi Roro Kidul. Persisnya dan singgasananya  terletak di atas bukit karang yang menjorok ke lautan lepas Samudra Hindia.

Bila anda berkunjung kesana anda akan melihat tebing yang menjorok ke laut, dan banyak karang berlubang dibawahnya, sehingga masyarakat setempat memberikan nama pantai karang hawu, pantai yang jernih dan sejuk cocok buat anda yang ingin menghilangkan rasa penat di dada untuk  berdiam diri disana sambil menghirup udara segar.

Pesona alam pantai Karanghawu dengan debur ombaknya saat membentur tebing dan akan merasakan ada tantangan untuk Anda nikmati. Selain itu, Pantai Karanghawu menawarkan panorama alam yang sangat eksotik, dengan udaranya yang sejuk, karang-karang yang memagari pantai, serta hamparan pasirnya yang luas dan lembut. Berbagai aktivitas dapat Anda lakukan di sini, seperti berenang dan memancing yang sering dilakukan setiap pagi dan menjelang sore, serta aktivitas berselancar.

7. Melihat Indahnya Alam Dengan View 360 Derajat Itu Ya Dari Gunung Sunda Sukabumi


Gunung Sunda ini berada tepat di Kampung Jambelaer, Desa Padaasih, Kec Cisaat Kab. Sukabumi. Hanya berjarak sekitar 3 KM dari alun-alun cisaat, dan bisa ditempuh menggunakan sepeda motor ataupun mobil, karena jalannya sudah menggunakan aspal. Gunung Sunda ini juga cukup dekat dengan Jalur lingkar selatan Sukabumi via Cibolang, sehingga kalau sobat melewati jalur ini, sobat pasti bisa melihat dengan jelas Gunung Sunda ini dari bawah.

Untuk menuju Gunung Sunda ini, sobat bisa menggunakan sepeda, sepeda motor, ataupun juga mobil. Kalau mau menggunakan jasa transportasi juga bisa, sobat bisa menggunakan jasa tukang ojek, atau juga pake angkot. Hanya saja kalau pake angkot harus carter dulu, soalnya ga ada angkot khusus menuju sana, biaya angkot juga cuman sekitar Rp.7000; per orangnya, sedangkan untuk ojek sekitar Rp.15.000;.

Di Gunung Sunda ini sahabat bisa melihat view ke segala arah tanpa halangan, hamparan sawah dan pedesaan akan bisa sahabat saksikan dari Gunung Sunda ini. Gunung Sunda ini juga berhadapan langsung dengan Gunung Gede, sehingga pemandangan alam di area bawah antara Gunung Sunda dan Gunung Gede bisa terlihat jelas.

8. Di Sukabumi Juga Ada Tempat Untuk Surfing Loh, Yaitu di Pantai Cimaja

Mau belajar surfing? ya di Pantai Cimaja aja. via tempo.co
Pantai Cimaja hanya berjarak beberapa kilometer dari kawasan wisata Pelabuhan Ratu, Sukabumi, sebelah selatan Jawa Barat. Jika bertolak dari Jakarta, perjalanan ke Cimaja membutuhkan waktu sekitar lima jam, dengan jarak tempuh sekitar 120 km. Kendati memakan waktu lama, perjalanan ke Cimaja tidaklah membosankan. Jalur yang berliku dengan pemandangan elok di sisi jalan akan membuat waktu cepat berlalu.

Berbeda dengan pantai-pantai di sekitar Pelabuhan Ratu yang ramai, pantai Cimaja cenderung lebih sepi dan bersih. Mayoritas pengunjung bukanlah para keluarga atau muda-mudi yang hendak rekreasi, melainkan para pegiat olahraga selancar air. Pun demikian, seiring meningkatnya popularitas, kini kian banyak orang-orang yang berdatangan. (readersdigest.com)

9. Panorama Alam Pantai Cibangban Sukabumi

Pantai Cibangban yang bersih via wisataliburanindo.blogspot.com
Ini dia salah satu pantai yang sayang banget kalau sahabat lewatkan. Pantai Cibangban terletak sekitar 10 km dari Inna Samudra Beach Hotel Pelabuhan Ratu Jawa Barat. disini jg terdapat banyak pengumpul dan pengrajin batu yang biasa di jadikan sebagai batu hias. Jika kita sedang berkunjung ke sukabumi jgn lupa untuk mampir ke pelabuhan ratu . bukan hanya untuk ke pantai nya saja tapi juga jangan lupa untuk melihat pemandangan indahnya pantai Cibangban yang terlihat dari atas jalan utama Cisolok-Cibareno.

Dari atas Jalan utama terlihat air nya yang jernih di hiasi oleh perahu para nelayan. terlebih jika kita melihat pemandangan pantai ini pada malam hari akan terlihat kelap kelip lampu petromak ynag menghiasi dan menambah indah pemandangannya.
Selain itu pada siang hari ketika musim ikan kecil tiba banyak sekali para nelayan yang berkumpul di sisi pantai Cibangban untuk menangkap ikan. Ombaknya yang tidak begitu besar dengan pantai yang relatif landai bisa jg di jadikan tempat untuk berenang.
Jadi buat anda yang menyukai traveling  jangan lewatkan untuk mampir ke tempat indah ini 


10. Ingin Merasakan Nuansa Jalan-Jalan Yang Lebih Berbeda dan Menantang? Ke Gua Siluman Buniayu Saja

Yang bikin jantung berdetak lebih cepat itu yan di Gua Buni Ayu. via paketwisataliburan.net
Sebuah goa alami menunggu untuk sahabat telusuri. Sahabat dapat menikmati keindahan alam dan hawa pengunungan yang masih sejuk, dan juga dapat melihat keluarnya air yang sangat jernih dari dalam bebatuan. Jangan lupa untuk masuk dan menikmati bagian dalam goa di mana pemandangan dan bebatuan yang ada tampak sangat indah. Tantanglah juga diri sahabata dengan aktivitas caving merupakan kegiatan utama di goa ini lengkap dengan beberapa tingkat kesulitan. Lokasinya  Desa Kertaangsana, kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi 

11. Sejuta Pesona Dari Geopark Ciletuh

Indahnya Geopark Ciletuh | Foto hasil jepretan kang Dedi Suhendra | @d3d1s
 Di Ciletuh inilah, terdapat kelompok bebatuan berumur paling tua di Pulau Jawa. Keberadaan taman bumi (geopark) menjadikan daerah ini sangat unik dan langka secara geologi.

Selain di tempat ini, masih ada dua tempat serupa di Pulau Jawa. Yakni di Karangsambung, Kebumen yang telah diresmikan sebagai cagar alam geologi serta di Bayat, Klaten, Jawa Tengah.

Batuan yang tersingkap di permukaan Ciletuh memperlihatkan pemandangan yang sangat eksotis, baik dari segi komposisi batuannya maupun dari segi alamnya. Ini menjadikan Ciletuh sangat unik dan menarik buat dikunjungi dan dipelajari.

Gugus batuan di sini yaitu batuan bancuh yang berumur pra-tersier atau zaman kapur sekitar 55 juta hingga 65 juta tahun lalu, kandungan fosil, proses, dan bentang alam, serta proses geotektonik yang jarang ditemukan. Semua itu merupakan bukti proses alam khususnya geologi yang dapat diunggulkan dan dibanggakan Provinsi Jabar.

Geopark Ciletuh ini memiliki karakteristik yang khas, unik, sekaligus langka. Kawasan ini memperlihatkan dua penggalan kerak bumi yang berbeda sifatnya karena tersusun dari batuan yang berasal dari lempeng samudera dan lempeng benua. Adapun singkapan batuan atau fenomena lainnya dapat ditemukan di daerah komplek Gunung Beas, Gunung Badak, dan Gunung Citireun.
Informasi lengkap tentang geopark ciletuh, silahkan kunjungi website resminya http://ciletuh.com/

Baik sahabatku, itulah 11 Destinasi Wisata Keren di Sukabumi yang bisa sahabat kunjungi ketika waktu liburan tiba. Bagi sahabat yang ingin tahu lebih lengkap tentang wisata apa saja yang ada di sukabumi, silahkan pilih menu wisata di blog ini dan silahkan nikmati informasi yang telah saya sediakan.

Hastag Terkait:
#Wisata #Alam #Gunung #Pantai #Sukabumi

Inisukabumi.com - Sahabatku, Sukabumi memang sering disebut dengan daerah 1001 Air Terjun, hal ini saya anggap sangat wajar sekali, karena kondisi alam Sukabumi memang tidak rata, sehingga disetiap sungai yang melewati tempat dengan ketingggian berbeda pasti akan menghasilkan air teerjun. 

Setelah sebelumnya saya telah menulisk artikel denga kata kunci Air Terjun di Sukabui ataupun Curug di Sukabumi yang keduanya menempati urutan pertama di pencarian google (Silahkan di cek), dipagi hari ini saya coba cari-cari informasi tentang ait terjun apa saja yang ada di area Ciletuh Geopark, dan saya mendapatkannya langsung dari website resmi Ciletuh Geopark, ciletuh.com dengan judul 9 Air terjun paling eksotis di Ciletuh Geopark.

Tanpa ada niat ingin melakukan plagiat, tetapi saya hanya ingin ikut mempublikasikan kekayaan wisata alam di Sukabumi kepada pengguna internet di seluruh dunia, saya coba menulis kembali artikel tentang Air Terjun di Area Ciletuh Geopark ini dengan bahasa yang akan saya rangkai sendiri. Meski bahasanya saya rangkai sendiri, tetapi sumber-sumber tulisannya beberapa saya ambil dari blog-blog ataupun website-website di internet yang akan saya sertakan sumbernya.

Daftar Air Terjun di Ciletuh Geopark

Inilah Inilah 9 Air Terjun Terindah di Ciletuh Geopark yang sewaktu-waktu bisa anda kunjungi.

1. Curug Awang

Curug Awang, Niagara Mini dari Ciletuh Geopark via Irwind wind, Coletuh.com
Dilansir dari website Ciletuh.com, Curug Awang ini terletak di kawasan Taman Bumi Ciletuh (Ciletuh Geopark) desa Taman Jaya kecamatan Ciemas kabupaten Sukabumi Jawa Barat. Dengan memiliki ketinggian sekitar 40 meter dan lebar sekitar 60 meter membuat air terjun yang satu ini menjadi terlihat begitu menarik, dan kalau boleh diibaratkan, air terjun ini seperti air terjun Niagara versi mininya.

Curug Awang
Berpetualang ke Curug Awang via Atikah Hazarah, www.nmax.com

2. Curug Sodong

Eksotisme Curug Sodong via Dian Sundari, garudasocialmiles.com
Curug Sodong atau Air Terjung Sodong memiliki nama lain Curug Cikanteh atau Curug Kembar atau Curug Penganten terletak di Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. Untuk aksesnya sudah lumayan baik dengan jalan beraspal dan pemandangan sawah yang membuat segar mata. Dinamakan Curug Sodong karena dibagian dalam air terjun terdapat cekungan seperti goa, nah cekungan seperti goa tersebut kalau di kalangan orang sunda disebutnya "Sodong". Lalu untuk nama-nama panggilan lain curug ini semua juga didasarkan pada bentuk air terjun ini sendiri.

Curug Sodong
Indahnya Curug Sodong via Kang Dedi Suhendra, dedisuhendra.com - @d3d1s

3. Curug Cimarinjung

Densu dan David di Curug Cimarinjung via MTMA
Curug Cimarinjung terletak di Desa Ciwaru, Sukabumi, Jawa Barat. Air terjun yang dikelilingi tumbuhan hijau dan banyak batu besar ini membuat kita seperti sedang di zaman purba. Untuk mencapai lokasi Curug Cimarinjung bisa menggunakan kendaraan dengan akses jalan yang sedikit rusak. Perjalanan akan dilanjutkan menyusuri saluran irigasi persawahan hingga kita berpapasan dengan batu besar yang seolah menghalangi jalan kita.
Eksotisme Curug Cimarinjung via Dian Sundarigarudasocialmiles.com

Itu baru saya masukan tiga air terjun, jadi masih ada siswa enam air terjun lagi yang belum saya masukan. Sebelum saya memasukan lagi keenam air terjun tersebut, saya mau berangkat kuliah dulu, jadi yang sabar ya nunggunya (hehe).
Diberdayakan oleh Blogger.