Inisukabumi.com - Sahabat pembaca semua, di postingan kali ini saya akan memperkenalkan salah satu situs saya yang khusus membahas seputar dunia pemrograman dan juga liux. Situs tersebut adalah Sukabumikode.com.

Sukabumikode.com, Situs yang Membahas Seputar Dunia Pemrograman dan Linux dari Sukabumi
Sukabumikode.com - Pengguna Linux dari Sukabumi

Saya membuat situs ini bukan tanpa alasan, berhubung sehari-hari memang bekerja sebagai seorang programmer, jadi saya anggap sangat cocok untuk meluangkan hobi menulis dengan cara menyampaikan apa yang sehari-hari saya kerjakan ke dalam sebuah situs/website.

Dengan adanya situs ini, tanpa saya harus kemana-mana pun akan tetap bisa menyamaikan informasi yang sekiranya berguna. Beda halnya dengan situs inisukabumi.com ini, kalau saya ga main atau ga dapet foto bagus dari orang lain yang bisa saya share ulang di blog, berarti lebih susah ketika hendak membuat artikel tentang Sukabumi.


Apa saja yang ada di sukabumikode.com?

Sebenarnya Sukabumikode ini adalah salah satu medua curhat saya dalam bidang pemrograman (IT), didalamnya terdapat berbagai artikel seputar pengalaman saya bekerja di kampus UMMI, artikel seputar opensource, tutorial pemrograman khususnya PHP, sistem operasi linux, sitem-sistem dan aplikasi yang saya buat, dan lain sebagainya.


Sukabumikode.com dibuat dari apa? Wordpress? Blogspot? Atau apa?

Sukabumikode.com saya kembangkan sendiri menggunakan framework codeigniter, kenapa saya ga mnggunakan wordpress atau blod atau flatfrom blog yang lainnya karena saya ingin lebih leluasa salam pengembangan dan juga optimasi, jadi bisa saya kembangkan semau saya sendiri.


Apakah Sukabumikode.com menyediakan jasa pembuatan website atau sistem?

Tentu, saya dan tim bersedia untuk membuat website atau sistem kompleks sekalipun, sudah banyak website dan sistem yang kami buat, dimulai dari website profil perusahaan (company profile), website sekolah, website jual beli, aplikasi ujian oline, sistem informasi akademik, sistem sekolah, e-learning dan lain sebagainya.


Sekian dulu sob informasi mengenai situs sukabumikode.com, untuk lebih jelasnya bisa langsung kunjungi saja situsnya:

www.sukabumikode.com




Berbagai pengembangan dan pembuatan sistem baru terus kami lakukan di Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), salah satunya yang telah dilakukan dan juga telah digunakan dengan baik adalah pembuatan Kartu Ujian Online Mahasiswa.

Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) Terapkan kartu Ujian Online
Contoh tampilan Kartu Ujian Online di akun SIAK mahasiswa Kampus UMMI

Pembuatan kartu ujian online untuk mahasiswa ini adalah hasil dari masukan dari berbagai macam pihak, terutama masukan dari para mahasiswa sendiri yang merupakan bakal pengguna dari kartu ujian ini. Masukan-masukan tersebut ditampung oleh Ibu Wakil Rektor I lalu selanjutnya dibahas dalam rapat terbatas antara tiga bagian, yaitu bagian akademik, bagian keuangan dan terutama bagian IT.

Singkat cerita, selesailah pembuatan kartu ujian online ini, yang mana membawa dampak baik yang sangat signifikan. Diantara dampak baik tersebut adalah:
  1. Bagian akademik tidak perlu lagi melakukan proses pencetakan kartu ujian, yang mana sebelum adanya kartu ujian online ini proses persiapan dan juga pencetakan kartu ujian bisa memakan waktu hampir satu minggu. Proses tersebut meliputi pencetakan kartu seluruh mahasiswa, penandatangan oleh ketua panitia ujian, pengecekan pembayaran sebelum kartu diserahkan kepada mahasiswa, hingga pembagian kepada mahasiswa. 
  2. Mahasiswa tidak perlu lagi mengantri untuk mengambil kartu ujian, karena waktu mengambil kartu ujian juga diharuskan untuk membawa photo dan menempelkannya ke kartu ujian.
  3. Mahasiswa tidak perlu khawatir lagi kartu ujiannya hilang atau rusak, dan tidak perlu lagi membawa kartu ketika mengikuti ujian.
  4. Dosen atau pengawas ujian tidak perlu lagi mengumpulkan kartu ujian dan menandatangi kartu ujiannya.

Dengan adanya kartu ujian online ini, semua proses diatas tidak perlu lagi dilakukan, bagian akademik hanya cukup mencetak lembar presensi yang didalamnya sudah tertera daftar mahasiswa yang berhak dan juga tidak berhak mengikuti ujian. Lalu mahasiswa juga tidak akan ditanyakan lagi tentang kartu ujiannya selama data di lembar presensi menunjukan bahwa mahasiswa tersebut sudah berhak melakukan kegiatan ujian.

Adapun mahasiswa yang di lembar presensinya belum berhak mengikuti ujian, maka mahasiswa cukup menampilkan kartu hak ujiannya lewat smartphone mereka, dan pengawas cukup men-scan QRCode yang terdapat dalam kartu ujian online tersebut mak akan muncul data apakah mahasiswa tersebut benar-benar berhak mengikuti kegiatan ujian ataukah belum.


Alhamdulillah ternyata ini adalah salah satu solusi dan inovasi yang cocok diterapkan, karena selain membantu banyak orang dan banyak pihak, ini juga mendukung program #gogreen dan #paperless, berhubung sebelum dibuatnya fitur ini terdapat ribuan lembar kertas tebal yang digunakan untuk mencetak kartu ujian.

Semoga kedepannya ada lebih banyak lagi yang bisa kami lakukan untuk mempermudah pekerjaan orang lain dan juga turut serta melindungi alam.

Sekian informasi mengenai pembuatan kartu ujian online mahasiswa kampus UMMI, semoga bermanfaat dan juga menjadi motivasi untuk membuat program-program yang bermanfaat.


Artikel ini ditampilkan juga di situs Sukabumi Kode dengan url:
https://www.sukabumikode.com/v/25/pembuatan-kartu-ujian-online-mahasiswa-universitas-muhammadiyah-sukabumi-ummi


Mutiara Nabila Azmi (sebelah kiri) yang berhasil meraih medali emas dalam Kejuaraan Taekwondo Sukabumi Open 2019 yang digelar di GOR Suryakencana, Sabtu (9/3/2019).
Inisukabumi.com - Kabar gembira datang dari sahabat lama sekaligus mentor saya, kang Taripin Sutrisna. Bagaimana tidak, putri kesayangannya, Mutiara Nabila Azmi (15 tahun) berhasil meraih medali emas dalam Kejuaraan Taekwondo Sukabumi Open 2019 yang digelar di GOR Suryakencana, Sabtu (9/3/2019).

Mutiara yang kini bersekolah di SMK Negeri 1 jurusan teknik menggambar ini adalah warga Jalan Sriwijaya Gang Tavip RT 02/02 Kelurahan Gunungpuyuh, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi.

Menurut kang Taripin, putrinya ini mulai menekuni beladiri taekwondo semenjak kelas 6 Sekolah Dasar. Dalam setiap sesi latihan, sang putri selalu menunjukan keseriusannya, beberapa kejuaraan pun sempat diikuti, hingga akhirnya hari sabtu kemarin berhasil menyabet medali emas dalam Kejuaraan Taekwondo Sukabumi Open 2019.

Ada yang sangat menarik dalam proses menuju kejuaraan ini, dimana putri dari Ibu Devi Suprianti dan kang Taripin ini tidak menggunakan uang orang tuanya ketika melakukan pendaftaran, tetapi ia memilih menggunakan tabungan dan hasil mengumpulkan botol plastik dan kaleng.

"Daftarnya Rp 250 ribu. Uang tabungan Rp 100 ribu dan Rp150 ribu dari hasil menjual sampah botol plastik dan kaleng," ujarnya.

Sungguh kagum saya mendengar hal itu, di usia yang masih belia tetapi sudah mempunyai jiwa, semangat dan pemikiran yang luar biasa.

Perlu diketahu juga, harusnya mutiara ini sudah sabuk hitam, namun karena keterbatasan biaya, jadinya belum di naikan ke sabuk hitam. Semoga dengan prestasi yang telah dicapai oleh mutiara ini bisa menjadi pintu rizki pembuka untuk bisa mengikuti kejuaraan di kancah yang lebih luas lagi.

Dan semoga juga Pemerintah Kota Sukabumi bisa ikut lebih berperan aktif dalam memperhatikan dan memfasilitasi para atlit ini, karena mereka adalah aset penting yang harus didukung oleh semua pihak.

Sekian artikel yang bisa saya sampaikan kali ini, semoga bermanfaat dan menjadi motivasi untuk kita semua.



Bawa Bayi Ke Geopark Ciletuh
Saya dan sang putri yang masih bayi
Sebagai salah satu Geopark terbaik di Indonesia dan juga sudah iakui UNESCO, Geopark Ciletuh memang mempunyai panorama yang amat menawan. Sederet tempat wisata yang merupakan karunia dari Tuhan Yang Maha Esa bisa kita temui disana, mulai dari berbagai macam air terjun, berbagai macam batuan alam dengan corak yang menawan, wisata pantai yang bisa ditempuh sembari menaiki perahu, dan lain sebagainya.

Beberapa waktu lalu saya berkesempatan untuk mengunjungi kembali Geopark Ciletuh bersama keluarga, dan sudah pasti anak pertama kami yang waktu itu baru berusia sekitar 8 bulan pun kami bawa. Lokasi yang kami tempuh cukuplah jauh, karena rumah kami berada di dekat Sukalarang Sukabumi sehingga untuk sampai ke Geopark Ciletuh membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

Tidak ada rasa khawatir berlebihan yang kami rasakan, dengan berdo'a kepada Tuhan YME. kami pun berangkat ke Ciletuh dengan menggunakan rute ke daerah Loji (Pelabuhanratu) yaitu rute baru hingga sampailah ke kawasan Geopark Ciletuh.


Bawa Bayi Ke Geopark Ciletuh
Istri dan putriku


Kami menghabiskan waktu sekitar dua hari dua malam di kawasan Geopark Ciletuh, dan selama dua hari itu beberapa tempat bisa kami kunjungi.
Adapun tempat yang kami kunjungi diataranya adalah Puncak Darma, D'Leuit Exa (Penginapan), Curug Cimarinjung, Dermaga Ciletuh, Pantai di Pulau Kunti, Tugu Geopark Ciletuh, Curug Sodong, Curug Awang, Pantai Cimarinjung dan lainnya.

Bawa Bayi Ke Geopark Ciletuh
Keluarga kecil kami
Demikianlah sedikit pengalaman kami waktu membawa bayi kecil ke Geopark Ciletuh, dengan kehati-hatian yang dilakukan oleh orang tua, perjalanan ke Geopark Ciletuh sembari membawa bayi pun tetap aman.



Inisukabumi.com - Sebagai daerah yang mempunyai hamparan pantai terluas di Jawa Barat, Sukabumi memang tak habis-habisnya kalau membahas tentang pariwisata yang menjadi pemisah antara darat dan laut ini. Salah satu wisata pantai di Sukabumi yang sangat ramai dikunjungi pengunjung adalah Pantai Ujung Genteng

Tanah Lot versi Sukabumi
Menikmati indahnya Tanah Lot versi Sukabumi
Namun tahukah kamu kalau di arah menuju pantai ujung genteng ada juga pariwisata yang sering disebut 'Tanah Lot'nya Sukabumi? Tanah Lot versi Sukabumi ini terdapat didepan Villa Amanda Ratu, letaknya sekitar 8,5 km dari kawasan Ujung Genteng.

Amandaratu Resort Ujung Genteng Sukabumi
Salah satu villa di kawasan Tanah Lot (Villa Amanda Ratu)
Sebelum dikenal dengan sebutan Tanah Lot Sukabumi, kawasan ini lebih dikenal dengan nama Amandaratu, ada juga yang menyebutnya Amandaratu Resort atau Pantai Amandaratu. Bahkan banyak juga yang menyebutnya "Assaba Land", karena galau kalian mencarinya di Google Maps nama yang akan muncul itu adalah Assaba Land. Terlepas dari kebiasaan dan kesukaan masing-masing kalau menyebut daerah ini, saya sendiri lebih suka menyebutnya dengan istilah Tanah Lot versi Sukabumi.

Lokasi Tanah Lot Sukabumi / Assaba Land


Sekitar tahun 2011 kebelakang, Amandaratu Resort ini masih terkelola dengan baik, namun kini villa-villa yang ada di sana sudah nampak tua dan kurang terkelola, bagi yang suka nonton film horor, villa disini beberapa nampak aga horor. Namun sekarang yang menjadi daya tarik para wisatawan bukalnah villa-villanya, melainkan keindahan dan keunikan pantainya.

Tanah Lot versi Sukabumi
Sungguh ciptaan Tuhan yang luar biasa

Harga Tiket Masuk

Waktu saya kesana, tiket yang harus dibayar hanya Rp.3000,- per orang, baik menggunaan motor ataupun mobil tiketnya tetap sama hanya Rp. 3000,- per orang. Kalau saya anggap sih sangat murah kalau dibndingkan dengan keindahan tempat wisata ini, kebersihannya juga sudah cukup terjaga karena sudah disediakan banyak tempat sampah. 

Pantai disini bukanlah pantai yang bisa dipakai untuk berenang atau bermain pasir, tetapi pantai yang hanya indah untuk dipandang dan juga untuk berfoto-foto. Dari daratan ke lautan dibatasi oleh dinding karang yang lumayan tinggi, sehingga kita lebih baik menikmati keindahan pantainya dari atas saja. Tetapi bagi yang mempunyai nyali tinggi, bisa juga turun ke karang-karang besar di bawah, namun dengan alasan keselamatan sehingga tidak dianjurkan.

Tanah Lot versi Sukabumi
Batu karang besar yang ada di pantai amanda ratu
Untuk spot yang disebut tanah lotnya sendiri sih tidak terlalu besar dan tidak terdapat pura disana, selain itu kamu juga tidak bisa masuk ke area tanah lotnya karena berada di daerah yang airnya dalam serta deburan ombak yang tinggi.

Tanah Lot versi Sukabumi
Salah satu spot favorit para pengunjung
Selain keindahan pantainya, di daerah ini juga terdapat tempat Pengolahan Gula Kelapa, dan perlu kamu tahu juga kalau daerah ini masuk kedalah kawasan Geopark Nasional Ciletuh Pelabuhan Ratu.

Pengolahan Gula Kelapa
Plang nama Pengolahan Gula Kelapa
Namun untuk tempat pengolahan gula kelapanya sendiri tidak akan saya bahas disini, karena kebetulan saya belum sempat masuk ke daerah tersebut soalnya buru-buru.

Tanah Lot versi Sukabumi
Segarnyaa..
Baiklah, demikian sedikit kisan perjalanan saya ke Tanah Lotnya Sukabumi, semoga bermanfaat dan menjadi referensi bagi kalian semua yang hendak berkunjung kesini. Sekali lagi saya sarankan ketika kalian hendak berkunjung ke Pantai Ujung Genteng, sebaiknya sempatkan juga berkunjung kesini ya.


Keyword : tanah lot sukabumi, amanda ratu, amanda ratu resort ujung genteng, amanda ratu resort sukabumi jawa barat, villa ujung genteng, amanda ratu resort sukabumi, villa amanda ratu di ujung genteng, pantai amanda ratu, villa amanda ratu sukabumi, wisata amanda ratu, asaba land, asaba land sukabumi, asaba land ujung genteng


Inisukabumi.com - Berbicara tentang destinasi wisata pegunungan di Sukabumi, nampaknya belum semua saya tuangkan di situs ini, salah satu yang akan saya bahas sekarang adalah Puncak Buluh. Selamat membaca ya.

Lokasi Puncak Buluh

Puncak Buluh berada di Desa Karanganyar Kecamatan Jampangkulon berseblahan dengan kecmatan Lengkong, Waluran dan Pabuaran. Dengan lokasi yang strategis, tempat ini cocok untuk menikmati indahnya panorama wilayah pajampangan.




Tiket Masuk dan Pengelola Puncak Buluh

Untuk masuk ke area Puncak Buluh ini, kamu cukup membayar uang retribusi sebesar Rp. 7000,- per orang. Uang hasil retribusi tersebut dibagi ke dua pihak pengelola, yakni Perhutani dan Pemerintah Desa Karang Anyar.

Gerbang Masuk Puncak Buluh
Gerbang Masuk Puncak Buluh

Perhutani mendapatkan bagian sekitar 70 persen, dikarenakan tanah yang pakai tempat wisata Puncak Bukuh adalah milik perhutani. Perhutani juga bertindak sebagai pemodal. Sedangkan Pemerintah Desa dan Karangtaruna Desa Karang Anyar hanya mendapat bagian 30 persen sebagai pengelola harian.

Groufie didepan nama Puncak Buluh
Groufie didepan nama Puncak Buluh


Rute Menuju Puncak Buluh

Untuk menuju ke Puncak Buluh, kamu bisa mengambil rute dari pertigaan Lengkong arah mataram atau dari Alun-alun Jampangkulon ambil ke kiri yaitu ke arah Cijaksa lalu ke kiri lagi ke arah Puncak buluh. Kalau kamu sudah berada di daerah Jampangkulon, bisa langsung coba tanya saja ke warga disana, kemungkinan mereka sudah pada tahu ko.

Salah satu view dari Puncak Buluh
Jalanan ke arah Puncak Buluh dari arah Cijaksa sudah bagus
(24 Juni 2018) Jalanan ke arah Puncak Buluh dari arah Cijaksa sudah bagus, sedangkan dari arah Jampang kulon sedang dalam perbaikan



Inisukabumi.com - Bagi kamu yang berasal dari Jawa Barat apalagi orang sunda seperti dari Sukabumi dan Cianjur, pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya "Ngaliwet". Ngaliwet berarti memasak nasi liwet, dengan sekali ditanak sebagaimana memasak nasi menggunakan rice coocker tetapi nasi liwet ini biasanya langsung dicampur dengan berbagai bumbu dan rempah sehingga aroma dan rasanya lebih terasa berbeda.

Serunya Ngaliwet di Bendungan Cibeber
Kegiatan ngaliwet di bendungan Cibeber
Lebaran kali ini (tahun 2018), seperti tahun-tahun sebelumnya saya pasti mudik ke kampung halaman di Cianjur Selatan, tepatnya di desa Waringinsari kecamatan Takokak kabupaten Cianjur. Yang beda dari tahun-tahun sebelumnya adalah saya berkesempatan untuk ngaliwet bareng di Bendungan Cibeber. Bendungan cibeber ini terletak di aliran sungai cibeber yang menjadi perbatasan antara kabupaten Sukabumi dan kabupaten Cianjur di daerah tengah.

Bendungan Cibeber Perbatasan Sukabumi Cianjur
Bendungan Cibeber dilihat dari ketinggian salah satu sisi
Saya berangkat ke bendungan sekitar pukul satu siang lebih, jalanan yang rusak akibat dua kali terkena bencana gempa bumi dan longsor membuat saya dan keluarga harus berjalan kaki supaya sampai di bendungan, untungnya tidak terlalu jauh sehingga dalam waktu sekitar setengah jam kami sudah sampai di lokasi.

Sesampanya di bendungan, kami dibagi menjadi tiga kelompok, satu kelompok bertugas menangkap ikan di sunagi, satu kelompok memasak nasi liwet dan satu kelompok lagi yaitu saya dan sepupu kebagian untuk melakukan dokumentasi alias foto-foto, hehe.

Nasi liwet yang sedang dimasak didalam kastrol
Nasi liwet yang sedang dimasak didalam kastrol
Untuk laiknya kami memang tidak membawa yang aneh-aneh, karena ikannya sendiri langsung ditangkap dari sungai. Sungai Cebeber termasuk sungai yang masih dikategorikan sungai bersih, karena tidak ada pabrik besar didekat sungai, paling limbah yang masuk ke sungai adalah limbah dari penggilingan aci kawung (tepung pohon aren), itu pun tidak banyak sehingga masih aman bagi lingkungan.

Inilah ikan hasil tangkapan dari sungai cibeber
Inilah ikan hasil tangkapan waktu itu, terdiri dari ikan kehkel, ikan soro dan ikan menga
Inilah ikan kehkel yang masih banyak terdapat di Sungai Cibeber
Inilah ikan kehkel yang masih banyak terdapat di Sungai Cibeber
Ikan-ikan tersebut kamu tusuk dengan bambu untuk memudahkan ketika dibakar
Ikan-ikan tersebut kamu tusuk dengan bambu untuk memudahkan ketika dibakar
ikan kehkel di sungai cibeber
Dengan cara dibakar seperti ini akan terasa sensai yang berbeda 
Ketika nasi liwet sudah masak dan ikan pun sudah dibakar, berarti tinggal makan bareng
Oke sob, itulah sedikit cerita tentang salah satu kegiatan saya waktu lebaran kemarin, saya memutuskan untuk liburan dulu di tempat-tempat terdekat karena kalau langsung ke tempat ramai seperti pantai pasti kejebak macet dijalannya. Semoga cerita ini bisa memberikan manfaat dan gambaran untuk memaksimalkan potensi wisata lokal terdekat.


Inisukabumi.com - Sahabatku, Indonesia memanglah sebuah negeri yang subur, sebuah peribahasapun mengungkapkan bahwa di Indonesia ini menacapkan tongkat ke tanah pun maka tongkat tersebut bisa tumbuh.  Namun, pribahasan itu nampaknya sudah kurang berlaku di perkotaan yang lahan tanahnya sangat terbatas, sehingga kalaupun mau bertanam maka diperlukan alternatif media tanah lain selain langsung bertanam diatas tanah.

Contoh penggunaan solar cell sebagai pembangkit listrik yang listriknya digunakan untuk kebutuhan bertanam di KAC
Di artikel ini saya akan sedikit memberikan rekomendasi tempat bagi siapa saja yang ingin belajar tentang berbagai macam teknik bercocok tanam, baik itu bertanam secara organik, hidroponik hingga bertanam secara aquaponik. Tempat tersebut adalah  Kawasan Agroeduwisata Cikundul (KAC).

Instalasi aquaponic di KAC, aquaponic ini penggabungan dari budidaya ikan lele dengan menanam sayuran
Instalasi aquaponic di KAC, aquaponic ini penggabungan dari budidaya ikan lele dengan menanam sayuran
KAC Sukabumi yang berada di Jalan Kapitan, Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi. KAC ini dikelola langsung oleh Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kota Sukabumi. Pengembangan kawasan tersebut menjadi agroeduwisata dimulai sejak 2015 lalu.

Salah satu instalasi hidroponik yang ada di KAC
Salah satu instalasi hidroponik yang ada di KAC
Menurut pengelolanya sendiri, setiap harinya selalu saja ada pengunjung yang datang ke KAC ini, mulai dari anak-anak pendidikan anak usia dini (PAUD), taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), SMP, SMA, perguruan tinggi hingga masyarakat umum. 

Setelah datang ke KAC ini, diharapkan pengunjung bisa memahami teknik bertanam yang tidak hanya secara tradisional, melainkan sudah banyak teknik modern yang sama sekali tidak menggunakan tanah sebagai media tanamnya. Jadi ketika tidak ada lahan atau tanah terbuka pun kita masih bisa bertanam.

Area peternakan sapi
Kawasan agroeduwisata yang luasnya mencapai 4,5 hektare ini sebenarnya tidak hanya menyediakan edukasi tentang budidaya tanaman, tetapi ada juga berbagai macam peternakan, seperti peternakan sapi, domba, unggas dan yang lainnya, tetapi untuk peternakannya insya Allah akan saya ceritakan di artikel selanjutnya. Jadi jangan bosan-bosan ya berkunjung ke situs ini.



Inisukabumi.com - Sahabatku, Kota Sukabumi sudah mempunyai dua hutan kota yang sudah berjalan beberapa tahun, yakni Hutan Kota Kibatai Cikundul dan Kerkop Kecamatan Lembur Situ. Selain itu saat ini masih diupayakan penambahan beberapa hutan kota lagi, salah satunya bekas terminal lama Kota Sukabumi. Supaya lebih terfokus, di artikel ini saya akan memusatkan pembahasan tentang Hutan Kota Kibitai Cikundul, sedangkan untuk hutan kota lainnya insya Allah akan saya ulas di kesempatan lainnya.

Suasana hutan kota Kibatai
Suasana hutan kota Kibatai
Hutan kota Kibatai Cikundul ditetapkan berdasarkan Keputusan Wali Kota Sukabumi Nomor 209 Tahun 2009, meskipus sudah sekitar sembilan tahun dari waktu ditetapkannya itu, tetapi menurut pendapat saya sendiri masih ada beberapa potensi wisata yang bisa diterapkan di hutan kota Kibatai ini.

Dengan tetap mengedepankan fungsi utama dari hutan kota ini, izinkan saya untuk menuangkan sedikit usulan supaya bisa meningkatkan jumlah pengunjung yang datang, usulan-usulan ini datang dari saya dan teman-teman blogger sewaktu berkunjung kesana. Dan beberapa usulan tersebut diantaranya:

1. Disediakan Hammock Untuk Bersantai atau Berselfie

Dunia sudah semakin maju dan teklogi sudah merebak kemana-mana, tujuan orang datang ke suatu tempat wisata bukan lagi hanya sekedar untuk menikmati suguhan wisata yang ada, tetapi juga untuk mengambil sudut kamera yang pas demi didapatkannya photo-photo yang bisa dipajang di media sosial terutama di instagram. Dengan disediakannya hammock di hutan kota kibatay ini saya yakin akan meningkatkan jumlah pengunjung yang datang. Tentunya kalau disediakan hammock ini harus juga dibarengi dengan pengawasan dari petugas supaya keadaan pepohonan tetap terjaga.


2. Dibuatkan arena jembatan tali dipepohonan

Ide ini sebenarnya cukup ekstrim, karena selain harus mengutamakan kebaikan pepohonan juga harus dengan pengawasan yang maksimal, karena jembatan tali cukuplah memacu adrenalin bagi yang coba melewatinya.

3. Dibuatkan bangku-bangku untuk bersantai

Ini adalah yang saya anggap paling mudah, dengan dibuat sedemikian rupa dan penempatan yang pas, makan akan sangat memanjakan pengunjung yang ingin menikmati rindangnya pepohonan dan segarnya udara sambil bersantai. Selain itu bisa juga dijadikan sebagai spot berselfie untuk menambah koleksi photo di instagram.

Gerbang masuk Hutan Kota Kibatai Kota Sukabumi

Oke sob, kalau dari saya baru seperti itu usulannya, mungkin sahabat ada yang punya lagi usulan atau mau mengkoreksi usulan saya diatas, silahkan tuangkan saja dikolom komentar.



Inisukabumi.com - Sahabatku, di artikel kali ini saya mau sedikit mereview Taman Pemandian Air Panas (TPAP) Cikundul Sukabumi, yang mana pemandian air panas ini menjadi salah satu wisata yang dikelola langsung oleh pemerintah Kota Sukabumi lewat Bidang Pariwisata Disporaparnya.

Suasana berendam kaki di Pemandian Air Panas Cikundul ketika sedang ramai
Suasana berendam kaki di Pemandian Air Panas Cikundul ketika sedang ramai
Terakhir kali saya berkunjung ke pemandian air panas cikundul ini sebelum kemarin datang lagi yaitu sekitar satu tahun yang lalu, tepatnya ketika saya masih berstatus lajang. Waktu itu saya bersepedah dari kostan yang berada didekat alun-alun kota sukabumi, ketika berangkat sih jaraknya terasa tidak begitu jauh soalnya kebanyakan jalan menurun, tetapi ketika pulang kembali rasanya luar biasa mengayuh sepeda sambil menanjak ditambah sorotan sinar matahari yang lagi terik.

Baiklah, itu hanya sedikit nostalgia yang kurang begitu penting, hehe. Yang aga sedikit pentingnya yaitu pendapat saya mengenai pemandian air panas cikundul ini. Setahun lalu ketika saya kesana bersepeda, pemandian ini tampak cukup kumuh, belum ada yang bisa membuat mata saya terpana karena yang ada hanyalah sebuah kolam air panas yang tidak begitu besar dan satu kolam air dingin yang ukurannya cukup besar. Disertai beberapa kamar berendam dan juga beberapa penginapan yang sepertinya sudah cukup berumur. Ketika itu saya beberapa kali berpikir, kok bisa potensi sebagus ini tapi kurang terurus, padahal ini bisa menjadi sesuatu yang bisa berkali-kali lebih wah dari yang ada waktu itu.

Sebagai pengunjung, waktu itu saya memang belum bisa apa-apa selain menikmati yang sudah tersedia, dan sekarang pun saya masih belum bisa berbuat banyak untuk pemandian air panas cikundul selain mereview dan nanti sedikit memberikan masukan untuk mempercantik lagi potensi wisata ini.

Kekumuhan destinasi wisata tersebut ternyata kini sudah semakin dibenahi, hari minggu kemarin (29 mei 2018), saya berkesempatan untuk mengikuti kegiatan di pemandian air panas cikundul, saya mendapatkan info dari kuncen sukabumi today yaitu Kang Gery, sehingga saya bisa mendapatkan bahan untuk menulis artikel ini.

Dinding di salah satu bagian parkiran Pemandian Air Panas Cikundul Sukabumi
Dinding di salah satu bagian parkiran Pemandian Air Panas Cikundul Sukabumi
Tempat pemandian air panas cikundul sudah berbenah, dimulai dari parkiran dan pintu masuk pun sudah terasa sentuhan seninya,  beberapa fasilitas baru sudah terlihat ketika saya masuk lebih dalam lagi yaitu ke area pemandian air panas, salah satu pinggir kolam kini sudah dibuatkan atap dengan desain tradisional, ada juga ornamen dan tulisan cikundul yang menawan dan cocok buat berselfie

Bagi yang tidak takut ketinggian, disediakan pula spot berselfie dan bisa juga untuk menikmati keindahan alam, spot tersebut berada diatas pohon dengan ketinggian sekitar 7 meter. 

Nyobain groufie bareng kang Afrizal ( Blogger bandung pemilik situs www.afrizal69.com )
Bagi yang mau botram atau sekedar berduduk santai, disediakan juga gazebo si leugeut teureup dengan desain yang menarik disertai tempat selfie yang ciamik.

Gazebo Si Leugeut Teureup
Beranjak kesebelah atas didekat kolam dingin, kini ada saung kamonesan yang bisa digunakan untuk pertunjukan komunitas. Di dekat kolam dingin juga gazebonya sangat besar.

Kolam air dingin Cikundul beserta gazebonya
Kolam air dingin Cikundul beserta gazebonya
Itulah beberapa pengembangan dari pemandian air panas cikundul yang sangat saya apresiasi, dengan diadakannya pengembangan ini tentunya akan lebih memanjakan para pengunjung sehingga diharapkan akan lebih banyak lagi pengunjung yang datang ke area wisata ini.

Usulan Penambahan Beberapa Fasilitas Baru

Selain dari pengembangan yang sudah dilakukan, nampaknya saya masih mempunyai unek-unek yaitu beberapa usulan yang diperkirakan akan membuat pemandian air panas cikundul ini lebih waw. Beberapa usulan tersebut diantaranya:

1. Ditambahkan Satu Kolah Air Panas Lagi Khusus Anak-Anak

Dengan beberapa perombakan nampaknya bisa ditambah lagi satu kolam untuk anak-anak
Dengan beberapa perombakan nampaknya bisa ditambah lagi satu kolam untuk anak-anak
Kolam khusus anak-anak ini sebaiknya mempunyai suhu air yang tidak terlalu panas dan kedalaman yang tidak terlalu dalam. Karena kolam air panas saat ini baru satu dan kalau pagi-pagi suhunya sangatlah panas meski buat orang dewasa, selain itu kedalamannya juga lumayan kalau bagi anak-anak. Dengan ditambahkannya kolam khusus anak ini saya yakin jumlah pengunjung akan iku meningkat, karena sekarang sudah jamannya diadakan kawasan atau taman ramah anak.

2. Perbanyak Spot Berselfie

Diabad yang sudah serba modern ini, jumlah pengguna medsos terutama instagram terus meningkat, hampir semus orang terutama muda-mudi pasti butuh eksistensi. Banyak dari mereka yang datang ke suatu tempat wisata buka hanya karena ingin menikmati tempat wisata tersebut, tetapi mereka ingin juga berfoto sehingga bisa memajang fotonya di instagram. Nah dengan diperbanyaknya spot foto yang unik dan menarik tentunya akan menjadi magnet tersendiri bagi pengunjung.

3. Penambahan Perosotan dan Water Boomb di Kolam Dingin

Perosotan dan waterboomb bukanlah hal yang aneh di sebuah kolam renang, jadi ga ada salahnya kan kalau di cikundul juga ditambahkan itu. Bahkan pastinya akan lebih membuat pengunjung senang dan banyak yang akan tertarik untuk bermain disana.

4. Pembuatan Flying Fox

Mungkin usulan ini terlalu mengada-ada, tapi kalau diadakan yang pasti lebih seru.
Area disekitaran kolam air panas bisa dimanfaatkan untuk ini, flying fox bisa dibuat melintasi bagian atas kolam air panas. Dengan suasana yang berada dipinggir sungai besar, tentunya akan memberikan kesan tersendiri yang berbeda dari flyingfox yang lain.

5. Pemisahan Antara Ruangan Ganti Laki-Laki dengean Ruangan Ganti Perempuan

Ini salah satu yang saya soroti waktu beberapa kali berkunjung kesana, sampai waktu kemarin berkunjung kesanapu nampaknya ruang ganti baju masih belum dipisahkan. Untuk beberapa orang mungkin tidak mempermasalahkan ini, tetapi secara etika juga sebaiknya ruangan ganti itu dipisah, sehingga menjadi lebih aman dan nyaman.

Itulah sedikit usulan dari saya, kalau saya perkirakan sih ini bukan suatu yang susah bagi pemkot, buktinya membuat santasea yang begitu megah aja bisa, pasti dong terus membenahi kolam air panas cikundul juga bisa.

Kalau punya tanggapan untuk artikel ini, sahabat bisa menyampaikannya di kolom artikel.



Inisukabumi.com - Sahabatku, Kota Sukabumi sebagai kota yang "peka" terhadap potensi wisata yang ada di daerahnya sudah memiliki Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kota Sukabumi (Ripparda) 2017-2025 yang kemudian disahkan melalui Peraturan Daerah Kota Sukabumi Nomor 14 Tahun 2016 tentang Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Kota Sukabumi Tahun 2017-2025. Dalam rapirda tersebut terdapat tiga Kawasan Strategis Destinasi Pariwisata (KSPD) yang salah satunya adalah Kawasan Wisata Cikundul yang meliputi Kawasan Agroeduwisata Cikundul dan Pemandian Air Panas Cikundul.

 7 Potensi Wisata Yang Ada di Cikundul Sukabumi
Taman Pemandian Air Panas yang sudah ditata kembali
Saat artikel ini ditulis, pemerintah Kota Sukabumi beserta pihak-pihak terkait sedang mengupayakan pengembangan Kawasan Wisata Cikundul, didalam kawasan ini terdapat sekitar tujuh potensi wisata yang bisa dikembangkan. Berikut adalah Tujuh Potensi Wisata Yang Ada di Cikundul Sukabumi.

1. Taman Pemandian Air Panas (TPAP) Cikundul

Lanscape Pemandian Air Panas Cikundul
Lanscape Pemandian Air Panas Cikundul
 TPAP Cikundul ini dikelola oleh Bidang Pariwisata Disporpar Kota Sukabumi, selain pengembangan pemandian air panas yang menjadi daya tarik utamanya, saat ini juga sudah dibangun spot-spot selfie dan gazebo yang diharapkan bisa menarik kunjungan dari kalangan muda.

Selain itu sedang didorong juga aktivitas ekonomi kreatif Kota Sukabumi dengan adanya Panggung Kamonesan.  Ada juga "Pasar Cikundul" yaitu sebuah pasar wisata kuliner jadul dan kerajinan masyarakat serta atraksi wisata khas yang sedang dirintis dan diujicoba serta akan dipromosikan secara digital dalam skala global.

2. Sebuah Gang yang Dihiasi dengen Berbagai Lukisan 3D dan Warna Warni

Gang ini berada di RW 09 tepatnya disamping Masjid Qubatul Islam
Mancing mania, mantaps
Gang ini berada di RW 09 tepatnya disamping Masjid Qubatul Islam. Saat saya dan teman-teman blogger berkunjung ke gang ini, baru sebagian gang yang dihiasi lukisan. Nampak beberapa lukisan 3D mulai dari area bawah yang dilukis ala-ala sungai yang lengkap dengan ikan-ikannya, ada juga lukisan air terjun, kandang bebek, tempat pemancingan dan lain sebagainya.

3. Bumi Perkemahan Bina Bumi Pakujajar Cikundul

Salah satu spot di Bumi Perkemahan Bina Bumi Pakujajar Cikundul
Salah satu spot di Bumi Perkemahan Bina Bumi Pakujajar Cikundul
Bumi perkemahan ini dikelola oleh Kwarcab Pramuka Kota Sukabumi, dengan suasana alam yang masih asri dan juga sumber air yang sudah tersedia dipuncak bukit, kawasan ini memang cocok untuk berkemah. Selain itu sudah dilakukan juga pembenahan infrastruktur kelengkapan berkemah dan kegiatan outdor lainnya.

4. Kawasan Agroeduwisata Cikundul (KAC)

Teman-teman blogger ketika berkunjung ke KAC
Kawasan ini berada dibawah pengelolaan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, Perikanan dan Peternakan Kota Sukabumi. Dengan akses jalan yang sudah mulus membuat kawasan ini mudah diakses. Sejak dua tahun kebelakang, kawasan ini juga sudah banyak menjual paket wisata edukasi agro untuk siswa/siswi di sekitar Sukabumi.

Contoh pemanfaatkan sampah botol plastik sebagai pot tanaman hidroponik
Untuk KAC sendiri berisi berbagai macam tanaman yang ditanamh dengan berbagai macam teknik penanaman juga, seperti teknik penanaman organik, hidroponik, hingga aquaponic juga ada. Untuk pompa sirkuliasi airnya juga beberapa sudah menggunakan panel surya sebagai penyuplai listriknya. Selain berbagai macam tanaman dan teknik penanamannya terdapat juga kandan kelinci dan domba yang sangat cocok untuk diperkenalkan kepada anak-anak.

Lanscape peternakan sapi di KAC
Selain berbagai macam teknik penanaman, ada juga berbagai macam peternakan seperti peternakan sapi dan domba beserta pengolahan kotorannya menjadi gas yang bisa digunakan untuk memasak.

5. Taman Hutan Kota Kibitai

Rindangnya hutan kota Kibatai
Rindangnya hutan kota Kibatai
Taman Hutan ini berada dibawah pengelolaan Dinas Lingkungan Hidup Kota Sukabumi. Dengan luas sekitar tiga hektar saat ini sudah membuka diri sebagai kawasan edukasi kepada kelompok-kelompok masyarakat.

6. Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Cikundul

Metania Cafe, Salah satu spot di TPA Sampah Cikundul yang memanfaatkan gas metan sebagau bahan bakarnya
Metania Cafe, Salah satu spot di TPA Sampah Cikundul yang memanfaatkan gas metan sebagau bahan bakarnya
TPA ini berada dibawah pengelolaan Dinas Lingkungan Hidup Kota Sukabumi, dengan pengelolaan yang cukup bagus membuat kawasan ini rapi dan juga asri. TPA ini sudah tidak kumuh lagi seperti TPA lain pada umumnya, bahkan mulai 31 Desember 2017 sudah dilaunching Cafe Metania yang menyajikan makanan dan minuman yang menggunakan metan sebagai bahan bakarnya.

7. Makam Eyang Cikundul

Inilah makam Eyang Cikundul
Inilah makam Eyang Cikundul
Eyang Cikundul disinyalir sebagai tokoh yang pertama kali membangun pemukiman di Cikundul, saat ini makamnya dikelola oleh masyarakat sekitar, dan pada saat-saat tertentu makam ini suka dikunjungi oleh peziarah dari luar kota.


Itulah 7 Potensi Wisata Yang Ada di Cikundul Sukabumi, artikel ini masih belum membahas lebih spesifik terhadap poin-poin destinasi wisatanya, karena saya anggap artikel ini sebagai artikel pembuka. Di artikel selanjutnya saya akan coba mereview ketujuh destinasi wisata tersebut, jadi jangan bosan-bosan berkunjung ke situs ini ya.



Inisukabumi.com - Sahabatku, alhamdulillah hari ini saya masih diberikan kesehatan sehingga masih bisa berolah raga dan juga berbagi pengalamannya di blog ini. Setelah sekian lama saya tidak bersepedahan jauh, hari ini saya coba lagi bersepedah dengan rute yang lumayan bikin napas cepat. 

Bersepedahan Ke Situ Batu Karut Sukabumi di Hari Libur
Bersepedahan Ke Situ Batu Karut Sukabumi di Hari Libur, Seru Juga!
Karena sekarang saya tinggal di daerah Warudoyong - Margaluyu, akhirnya saya putuskan untuk ngegoes sepeda saya ke Situ Batu Karut. Rutenya tidak terlalu jauh sih, palingan setengah jam lebih juga sampai, tetapi medannya lumayan juga karena banyak tanjakan dan juga jalannya masih banyak yang kurang baik.


Sebelum berangkat, tak lupa saya minta istri untuk melakukan sesi pemotretan dahulu, soalnya kalau selfie pasti berantakan. Wkwkwk

Bersepedahan Ke Situ Batu Karut Sukabumi di Hari Libur
Foto resmi dulu dari depan

Bersepedahan Ke Situ Batu Karut Sukabumi di Hari Libur
Lalu foto resmi dari samping
Kalau sudah selesai sesi pemotretan, ya tinggal berangkat. Tak lupa membawa air minum dan juga sedikit uang buat jaga-jaga dikala lapar melanda.

Bersepedahan Ke Situ Batu Karut Sukabumi di Hari Libur
Gunung Gedenya nampak besar, da emang besar banget ya.

Bersepedahan Ke Situ Batu Karut Sukabumi di Hari Libur
Nyampe juga nih di Situ Batu Karut

Bersepedahan Ke Situ Batu Karut Sukabumi di Hari Libur
Nih bisi sepedanya kurang jelas :D

Bersepedahan Ke Situ Batu Karut Sukabumi di Hari Libur
Indah juga ya Gunung Gedenya
 

Bersepedahan Ke Situ Batu Karut Sukabumi di Hari Libur
Untungnya saya diperbolehkan bawa sepeda mengelilingi pinggiran situ, kalau ke tengah situ sih pasti kelelep

Bersepedahan Ke Situ Batu Karut Sukabumi di Hari Libur
Nih foto dari hulu situ

Bersepedahan Ke Situ Batu Karut Sukabumi di Hari Libur
Sekarang foto di tempat favorit para pengunjung

Bersepedahan Ke Situ Batu Karut Sukabumi di Hari Libur
Ini lebih jauhan lagi jaraknya biar lebih luas


Bersepedahan Ke Situ Batu Karut Sukabumi di Hari Libur
Biar pada percaya saya kesitu, ini atuh buktinya.. Hehe :P
Puter-puter sepedahan di sekitaran situ Batu Karut ternyata belum ada satu pun pengunjung yang datang menggunakan sepeda sepertu saya, mungkin masih pagi kali ya?. Daripada pulangnya kesiangan terus keburu panas banget terik mataharinya, akhirnya saya putuskan untuk pulang aja deh.

Baca Juga : Tak Perlu Jauh-Jauh Bersepeda, Karena Menjelajahi Kampung Sebelah Juga Indah

Pas pulang ternyata perut udah nyanyi keroncong alias keroncongan, dan kebetulan ada tukang Mie Ayam yang jualan di saung pinggir jalan, mantap pisan deh.

Bersepedahan Ke Situ Batu Karut Sukabumi di Hari Libur
Isi tenaga dulu dengan mengkonsumsi Mie Ayam :D

Oke sob, itulah sedikit curhatan dari kegiatan saya di hari libur ini, barangkali sobat ada juga yang mau sepedahan ke Situ Batu Karut, silahkan saja da ga ada yang ngelarang. Wkwkwk
Diberdayakan oleh Blogger.