Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan

Inisukabumi.com - Beberapa waktu yang lalu sempat rame di media sosial tentang berbagai kreasi penyajian bakso di berbagai tempat di Indonesia, salah satu dari penyajian tersebut adalah bakso yang berisi bakso alias Bakso Beranak. Uniknya bakso beranak ini dengan cepat menjalar hampir ke seluruh daerah, tak ketinggalan juga dengan Sukabumi. 

Bakso Kang Adeng, Salah Satu Bakso Beranak di Sukabumi
Bakso Beranak Kang Adeng Ukuran Sedang
Di Sukabumi terdapat beberapa warung bakso yang menyajikan bakso beranak, salah satunya adalah Bakso Kang Adeng Soekabumi. Tempat bakso ini berlokasi di Jl. Nanggerang, Lembursitu, Sukabumi, Jawa Barat 43169. Kalau kamu masih bingung lokasinya, gunakan saja Google Maps, ini petanya:



Daftar Harga Bakso Kang Adeng (tahun 2017)
Daftar harga yang ditawarkan di Bakso Kang Adeng Soekabumi ini cukup berfariasi, mulai dari Rp.15.000,-, Rp. 25.000,-, dan Rp. 100.000,-. Saya sendiri waktu itu nyobain yang Rp.25.000,- dan rasanya cokok di lidah saya. Hehe.

Sedikit catatan dari saya berhubung ini bukanlah konten sponsor, di tempat Bakso ini ada sedikit yang mengganggu sih kalau menurut saya, yaitu ada cukup banyak lalat yang berkeliaran. Hehe.

Oke deh, mungkin itulan sedikit informasi tentang Bakso Kang Adeng, Salah Satu Bakso Beranak di Sukabumi, semoga informasi ini bermanfaat untuk kawan-kawan semua. Tetap semangat dan teruslah berkarya sesuai dengan selera masing-masing.!


Keyword :
Bakso Kang Adeng, Bakso Kang Adeng Soekabumi, Baso Beranak, Bakso Beranak Sukabumi, Bakso Beranak Sukabumi


Dapur Mang Boel
Dapur Mang Boel Sukabumi 
Inisukabumi.com - Sahabatku, tak kan ada habisnya kalau membahas tentang wisata kuliner yang ada di Sukabumi. Salah satu yang akan saya share informasinya kali ini adalah Dapur Mang Boel.



Alamat Dapur Mang Boel

Tongkrongan yang lagi ngehits di kalangan remaja Sukabumi ini terletak di  Jalan Cikole Dalam nomor 18, Kota Sukabumi, yaitu sebrang Agis Printing (Percetakan). Dengan dekorasi yang unik dan modern membuat pengunjung betah untuk bersantai bersama teman teman sambil menikmati kuliner yang ada disini. Tak heran kalau setiap harinya tongkrongan ciamik ini selalu dipenuhi oleh muda mudi dari berbagai kalangan.

Mie Portugal - Porsi Tukang Gali


Yang paling diburu oleh para tongkrongers di Warung Mang Boel ini adalah Mie Portugal. Eits tunggu dulu, Mie Portugal ini bukannya mie yang suka dijajalin di negara Portugal sana ya, tetapi Portugal disini adalah kepanjangan dari Porsi Tukang Gali.

Tak hanya itu yang menjadi keunikan dari sajian kuliner di Dapung Mang Boel, diantaranya adalah Mie Kuah Rempah Mang Boel. Dengan perpaduan berbagai macam rempah khas Indonesia dan juga pilihan level kepedasan yang bisa kamu pilih sendiri pastinya akan membuat matamu merem melek.




Keyword on Goole :
mie portugal di sukabumi, mie portugal sukabumi alamat, mie portugal, mie portugal sukabumi,  Dapur Mang Boel, Mang Boel, Tongkrongan Hits, Mie Portugal

Mochi Kaswari "Lampion" Sukabumi

Nama mochi memang berbau Jepang sebab asalnya konon dari sana. Beberapa negara sekitar Jepang juga mengenal mochi, seperti Taiwan, Korea Selatan, dan Cina. Mengapa sampai Sukabumi dikenal dengan oleh-oleh mochi? Bisa jadi karena masuknya budaya Cina di Indonesia.

Di Sukabumi banyak penjual kue mochi. Namun ada satu yang sudah kondang dan konon merupakan pelopor oleh-oleh khas Sukabumi ini, yakni Mochi Kaswari "Lampion". Di sebuah gang di Jln Bhayangkara terdapat sebuah bangunan baru yang cukup mencolok. Inilah lapak penjualan mochi yang lebih sering disebut dengan Mochi Lampion.

Tentang Mochi Kaswari "Lampion", sudahkah sahabat mengetahui bagaimana keadaan didalam gerai/tokonya? Beginilah keadaan gerai Mochi Kaswari "Lampion" Sukabumi.

Gerai Mochi Kaswari "Lampion" dilihat dari depan (malam hari)

Didepan pintu masuk
Tempat duduk yang berbentuk bulat



Kasir
Oleh-oleh lain
Berbagai macam oleh-oleh lain selain mochi
Baik sob, itulah sedikit foto-foto tentang keadaan Gerai Mochi Kaswari "Lampion" Sukabumi, semoga bisa sedikit memberikan manfaat buat kita semua.. :)

KICIMPRING REVOLUTION

CRIP JHON (Cripic Jomblo Hoyong NIKAH)
Crip Jhon bisa disandingkan dengan apa saja
CRIP JHON (Cripic Jomblo Hoyong NIKAH ), sejenis kripik nama barunya adalah "KICIMPRING REVOLUTION" KHAS SUKABUMI Asli, terbuat dari ketela namun diolah sedemikian rupa dengan cita rasa yang tinggi menjadikannya sesuatu.
penasaran???  Cobain aja.!!! :D

Selayang Pandang Crip Jhon

Crip Jhon (Kripik Jomblo Hoyong Nikah) didirikan tanggal 3 oktober 2015 di sukabumi, jawabarat-indonesia ide pembuatan nama itu sendiri tuk siasah marketing dan siasah dakwah secara sederhana, namun smua orang ingat. tuk produk olahan itu sendiri, diramu secara apik oleh ahlinya smile emotikon menimbulkan aroma dan rasa yang khas yang membuat orang pengen ngemil lagi dan lagi smile emotikon dan beda dari biasanya.

Nama Crip Jhon memiliki kepanjangan dari keripik jomblo hoyong nikah. Crip Jhon ini merupakan makanan sejenis keripik dengan nama barunya yaitu “Kicimpring Revolution” yang terbuat dari ketela namun diolah dengan sedemikian rupa sehingga menghasilkan cita rasa yang tinggi dan menjadikan Crip Jhon ini berbeda dengan Kicimpring lainnya.

Menjadi Salah Satu Oleh-Oleh Khas Sukabumi

CRIP JHON (Cripic Jomblo Hoyong NIKAH)
Wakil Walikota Sukabumi, Kang Achmad Fahmi mendapatkan bingkisan Crip Jhon
Saat ini, Crip Jhon sudah menjadi salah satu oleh-oleh khas Sukabumi bahkan sudah ada yang dikirim ke luar Kota bahkan sampai ke Luar Negeri. Walaupun Crip Jhon ini dinamakan Keripik buat para jomblo yang ingin nikah, namun Crip Jhon merupakan makanan untuk umum karena digemari oleh semua kalangan masyarakat tidak hanya para jomblo saja, baik anak-anak, remaja, dewasa maupun para orang tua pun menikmati enaknya Crip Jhon baik sebagai cemilan ataupun teman santai.

Macam-Macam Rasa Yang Bikin Gereget

CRIP JHON (Cripic Jomblo Hoyong NIKAH)
Gurihnya Crips Jhon
Selain memiliki keunikan nama, Crip Jhon juga memiliki keunikan dari segi varian rasa yang berbeda dengan varian rasa yang biasa digunakan pada makanan. Crip Jhon memiliki empat varian rasa yaitu rasa Ta’aruf, rasa Khitbah, rasa Nikah dan juga rasa Bulan Madu. Varian rasa tersebut dapat dianalogikan sebagai rasa yang seusuai dengan keinginan para jomblo secara syari’at islam. Rencananya varian rasa dari CRIP Jhon akan ditambah lagi dengan rasa Malam Pertama dan rasa Samawa. Anda penasaran kan dengan varian rasanya? Atau ingin mencoba? Makanan ini cocok untuk anda coba dan nikmati sensasi rasanya.

Filosofi Sensasi Rasa Crip Jhon

CRIP JHON (Cripic Jomblo Hoyong NIKAH)
Sensasi berbagai varian rasa Crip Jhon

TA'ARUF itu Perkenalan. Rasanya Manis Asin Mantebbb! . Rasa Rekomendasi tuk anak-anak/yang ga suka pedes. FILOSOFI: Kenapa manis? Karena taaruf ada harapan kelebihan pada seseorang yang kan kita nikahi dan kenapa asin? Bisa jadi ada yang kekurangan dari seseorang tersebut yang tidak kita sukai.

KHITBAH itu Penandaan. Rasanya Manis pedes MaknyusssS. Rasa Paling Populer paling banyak dibeli. FILOSOFI: kenapa pedes? Karena kadang khitbah itu ada yang ditolak dan manis ada yang diterima.

NIKAH itu pengikatan. Rasanya: PEDES guriiiiihhh.  Rekomendasi Rasa buat yang suka PEDESS.. Enaknyaaa NonjOookKk!!! 
FILOSOFI: kenapa pedes gurih? Karena Amanah (tanggung jawab yang diemban sungguh berat) dibalik itu ada kenikmatan GURIIIIHHH yang teraSA apakah itu??? grin emotikon

BULAN MADU ituuuu...... #agsudahlah. Rasanya MANIS peleum gurih manyusss sedeeeppp dikit sensasi pedes gimana gtu??? Yg pernah bulan madu pasti pernah ngerasain bulan madu hehe yang belum pasti ketawa ketiwi #mupeng. FILOSOFI: MANIS peleum: kaerna hehe BM itu ituuuhhh hehe kenapa ada sensasi pedes, karena ga semua Bulan madu itu gampang. hehe

#ProvJhon


Hastag Terkait:


Antusiasme warga mengikuti kegiatan Makan bakso Geratis di Kota Sukabumi
Inisukabumi.com - Sob, beberapa waktu lalu mungkin sobat sempat mendengar tentang ramainya pemberitaan tentang Bakso yang menggunakan daging celeng di Sukabumi. Tetapi sobat perlu tahu bahwasannya kegiatan yang tidak terpuji itu dilakukank oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, yang sebagian pelakuknya sudah berasil ditangkap oleh polisi.
Merebaknya pemberitaan tentang "Bakso Celeng" tersebut turut berpengaruh terhadap pendapatan para pedagang bakso di Sukabumi, hal ini membuat Paguyuban Pedagang Bakso Sukabumi berinisiatif untuk menggelar kegiatan Makan Bakso Geratis.
Kegiatan yang diadakan di Lapang Merdeka Sukabumi ini bertepatan dengan kegiatan memperingati Hari Pendidikan Nasional, dan kegiatan makan bakso geratis ini disukung penuh oleh Pemerintah kota Sukabumi.
Walikota Sukabumi Muhammad Muraz mengatakan, kegiatan ini untuk meyakinkan masyarakat Kota Sukabumi jika bakso yang di produksi yang di produksi oleh pedagang bakso tak mengandung celeng. Tak hanya itu, kedepan pihaknya akan mendorong prara pedagang bakso untuk bisa membuat sertifikat halal dari Majlis Ulama Indonesia MUI. "Sertifikat itu penting agar masyarakat bisa lebih memilih," ujarnya.

Ini Sukabumi - Sob, di postingan kali ini saya mau berbagi informasi tentang cemilan apa saja yang biasa di suguhkan oleh orang sunda di Sukabumi ketika kedatangan tamu. Meskipun kalau di Sukabumi kota sudah aga jarang si yang menghidangkan camilan ini, tetapi kalau untuk orang yang ada di Kabupaten Sukabumi, mereka masih menyajikan cemilan-cemilan unik ini.

Berikut adalah cemilan-cemilan khas sunda yang ada di Sukabumi:

1. Opak

Opak adalah salah satu cemilan populer di kalangan masyarakat Sunda
Opak adalah salah satu cemilan populer di kalangan masyarakat Sunda via sastrasunda2011.blogspot.com
Kalau sobat ada yang merupakan orang sunda, pasti tahu deh dengan cemilan yang satu ini, karena opak merupakan salah satu cemilan terpopuler khas sunda.
Opak ini ada yang terbuat dari tepung tapioka / singkong, ada juga yang terbuat dari tepung beras, keduanya mempunyai cita rasa dan aroma yang khas, dan sobat yang bukan orang sunda harus coba mincicipinya, karena kalau orang sunda pasti pernah mencicipi cemilan opak ini. (hehe)

Di Sukabumi sendiri ada dua jenis opak, yang pertama adalah opak dengan bentuk tipis seperti di daerah sunda lainnya, dan yang kedua adalah opak dengan jenis tebal yang merupakan oleh-oleh khas Jampang Kulon Sukabumi.
Untuk artikel khusus tentang opak tebal ini, silahkan sobat buka artikel Opak Cemilan Khas Sunda, Asli Jampang Kulon.

2. Ranginang

Ranginang, kakaren orang sunda via ranginangaq112.blogspot.com
Sebagaimana opak, ranginang pun masuk kedalam deretan cemilan khas sunda terpopuler, karena opak ini seakan masih saudara dengan opak. (wkwkwkw.. :D )
Bedanya ranginang dengan opak, adonan ranginang terbuat dari beras ketan yang tidak dihancurkan sehingga tekstur nasinya tetap terasa, sedangkan opak adonannya dihaluskan.
Seperti opak juga, awalnya ranginang adalah salah satu cemilan primadona ketika suasana hari raya atau hajatan untuk memperingati acara tertentu. Seiring dengan meningkatnya popularitas ranginang, cemilan ini pun kini biasa dihadirkan di ruang tamu atau ruang keluarga sebagai teman ngobrol.


3. Kue Cincin (Ali Agrem)

Manis renyahnya Kue Cincin via blog.goindonesia.com
Kalau di lihat dari bentuknya, Kue Cincin ini terlihat seperti donat, dan itu memang donat khas sunda, hehe
Ali agrem adalah salah satu kue tradisional khas Sunda. Dengan bahan utama tepung beras dan gula merah, kue ini memiliki cita rasa yang manis dan legit.
Konon, nama ali agrem ini berasal dari bentuknya yang menyerupai cincin (ali) yang melingkar (agrem). Dulu, kue ini sering hadir saat pesta pernikahan sebagai salah satu suguhan utama. Kini, ali agrem sering disajikan di toples pengisi cemilan di ruang tamu saat merayakan momen tertentu.

4. Kue Kembang Goyang (Seroja)

Kue Kembang Goyang (Seroja)
Kue Kembang Goyang (Seroja)
Bentuknya seperti bunga seroja alias teratai. Rasanya gurih, mengandung tepung beras, tepung terigu, gula putih, dan pala atau daun jeruk untuk menambah aroma harum.

Pembuatan kue seroja ini menggunakan cetakan khusus bergagang panjang yang biasanya terbuat dari alumunium. Adonan dimasukkan ke dalam cetakan, lalu keduanya dimasukkan ke dalam minyak panas sehingga berwarna keemasan. Untuk mengeluarkannya, adonan yang sudah matang tadi digoyangkan agar lepas dari cetakan. Itulah sebabnya beberapa daerah mengenal kue ini sebagai 'kembang goyang'.

Dengan resep tradisional yang turun temurun, kue seroja dulu sering disajikan pada acara hajatan. Kini, kue seroja juga masih sering dihadirkan saat Lebaran untuk suguhan bagi tamu atau menjadi salah satu pilihan oleh-oleh.

5. Tape Ketan

Tape Ketan (Peuyeum Ketan)
Tape Ketan (Peuyeum Ketan)
Seperti ranginang, makanan yang satu ini juga terbuat dari bahan utama beras ketan. Bedanya, beras tersebut difermentasikan dengan ragi sehingga rasanya menjadi manis asam.

Penyajian tape ketan bermacam-macam. Bisa dengan dibungkus daun pisang yang menimbulkan aroma khas, atau hanya dengan dimasukkan ke dalam toples seperti halnya kue kering. Untuk penyajian di ruang tamu biasanya dipilih cara yang kedua.

Tape ketan termasuk makanan basah yang awet karena bisa bertahan sampai seminggu. Semakin lama usia tape ketan, semakin banyak air hasil fermentasi yang keluar dan menambah cita rasa tersendiri. Air manis tersebut aman untuk diminum selama tidak terlalu banyak karena bisa mengakibatkan perut menjadi panas di dalam


Oke sob, itulah beberapa cemilan khas sunda yang biasa di suguhkan di Sukabumi. Sebenarnya masih banyak camilan khas sunda yang lainnya, akan trtapi belum saya masukan kali ini, insya Allah suatu hari nanti saya masukan kembali di artikel selanjutnya. Jadi, tetap pantengin terus blog ini ya.

Inilah Sejarah Mochi Sukabumi yang Perlu Sobat Ketahui
Mochi Kota Sukabumi: Sebuah Sejarah Kuliner Khas Daerah via : http://sejarahribaru.blogspot.com
Ini Sukabumi - Sob, kalau ngomongin tentang oleh-oleh khas Sukabumi, pasti yang pertama terpikirkan adalah mochi. Namun apakah sobat semua tahu asal usul atau sejarah mochi di Sukabumi ini?
Nah, di artikel kali ini saya mau coba berbagi informasi tentang Sejarah Mochi di Sukabumi.

Sejarah Mochi di Sukabumi

Setelah saya coba mencari tahu ke beberapa sumber, ternya ada dua versi tentang asal usul kue mochi ini. Yang pertama, ada yang mengatakan bahwa kue mochi ini dibawa oleh tentara Jepang yang pernah menduduki Indonesia. Pada masa itu, ada orang-orang pribumi yang menjadi juru masak di barak-barak militer Jepang. Barak militer saat itu ada di Sekolah Calon Perwira (SECAPA) yang di masa kolonial di kenal dengan nama politie school, yang terletak di Jalan Bhayangkara. Pada masa Jepang, sekolah digunakan menjadi pertahanan militer utama Jepang di Sukabumi.
Lalu untuk untuk yang kedua, ada juga yang memberi keterangan bahwa makanan ini telah diwariskan secara turun-temurun oleh warga keturunan Tionghoa yang cukup banyak jumlahnya di Kota Sukabumi. Makanan ini sering disajikan dalam acara-acara pernikahan dan Tahun Baru Imlek.

Sungguh menarik jika menyikapi kedua perbedaan keterangan di atas. Memang sedikit menimbulkan polemik mengenai kapan tepatnya makanan ini masuk ke daerah Sukabumi dan bagaimana proses peralihan keahliannya, sehingga bisa menyebar luas. Karena pada kenyataannya, makanan ini adalah makanan tradisional Jepang dalam upacara yang dikenal dengan mochitsuki, yaitu upacara minum teh dengan Mochi sebagai makanannya. Namun, hal yang menarik kemudian, Mochi Sukabumi merupakan mochi yang berbeda dari mochi Jepang. Dalam mochi Jepang tidak dikenal pembungkus dari bambu untuk Mochi. Selain itu, kacang tanah yang menjadi isinya tidak ditemukan dalam mochi Jepang. Oleh sebab itu, asumsi yang paling mendekati kebenaran, kenyataanya Indonesia pernah di duduki Jepang (1942–1945). Hal ini memungkinkan terjadinya pewarisan keahlian dari bala tentara Jepang kepada penduduk lokal yang bekerja di dapur-dapur militer.

Fakta-fakta lain yang bisa menguatkan asumsi ini adalah adanya interaksi ekonomi antara orang-orang Jepang dan penduduk lokal yang sebetulnya sudah terjadi sebelum Jepang menduduki Indonesia. Sekitar tahun 1930-an, hanya ditemukan toko-toko bahan makanan Jepang yang dikenal dengan sebutan bussando di kota-kota seperti Batavia, Bandung, Semarang, dan Surabaya. Toko-toko Jepang tersebut menjual berbagai kebutuhan sehari-hari berupa bahan makanan pokok. Di Cianjur, yang letaknya begitu dekat dengan Kota Sukabumi, sekitar tahun 1920-an, di temukan sebuah toko Jepang yang menjual bahan makanan pokok. Nama pemiliknya adalah Togashi Takeomi.

Setelah ditelusuri lebih jauh, dengan memakai metode sejarah lisan, ternyata usaha mochi 'lah yang berasal dari warga keturunan Cina (Tionghoa). Kesaksian ini didapatkan dari Didin Syamsudin, pemilik Mochi Rejeki. Menurut Didin, mengenai hal ini, ia memberi petunjuk bahwa usaha mochi pertama di kota Sukabumi adalah Mochi Garuda. Sejak ia menjadi pedagang asongan pada tahun 70-an, Mochi itu sudah ada, dan merupakan satu-satunya di kota Sukabumi. Letak Mochi Garuda tidak terlalu jauh dari mochi miliknya, yaitu di daerah Kota Paris, Kelurahan Kebonjati, tepatnya di Jalan Otista no. 39.

Mochi Garuda atau Mochi 39: Mochi Pertama Sukabumi

Diantara deretan toko-toko bergaya modern, terlihat sebuah rumah bergaya lama. Arsitekturnya bergaya kolonial, seperti rumah yang khusus ditempati para pejabat pada masa Belanda, dengan kusen jendela yang tinggi, atap melancip, lantai marmer, dan ornamen-ornemen batuan di dindingnya. Memberikan kesan bahwa pemilik rumah itu mempunyai keluarga yang sudah berakar jauh sejak lama. Di atas pintu kayu dan jendela kacanya, terdapat papan yang berfungsi juga sebagai sebuah merk. Di tengah papan tersebut terdapat semacam tulisan Mandarin yang mempunyai arti "Kebahagiaan". Berasal dari bahasa Hokkian (swang-si), di pinggir tulisan tersebut terdapat pula tulisan dari tulisan yang sama, tetapi dengan bentuk yang lebih kecil. Tulisan kecil itu jika dilafalkan berbunyi moo-che. Di rumah inilah, moo-che atau lebih dikenal mochi, diproduksi pertama kali oleh keluarga Gandhi.

Sekitar kurang dari lima puluh tahun yang lalu, tepatnya tahun 1964, Almh. Ny. Tan Swat Giok memproduksi mochi secara terbatas. Memasarkannya secara door to door ke rumah-rumah di pusat kota. Ia juga menerima pesanan dari kenalan-kenalan dekat dan kerabat-kerabatnya. Awalnya ia membuat mochi karena keterdesakan ekonomi, tidak lain untuk mencari makan sekeluarga. Menurut Ny. Kokoy Gandi, generasi ketiga pembuat mochi, hal itu juga dikarenakan kondisi perekonomian di Kota Sukabumi saat itu:

 “Nenek membuat mochi dari tahun 1964. Dulu 'kan warga keturunan harus diam di luar kota, usaha susah, ema' dan engkong saya keturunan dari China, mencoba membuat mochi, lalu di jual, buat makan.”

Kota Sukabumi yang mengalami ketegangan akibat iklim politik saat itu memberikan sedikit ruang pada warga keturunan, khususnya dari etnis Tionghoa, baik itu ruang untuk berkegiatan ekonomi maupun bertempat tinggal. Dari beberapa keterangan narasumber, bahwa di Benteng, di Sukaraja, dan yang paling parah di Cisaat, terjadi pengusiran terhadap warga keturunan China. Bahkan, terjadi juga peristiwa pembakaran dan penjarahan. Oleh sebab itu, setelah tujuh tahun membuat dan menjual mochi di Gang Elita, sekitar Jl. A. Yani, pusat Kota Sukabumi, pada tahun 1972 mereka sekeluarga pindah ke lokasi yang sampai sekarang di tinggali, yaitu Jalan Otista no. 39.

Sampai saat ini, mochi ini terkenal dengan nama "Mochi 39". Dipilihnya nama ini adalah bahwa sejak dulu pelanggan lebih familiar dengan nama tersebut. Para pelanggan biasanya menyebut "Mochi Otista 39", juga tak jarang dengan sebutan "Mochi Double Happiness". Nama Double Happiness berasal dari ide yang dicetuskan ayah Ny. Kokoy, tetapi karena dirasa terlalu umum, nama 39 terus yang dipakai. Double Happiness sendiri masih dipakai di depan kemasan mochi, tetapi bukan sebagai merk dagang, melainkan lebih bermakna filosofis. Menurut Ny. Kokoy, artinya adalah kebahagiaan yang ganda.




Jagung Manis + Dinginnya Malam di Sukabumi = Mantap

Jagung Manis, Jagung Rebus

Ini Sukabumi - Sob, Sukabumi Kota itu memang terkenal dengan udara ademnya, tapi kalau malam hari, lumayan dingin.. (Hehe)
Seringkali saya suka pulang dari kampus malam hari, bukan sok rajin siihh.. tapi kadang suka ada kumpulan-kumpulan gitu, atau hanya sekedar internetan gratis dikampus.. (Wkwkwk)

Ketika jalan pulang kerumah, banyak juga jajanan malam yang siap menyambut lidah kita (kalo ada duit, haha..), tapi ada satu makanan sehat yang memang dari dahulu kala sampai sekarang, tetap gitu-gitu aja.. Ya, makanan itu adalah jagung rebus.
Tanpa mengenal musim, pedagang jagung rebis ini mangkal terus hampir setiap malam, itu karena stok jagung manis selalu tersedia di Sukabumi, karena petani disana memang sudah menemukan formula supaya jagung manis ini bisa tumbuh sepanjang tahunnya.

Para penjual jagung manis rebus ini menyebar dibeberapa titik di Kota Sukabumi, ada yang di Jl. A. Yani, ada yang deket Mesjid Agung Sukabumi, ada yang didekat Toserba Yogya, dan di beberapa tempat lainnya. Biasanya mereka mulai berjualan muali sehabis ashar, dan selesai sekitar jam sepuluh malam. Permalamnya para pedagang ini rata-rata bisa menjual sekitar 200 jagung rebus, lumayan kan, hehe

Oke sob, mungkin postingan ini hanya sebatas curhatan saya semata, tapi semoga saja ada manfaatnya. Pesan saya, teruslah berkarya sesuai dengan apa yang kita bisa, karena insyaAllah nanti juga ada manfaatnya. :)

Hastag terkait :
#Kuliner #Unik #Kota Sukabumi


Darmaji..? Dosa Ga Ya..??

Warung Makan Bebek Jontor
Ini Sukabumi - Sob, kali ini saya mau berbagi informasi tentang salah satu tempat kuliner yang ada di Sukabumi, tempat kuliner tersebut adalah  Warung Makan Bebek Jontor.
Diartikel sebelumnya yang berjudul Rasakan Pedas Dahsyatnya Bebek Jontor Sukabumi, saya sudah menjelaskan tentang bagaimana Bebek Jontor itu. Dan untuk artikel kali ini, saya mau menceritakan tetang paket-paket dan juga geratisan yang bisa sobat dapatkan disini.

Hampir semua orang sunda pasti sudah tahu dengan istilah "Darmaji", yaitu kepanjangan dari "Dahar Lima Bayar Hiji".
Di warung makan Bebek Jontor juga ada Paket Darmaji loh, tapi darmajinya bukan seperti darmaji yang tadi, melainkan "Dahar Lima Geratis Hiji". Ya, disini ituh, tiap pesan lima pasti dapat geratisan satu, begitupun seterusnya.. Mantap kan..!!

Warung Makan Bebek Jontor

Selain geratisan DARMAJI tadi, masih banyak geratisan-geratisan yang lainnya loohh..
Ada geratisan bagi yang sedang ulang tahun, Geratisan bagi yang buka puasa sunah senin kamis, dan geratisan-geratisan lainnya.
Bayangin deh sob, udah mah bebek jontornya itu niiikkkmmaatt buanggeettt.. ditambah gratis pula..!! Muuaaannnttaaappp..!!! Ahaha..!! :D :D

Yaudah deh, daripada sobat pada penasaran sambil ngiler, langsung saja datangi tempatnya ya di Jln. Selabintana Km 3, Sukabumi.

Hastag terkait :
#Kuliner #Unik #Kota Sukabumi

"Ti Urang Sunda Kangge Sarerea"


Ini Sukabumi - Sob, dikesempatan kali ini saya mau berbagi informasi tentang salah satu tempat nongkrong atau ngobrol-ngobrol santai yang nyaman dimalam hari, tempat tersebut adalah Bandrek BP.
Bandrek BP ini berlokasi di jalan Ir. H. Juanda atau yang lebih dikenal dengan sebutan Dago Sukabumi, buka setiap hari senin sampai sabtu, yaitu mulai setelah ashar sampai sekitar pukul sebelas malam.

Menyajikan suasana nyaman dengan hidangan yang berbeda dengan tempat nongkrong-nongkrong lainnya. Kenapa disebut berbeda? Soalnya disini itu hidangan utamanya adalah Bandrek, Bajigur dan juga Gorengan. Gimana? Sundanese banget kan..!! Hehe
Tapi yang lainnya juga masih bamyak ko, ada Nasi Goreng, Aneka Juice dan Minuman, Mie, dan kuliner lainnya.


Bandrek BP ini usianya udah tua banget sob, soalnya mulai dibukanya itu tahun 1994, pas banget sama tahun kelahiran saya, hehe
Dan pengelola sekarang ini, yaitu Kang Opi adalah pengelola Ke-7 dari Bandrek BP ini. Maksudnya Bandrek BP ini udah tujuh kali ganti pengelola sob, dahsyat kan. Hehe
Sebagai usaha keluarga yang mempunyai misi untuk terus melestarikan kuliner khas sunda, tentunya mempunyai berbagai macam rintangan dan halangan hingga akhirnya menjadi seperti sekarang ini. Bandrek BP ini sudah beberapa kali berpindah-pindah tempat dari satu tempat ke tempat lain.
Nama "BP" yang melekat pada Bandrek BP ini adalah kepanjangan dari "Balai Pengobatan". Ya, Bandrek BP ini asalnya berlokasi didekat balai pengobatan yang ada di Jl. Suryakencana.


Selain dari segi hidangan, yang menambah keunikan tempat ini adalah dispay dari berbagai karikatur hasil karya Kang Opi. Tapi khusus untuk artikelnya, saya tulis diartikel selanjutnya ya, jadi tetep pantengin terus blog ini, hehe

Oleh-Oleh Asli Jampang Kulon, Ya Opak

Oleh-Oleh Asli Jampang Kulon, Ya Opak

Ini Sukabumi - Sob, Alhamdulillah kaki saya ini ternyata sampai juga ke Jampang Kulon, salah satu tempat di Kabupaten Sukabumi yang terkenal dengan cemilan sunda yang begitu khas, cemilan itu adalah Opak.

Opak adalah cemilan sejenis kerupuk yang terbuat dari tepung beras atau juga tepung tapioka yang diberi bumbu garam, gula, dan bumbu penyedap lainnya. Dimasak dengan cara dibakar atau juga digoreng.
Opak Khas Sukabumi
Displey opak di tempat penjualannya
Untuk opak khas jampang kulon sendiri, dimasak dengan cara dibakar diatas bara api, sehingga mengeluarkan harum yang khas dan juga tak berminyak. Kebanyakan opak dari Jampang Kulon ini berbahan dasarkan tepung beras ketan, karena selain lebih renyah, opak ketan ini juga mempunyai rasa gurih tersendiri dibandingkan dengan opak yang berbahan dasarkan tepung tapioka / tepung singkong, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Opak Sampeu.

Oleh-oleh opak, jampang kulon
Pengujung yang nampak sedang membeli opak
Nah, bagi sobat semua yang berkesempatan berkunjung ke Jampang Kulon, jangan lupa untuk membeli oleh-oleh ini. Harganya pun cukup terjangkau, hanya dengan merogoh kocek Rp.7.000-, sobat sudah bisa membawa pulang sekantung opak ini.
Letak tempat oleh-oleh ini tepat disamping Alun-Alun Jampang Kulon, jadi ga perlu susah nyari tempatnya.

Pencarian Lewat Google :
  • opak enye
  • resep opak enye
  • opak singkong khas sukabumi
  • Opak sukabumi
  • Grosirenyesingkong
  • opak singkong tipis mentah
  • enye enye nur rahmah khas sukabumi
  • enye cikembar
  • enye nur rohmah cikembar sukabumi
  • tempat membeli opak di sukabumu

Ini Sukabumi - Sob, artikel ini saya khususkan untuk orang-orang bule, meski bahasanya acak-acakan karena menggunakan google translate, tapi ga apa-apa lah, hehe



Sundanese Culinary, Purple Uduk Rice, used as a culinary icon of Sukabumi City has advantages and peculiarities, and only in Sukabumi. 

"Rice uduk artificial purple martinis this Juwita was already well-known to get out of town and it turns purple uduk rice This is the first in Indonesia and if there is in other areas may be modeled on the idea of Sukabumi," said the mayor of Sukabumi, M. Muraz. 

According Muraz, maketh purple  uduk rice of Purple mamih located at Brawijaya street, District Gunungpuyuh because it has a unique and could be used as a culinary tourism lovers from outside Sukabumi. 

Additionally, Sukabumi will no longer be known as mochi town, but now has other culinary icons like uduk rice purple. In fact, the maker uduk rice purple is not only alone but also green. 

"Another advantage of this uduk rice besides the price is cheap, to make the rice into a purple and green color does not use artificial coloring or chemical substances, but the source of vegetables and fruits and do not use preservatives," he added. 

It is expected that the new culinary icon in Sukabumi can increase revenue or revenue from the culinary sector and to support the program, it currently continues to make improvements in particular means a highway. 

Meanwhile, the owner of the restaurant and cafe mamih Purple, Juwita, said his business had been initiated about five years ago. The idea of ​​making uduk rice purple and green is because they want to have distinctive characteristics as uduk rice just plain natural color or white and yellow.

Source : Antara


Cita Rasa Berbeda Siap Manjakan Lidah Sobat

Ini Sukabumi - Sob, kali ini saya mau kembali berbagi informas tentang kuliner yang ada di Sukabumi, kuliner itu adalah Geco.
Sebelum saya melanjutkan ke pembahasan geco ini, mungkin sobat juga berminat untuk mengetahui kuliner-kuliner apa saja yang ada di Sukabumi. Silahkan saja sobat baca artikel yang telah saya posting sebelumnya :
Baik, saya kembali ke penjelasan tentcng Geco. Geco ini bernama Geco Samsat Ibu Yayat. Kenapa dinamakan demikian? Soalnya tempat jualannya itu berada didekat Samsat Kota Sukabumi, dan nama si Ibu penjualnya adalah Ibu Yayat.


Geco Samsat Ibu Yayat
Tampilan tempat yang sederhana, tetapi geconya membahana
Geco Samsat ini mulai buka dari sekitar jam 08 pagi sampai jam 1 siang, tapi kadang kalo lagi rame jam 12 juga udah habis.
Harga geco samsat ini relatif terjangkau, yaitu hanya Rp.8000-, per porsinya. 
Kalo sobat berkesempatan main atau berkunjung ke tempat ini, apa salahnya kalau mencobanya dulu.
Terus kalau untuk daerah Sukabumi Kota, sobat bisa pesan, karena geco samsat ini menerima pesan antar. Untuk pemesanan, sobat bisa menghubungi nomor 0857 2086 8272.


Geco Samsat, Geco Ibu Yayat
Si ibu lagi nyiapin geco pesanan saya, hehe
Oke sob, itu dulu yang bisa saya share kali ini, semoga ada manfaatnya ya..
Terus jangan bosen-bosen untuk berkunjung ke blog ini, karena masih banyak hal yang mau saya share ke sobat semua. hehe

Hastag terkait:
#Kuliner #Unik #Kota Sukabumi

Yogya Food Court Sukabumi

Yogya Food Court
Foto : Sederetan kuliner yang siap menggoyang lidah sobat
Ini Sukabumi - Sob, setelah  sebelumnya saya menulis tentang Wisata Kuliner Selamat, kali ini saya mau nulis lagi tentang wisata kuliner lainnya, yaitu Yogya Food Court Sukabumi.

Seperti tempat wisata kuliner lainnya, Yogya Food Court juga menyajikan berbagai macam hidangan, baik lokal ataupun yang dari luar.
Yang membedakan Yogya Food Court dengan wisata kuliner lainnya adalah pada waktu bukanya.
Kalau misalkan wisata kuliner lain biasa buka jam tiga sore, nah Yogya Food Court ini mulai buka dari pagi hari, yaitu berbarengan dengan waktu dibukanya Yogya Toserba, yaitu sekitar jam 9 pagi.
Yogya Food Court
Foto: Saya dan temen-temen sewaktu makan disana :D

Nah bagi sobat yang mau nyobain tempat kuliner baru dan asyik, Yogya Food Court ini bisa menjadi pilihannya. Kalau saya sendiri sih udah sering, so'alnya udah dijadiin tempat nongkrong bareng temen-temen, wkwwkwkwk

Oke sob, mungkin itu dulu yang bisa saya share, pokoknya ga ada salahnya deh tempat ini dicoba, atau bahkan jadi tempat makan langganan, so'alnya komplit dan unik-unik, hehehe

Mari kita jadikan hari ini lebih baik daripada hari kemarin
Barang kali sobat juga ingin tahu tentang kuliner lain yang ada di Sukabumi, silahkan sobat membaca artikel berikut:







  • Bandros Ata
  • Piscok Cakra
  • Nasi Uduk Ungu
  • Ayam Bakar Lesehan Biru
  • Mochi Sukabumi
  • JAWS Martabak Ice Cream
  • Bebek Jontor
  • Udin Ramen


  • #Kuliner #Wisata #KotaSukabumi #Unik  

    Batagor Nanang Sukabumi

    Ini Sukabumi - Sob, ada yang suka batagor ga??
    Makanan yang berasal dari Bandung ini memang sudah menyebar hampir keseluruh pelosok Indonesia, pastinya ke Sukabumi juga dong, hehe

    Di Sukabumi emang banyak juga tuh tempat-tempat yang menunya itu batagor, bahkan ada juga yang udah memiliki tempat khusus ala restoran gitu.
    Tapi di artikel ini saya engga dulu ngebahas yang itu, karena yang akan saya bahas adalah Batagor yang merakyat tapi memiliki citarasa yang dahsyat, hehe

    Batagor yang akan sedikit saya bahas adalah "Batagor Nanang".
    Batagor ini terletak dibelakang RS Syamsudin SH. (Bunut), begitu sobat berdiri didekat Palang Pintu Parkir, sobat pasti sudah bisa melihat Tenda Batagor Mang Nanang.

    Sebenarnya bukan hanya batagor aja sih yang di jual disana, so'alnya disana juga ngejual Bakso Tahu. Tapi yang setiap harinya paling laku sih emang batagornya.

    Kalau sobat berkunjung kesana sekitar jam 12 lebih, pasti sobat meski ngantri dulu deh buat ngerasain nikmatnya batagor ini, so'alnya emang banyak banget konsumennya.
    Saya pun termasuk orang yang sejak pertama kali nyicipin batagor ini, langasung ketagihan, hehe
    So'alnya enak banget, terus banyak juga isi seporsinya itu, wkwkwk
    Nah selain enak dan banyak, batagor ini juga harganya sangat hemat dikantong sob, so'alnya harga batagor ini hanya Rp.6000-, saja, itu udah termasuk air minumnya juga loh. :D

    Kalau sobat mau nyobain nikmatnya batagor inim langsung aja ya datang ke tempatnya langsung, ga bakalan kesasar ko, begitu sobat sampai di palang parkir yang belakang, sobat bakalan langsung ngelihatnya.

    Oke sob, mungkin itu dulu aja yang bisa saya share sekarang, semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk kita semua :)

    Terimaksih juga ya atas kunjungan ke blog saya, jangan bosan-bosan ya berkunjung ke blog ini, insyaAllah bakalan ada terus informasi baru ko, hehe

     Mie Ayam Sehat Warna-Warni WASEGI 

    Mie Ayam Sehat Warna-Warni WASEGI
    Mie WASEGI yang siap dimasak
    Ini Sukabumi - Sob, semua pasti udah tahu tentang mie ayam kan,  yaa, mie yang mempunyai rasa khas itu memang udah menjadi kuliner khas Indonesia, karena hampir di setiap daerah di Indonesia pasti kita bisa dengan mudah mendapatkan mie ayam. Sayangnya sekarang ini, banyak ditemukan mie ayam yang mengandung bahan berbahaya untuk kesehatan, apalagi untuk anak kecil, karena pencernaan mereka masih belum kuat untuk menahan ganasnya racun dari bahan berbahaya tersebut.

    Hal ini pun terjadi sempat terjadi pada pasangan suami-istri Endud Badrudin dan Rita Kurniati Nuriah. Mereka sempat gusar menghadapi kebiasaan anaknya yang senang mengkonsumsi mie, bahkan bisa dikatakan, tiada hari tanpa mie.

    Akhirnya mereka pun mensiasati hal tersebut, yaitu dengan membuat mie yang tidak menggunakan bahan-bahan kimia ataupun pengawet lainnya. dan mie tersebut dijamin sehat dan bergiji. 
    Supaya tambah menarik, mie tersebut dibuat berwarna warni, sehingga mie tersebut juga diberi nama "WASEGI" yaitu kepanjangan dari "Warna-warni Sehat dan Bergizi".

    Sekarang sudah tersedia berbagai macam warna, yaitu warna hijau, oranye dan warna ungu. Warna hijau berasal dari saripati "Sawi", dan warna oranye berasal dari saripati "Wortel", dan warna ungu berasal dari saripati "biey ubi kayu".

    Bagi sobat semua yang berminat untuk merasakan kenikmatannya, silahkan aja datang langsung ke Foodcourt YOGYA Dept Store lantai III Jalan RE Martadinata Kota Sukabumi.
    Disana tersedia berbagai macam penyajian dari Mie WASEGI ini, seperti mie ayam telor, mie ayam ceker, mie ayam bakso, mie ayam spesial mantap, dan mie ayam rasa keju.

    Nah, selain rasa yang udah pasti Maknyooss.., mie ayam ini mempunyai harga yang terjangkau pula. Untuk satu porsi mie ayam bakso dan ceker dibandrol Rp. 10.000,- sedangkan mie ayam spesial muantap dihargai Rp. 14.000,- per porsi. 
    Sajian mie ayam ini biasanya ditemani kulit pangsit goreng rasa sayuran dan cheese stik (stik keju) warna-warni yang berasal dari sayuran pula.

    Mie Ayam Sehat Warna-Warni WASEGI
    Stiker Mie Ayam WASEGI


    Mie Ayam Sehat Warna-Warni WASEGI
    Mie WASEGI yang siap dijual dan dimasak

    Wisata Kuliner Toserba Selamat

    Wisata Kuliner Toserba Selamat
    Wikul Selamat Sukabumi
    Ini Sukabumi - Sob, untuk yang kedua kalinya saya menulis artikel tentang Wisata Kuliner Toserba Selamat Sukabumi, bukannya mau double post atau hanya menuhin artikel blog aja, tapi karena Wiskul Selamat memiliki tampilan baru, dengan tempat yang diperluas sekitar tiga kali lipat dan pilihan makanan yang lebih banyak dan beraneka ragam.

    Bagi sobat semua yang mau cari makanan-makanan unik atau makanan apa juga, bisa didapetin disini, mulai dari makanan asli Indonesia seperti Karedok, Tutut, dan lainnya, sampai makanan luar seperti Mie Ramen, Pasta, Kebab, dan lain sebagainya. Pokonya cocok deh buat yang suka nyoba-nyoba ataupun yang memang udah suka, hehe

    Nah, bagi sobat yang mau berkunjung kesini, datangnya jangan pagi-pagi atau siang hari ya, so'alnya WisKul ini mulai buka jam tiga sore (15:00) sampai jam sepuluh malam (22:00), jadi sobat bisa mulai berkunjung di waktu itu, hehe oke sob.. :D
    Kalau lokasinya udah pada tahu kan :D
    Yaitu persis didepan BANK BNI Cabang Sukabumi.. :)

    Oke sob, mungkin itu dulu yang bisa saya tulis kali ini, semoga bisa memberikan manfaat untuk kita semua.. :)

    Barang kali sobat juga ingin tahu tentang kuliner lain yang ada di Sukabumi, silahkan sobat membaca artikel berikut:




     Nila bakar
    Ini Sukabumi - Sob, kalau ngebicarai so'al kuliner, gabakalan ada habisnya deh, apalagi kalau yang bikin kenyang perut, buanyak bangeett.. :D :D

    Kali ini saya mau berbagi info tentang salah satu wisata kuliner yang perlu sobat cebain, nama tempatnya adalah "Lesehan Biru", ya itulah namanya, hehe
    Nama Lesehan Biru memang diambil dari tempatnya, so'alnya tempat duduknya itu memang berbentuk lesehan dengan warna biru, hehe

    Tau ga sob, kalau lesehan biru ini udah berdi sejak tahun 2003 loh, jadi kalau so'al rasa, ga usah di tanya deehh.. Dijamin maknyuuss.. :D

    Dimana sih tempatnya??
    Lesehan Biru ini terletak di Jl. A. Yani Gg. Peda , tepatnya seberang parkiran Supermall Sukabumi, samping Toko Mas Famili.

    Apa aja sih menu disana??
    Ada banyak pilihan loh, yaitu Ayam Bakar, Ayam Goreng, Nila bakar, Sop iga sapi, dan lainnya.
    Nih ada foto-fotonya.. :)
    Lesehan Biru Sukabumi
    Menu Lesehan Biru

    Kalau menu spesialnya??
    Menu spesial disana adalah Sop Iga Sapi Bakar, hmm Yummyy.. :D

    Lesehan Biru Sukabumi
    Sop Iga Bakar

    Kalau Menu best seller nya??
    Ini dia nih yang paling diburu sama palanggannya, Ayam Bakar Pedasss..
    Mantap dehh.. :

    Emm kalau bukanya jam brapa sih??
    Lesehan Biru ini tiap harinya buka jam 16:00 sampai jam 22:00, cocok kan buat diner mah, hehe

    Mantep tuh, emm  ngomong-ngomong harganya mahal ga??
    Tenang aja sob, so'al harga masih dikisaran rata-rata ko :D

    Sop iga sapi + nasi = Rp.18.000,-
    Sop iga sapi bakar + nasi = Rp. 19.000,-
    Ayam bakar/goreng + nasi = Rp. 17.000,-
    Ikan nila bakar/goreng + nasi = Tergantung ukuran, so'alnya beda-beda, hehe

     Lesehan Biru Sukabumi
    Paket Ayam Bakar

    Lesehan Biru Sukabumi
    Nila Bakar Goreng

    Kuliner lain yang tak kalah nikmatnya : 




    Nasi Uduk
    Foto : mamihungu.com
    Ini Sukabumi - Kuliner khas Sunda, nasi uduk ungu, dijadikan ikon Kota Sukabumi karena kuliner tersebut mempunyai kelebihan dan kekhasan serta hanya ada di Kota Sukabumi saja.

    “Nasi uduk ungu buatan Martini Juwita ini ternyata sudah terkenal sampai keluar kota dan ternyata nasi uduk ungu ini merupakan yang pertama di Indonesia dan jika ada di daerah lain mungkin saja mencontoh ide dari Kota Sukabumi,” kata Wali Kota Sukabumi, M Muraz, Jumat.

    Menurut Muraz, dijadikannya nasi uduk ungu Mamih Ungu yang berada di Jalan Brawijaya, Kecamatan Gunungpuyuh tersebut karena memiliki keunikan dan bisa dijadikan tempat penikmat wisata kuliner dari luar Kota Sukabumi.

    Selain itu, Kota Sukabumi nantinya tidak lagi dikenal sebagai kota mochi saja, tetapi saat ini sudah memiliki ikon kuliner lainnya seperti nasi uduk ungu. Bahkan, pembuat nasi uduk ini tidak hanya berwarna ungu saja tetapi juga ada yang berwarna hijau.

    “Kelebihan lain dari nasi uduk ini selain harganya yang murah, untuk membuat nasi menjadi warna ungu dan hijau ini tidak menggunakan zat pewarna buatan atau kimia, tetapi sumbernya dari sayuran dan buah-buahan serta tidak menggunakan bahan pengawet,” tambahnya.

    Diharapkan dengan ikon kuliner baru di Kota Sukabumi bisa meningkatkan pendapatan asli daerah atau PAD dari sektor kuliner dan untuk mendukung progam tersebut, pihaknya saat ini terus melakukan pembenahan khususnya sarana jalan raya.

    Sementara, pemilik resto dan kafe Mamih Ungu, Juwita, mengatakan, usahanya tersebut sudah dirintis sekitar lima tahun yang lalu. Ide membuat nasi uduk ungu dan hijau ini karena ingin mempunyai ciri khas tersendiri karena biasa nasi uduk hanya berwarna natural atau putih dan kuning. (antaranews.com)

    Diberdayakan oleh Blogger.