Tampilkan postingan dengan label Bahari. Tampilkan semua postingan

Inisukabumi.com - Sahabatku, kalian pasti sudah tidak asing lagi dengan nama Geopark Ciletuh Pelabuhanratu, Geopark yang kini menjadi primadona di Jawa Barat ini memang menyajikan keragaman yang sangat luar biasa, baik dari segi keragaman geologi, keragaman hayati dan juga keragaman budaya.

Di artikel ini saya akan sedikit berbagi informasi tentang salah satu keragaman geologi yaitu tentang beberapa pulau kecil yang berada dikawasan Geopark Ciletuh. Berikut adalah empat pulau kecil yang berada di Geopark Ciletuh Pelabuhanratu:

1. Pulau Karang Daeu

Pulau Karang Daeu, FOTO: RON AGUSTA
Pulau Karang Daeu, terletak di pantai Cikalapa, desa Girimukti. Pulau ini berbentuk unik seperti kelinci merunduk atau anjing pudel berbaring. Pulau ini dapat di akses dengan perahu sekitar 5 menit dari pantai Palangpang, dan pada saat surut, pulau ini dapat di akses berjalan kaki dari pantai Cikalapa. Secara geologi, terdiri atas batuan sedimen Formasi Ciletuh yang memiliki struktur sedimen sekuen Bouma.

2. Pulau Manuk

Pulau Manuk FOTO: MEGA FATIMA ROSANA
Pulau bebatuan di desa Mandrajaya ini dapat di capai sekitar 1 menit dari pulau Mandra. Pulau dengan luas kurang dari 200 m2 sering di penuhi oleh burung camar.


3. Pulau Kunti

Pulau Kunti FOTO: RON AGUSTA
Berada di ujung barat Gunung Badak desa Mandrajaya, pulau Kunti dapat ditempuh berjalan kaki kira-kira 25 menit dari pantai Cikadal, atau dengan perahu selama 10 menit dari muara Ciletuh.


4. Pulau Mandra

P Mandra FOTO: RON AGUSTA
Pulau dengan luas kurang dari 1 km2 ini terletak di desa Mandrajaya. Akses menuju pulau sekitar 3 menit dengan perahu dari muara Sungai Ciletuh. Pulau ini populer sebagai tempat memancing bagi penduduk lokal.


Sumber : 

Keyword : 
Geopark Ciletuh, Kab Sukabumi, Wisata, Pulau Karang Daeu, Pulau Manuk. Pulau Kunti, Pulau Mandra, Pulau Kecil Geopark Ciletuh



Inisukabumi.com - Sahabat-sahabatku semua, apakah sahabat bingung mau berlibur kemana dikala waktu liburan datang? Sahabat sekarang tak perlu bingung lagi mencari tempat liburan, karena 12 destinasi wisata di Sukabumi ini akan memberikan nuasan yang begitu mengagumkan.

1. Situ Gunung Sukabumi, Indahnya Danau Diantara Gunung dan Pepohonan


Situ Gunung terletak di kaki Gunung Pangrango, Kecamatan Kadu Dampit lebih kurang 16 Km sebelah Barat laut kota Sukabumi, dengan luas 120 ha dan ketinggian 850 M dpl. Jalan berkelok, diantara pohon Pinus dan Damar mengantar sahabat memasuki area danau Situ Gunung, sambil merasakan sejuknya udara gunung, Sahabat dapat berjalan-jalan mengitari danau, melihat canda ria fauna yang ada seperti lutung, monyet, surili dan satwa lainnya. Untuk sahabat yang hobi memancing, disini sering diadakan perlombaan memancing.

2. Dinginnya Air Itu Terasa di Curug Sawer Sukabumi


Kalau sahabat pernah berkunjung ke Situ Gunung, sahabat  pasti tahu air terjun yang manis satu ini. Ini karena air terjun ini masih berada dalam Kawasan Wisata Situ Gunung – Taman Nasional Gede-Pangrango (TNGP). Untuk menempuhnya sahabat membutuhkan perjuangan dan semangat khusus selain karena medannya yang menantang, jaraknya juga relatif jauh dari wisma yang ada di Situ Gunung.

Disini sahabat akan merasakan suasana sejuknya alam dengan suara gemuruh air tejun, kicawan burung dan cahaya matahari yang menerobos pepohonan akan membuat sahabat mengerti bagaimana rasanya ketenangan alam.

Jika sahabat berminat, silakan catat alamatnya. Curug ini terletak di Desa Gedepangrango, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Propinsi Jawa Barat. Saya sarankan untuk mengunjunginya pada pagi hari tepat ketika sinar mentari menembus lembah-lembah dan bersinar di atas curug ini

3. Mau Berkumpul Bersama Keluarga Ataupun Sahabat, Salabintana Bisa Menjadi Tempatnya


Lokasi yang strategis di kaki Gunung Gede Pangrango sudah tentu menawarkan pemandangan alam yang akan memanjakan anda. Hamparan rumput yang hijau, menjulangnya pepohonan, dan pemandangan langsung ke Gunung Gede Pangrango, dan jangan lewatkan untuk menelusuri keindahan kebun teh yang terdapat di Selabintana.

Dengan jarak sekitar 7 Km dari pusat kota sukabumi, dan dengan luas sekitar 500m persegi menjadikan selabintana tujuan wisata yang cocok untuk anda dan keluarga.

4. Ingin Tahu Indahnya Air Terjun Yang Sebenarnya? Air Terjun Cikaso Jawabannya

Indahnya Air Terun Cikaso via sobatpetualang.com
Air Terjun Cikaso memiliki ketinggian hampir 80 meter, dan lebar tebing 100 meter. Dihiasi bebatuan besar dan pepohonan serta lumut semakin menambah keasrian Air Terjun Cikaso. Di sini sudah tersedia warung-warung makan serta toilet.

Bagi pengunjung yang suka berburu foto tempat ini sangat cocok, karena efek cahaya matahari yang menembus melalui rerimbunnya pepohonan semakin membuat indahnya curug ini. Sebaiknya mengunjungi curug saat musim hujan, karena volume air yang melimpah semakin membuat uniknya Air Terjun Cikaso ini.

5. Menikmati Indahnya Pantai Ketika Surut Itu Ya Di Pantai Ujung Genteng


Untuk menuju Ujung Genteng, Sahabat bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun umum. Jika Sobat menggunakan kendaraan umum, tujuan pertama adalah terminal Sukabumi dan carilah angkutan kota menuju terminal Lembur Situ. Setelah itu, Sobat bisa menggunakan bus atau elf jurusan Surade.

Sesampainya di Terminal Surade, Sahabat bisa naik angkot warna merah jurusan Ujung Genteng. Jika anda menggunakan kendaraan pribadi, silakan langsung dari sukabumi menuju Ujung Genteng yang ditempuh selama 3-4 jam perjalanan.

Ujung Genteng adalah alam liar yang sungguh mempesona yang dimiliki oleh Indonesia. Sayangnya, ada beberapa tempat di sana yang kurang terawat dan kurangnya fasilitas-fasiltas pendukung. Banyak jalanan yang menuju Pantai Pangumbahan, Pasir Putih, dan Pantai Ombak 7 yang masih belum di aspal. Namun, hal ini mennjukan bahwa pantai-pantai itu masih alami. Ingat, mesin ATM juga tidak ada di sana lho!

6. Menikmati Deburan Ombak Di Pantai Karang Hwau

Menikmati Deburan Ombak Di Pantai Karang Hau
Indahnya pantai Karang Hau via initempawisata.com
Karang hawu begitulah panggilan untuk pantai yang indah ini, bila anda jalan jalan ke Pelabuhan Ratu rasanya ada yang kurang bila tidak berkunjung ke pantai karang hawu, masyarakat setempat beranggapan bahwa lokasi ini dipercaya sebagai lokasi singgasana bagi Lara Kadita, putri Prabu Siliwangi, atau yang lebih populer dengan Nyi Roro Kidul. Persisnya dan singgasananya  terletak di atas bukit karang yang menjorok ke lautan lepas Samudra Hindia.

Bila anda berkunjung kesana anda akan melihat tebing yang menjorok ke laut, dan banyak karang berlubang dibawahnya, sehingga masyarakat setempat memberikan nama pantai karang hawu, pantai yang jernih dan sejuk cocok buat anda yang ingin menghilangkan rasa penat di dada untuk  berdiam diri disana sambil menghirup udara segar.

Pesona alam pantai Karanghawu dengan debur ombaknya saat membentur tebing dan akan merasakan ada tantangan untuk Anda nikmati. Selain itu, Pantai Karanghawu menawarkan panorama alam yang sangat eksotik, dengan udaranya yang sejuk, karang-karang yang memagari pantai, serta hamparan pasirnya yang luas dan lembut. Berbagai aktivitas dapat Anda lakukan di sini, seperti berenang dan memancing yang sering dilakukan setiap pagi dan menjelang sore, serta aktivitas berselancar.

7. Melihat Indahnya Alam Dengan View 360 Derajat Itu Ya Dari Gunung Sunda Sukabumi


Gunung Sunda ini berada tepat di Kampung Jambelaer, Desa Padaasih, Kec Cisaat Kab. Sukabumi. Hanya berjarak sekitar 3 KM dari alun-alun cisaat, dan bisa ditempuh menggunakan sepeda motor ataupun mobil, karena jalannya sudah menggunakan aspal. Gunung Sunda ini juga cukup dekat dengan Jalur lingkar selatan Sukabumi via Cibolang, sehingga kalau sobat melewati jalur ini, sobat pasti bisa melihat dengan jelas Gunung Sunda ini dari bawah.

Untuk menuju Gunung Sunda ini, sobat bisa menggunakan sepeda, sepeda motor, ataupun juga mobil. Kalau mau menggunakan jasa transportasi juga bisa, sobat bisa menggunakan jasa tukang ojek, atau juga pake angkot. Hanya saja kalau pake angkot harus carter dulu, soalnya ga ada angkot khusus menuju sana, biaya angkot juga cuman sekitar Rp.7000; per orangnya, sedangkan untuk ojek sekitar Rp.15.000;.

Di Gunung Sunda ini sahabat bisa melihat view ke segala arah tanpa halangan, hamparan sawah dan pedesaan akan bisa sahabat saksikan dari Gunung Sunda ini. Gunung Sunda ini juga berhadapan langsung dengan Gunung Gede, sehingga pemandangan alam di area bawah antara Gunung Sunda dan Gunung Gede bisa terlihat jelas.

8. Di Sukabumi Juga Ada Tempat Untuk Surfing Loh, Yaitu di Pantai Cimaja

Mau belajar surfing? ya di Pantai Cimaja aja. via tempo.co
Pantai Cimaja hanya berjarak beberapa kilometer dari kawasan wisata Pelabuhan Ratu, Sukabumi, sebelah selatan Jawa Barat. Jika bertolak dari Jakarta, perjalanan ke Cimaja membutuhkan waktu sekitar lima jam, dengan jarak tempuh sekitar 120 km. Kendati memakan waktu lama, perjalanan ke Cimaja tidaklah membosankan. Jalur yang berliku dengan pemandangan elok di sisi jalan akan membuat waktu cepat berlalu.

Berbeda dengan pantai-pantai di sekitar Pelabuhan Ratu yang ramai, pantai Cimaja cenderung lebih sepi dan bersih. Mayoritas pengunjung bukanlah para keluarga atau muda-mudi yang hendak rekreasi, melainkan para pegiat olahraga selancar air. Pun demikian, seiring meningkatnya popularitas, kini kian banyak orang-orang yang berdatangan. (readersdigest.com)

9. Panorama Alam Pantai Cibangban Sukabumi

Pantai Cibangban yang bersih via wisataliburanindo.blogspot.com
Ini dia salah satu pantai yang sayang banget kalau sahabat lewatkan. Pantai Cibangban terletak sekitar 10 km dari Inna Samudra Beach Hotel Pelabuhan Ratu Jawa Barat. disini jg terdapat banyak pengumpul dan pengrajin batu yang biasa di jadikan sebagai batu hias. Jika kita sedang berkunjung ke sukabumi jgn lupa untuk mampir ke pelabuhan ratu . bukan hanya untuk ke pantai nya saja tapi juga jangan lupa untuk melihat pemandangan indahnya pantai Cibangban yang terlihat dari atas jalan utama Cisolok-Cibareno.

Dari atas Jalan utama terlihat air nya yang jernih di hiasi oleh perahu para nelayan. terlebih jika kita melihat pemandangan pantai ini pada malam hari akan terlihat kelap kelip lampu petromak ynag menghiasi dan menambah indah pemandangannya.
Selain itu pada siang hari ketika musim ikan kecil tiba banyak sekali para nelayan yang berkumpul di sisi pantai Cibangban untuk menangkap ikan. Ombaknya yang tidak begitu besar dengan pantai yang relatif landai bisa jg di jadikan tempat untuk berenang.
Jadi buat anda yang menyukai traveling  jangan lewatkan untuk mampir ke tempat indah ini 


10. Ingin Merasakan Nuansa Jalan-Jalan Yang Lebih Berbeda dan Menantang? Ke Gua Siluman Buniayu Saja

Yang bikin jantung berdetak lebih cepat itu yan di Gua Buni Ayu. via paketwisataliburan.net
Sebuah goa alami menunggu untuk sahabat telusuri. Sahabat dapat menikmati keindahan alam dan hawa pengunungan yang masih sejuk, dan juga dapat melihat keluarnya air yang sangat jernih dari dalam bebatuan. Jangan lupa untuk masuk dan menikmati bagian dalam goa di mana pemandangan dan bebatuan yang ada tampak sangat indah. Tantanglah juga diri sahabata dengan aktivitas caving merupakan kegiatan utama di goa ini lengkap dengan beberapa tingkat kesulitan. Lokasinya  Desa Kertaangsana, kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi 

11. Sejuta Pesona Dari Geopark Ciletuh

Indahnya Geopark Ciletuh | Foto hasil jepretan kang Dedi Suhendra | @d3d1s
 Di Ciletuh inilah, terdapat kelompok bebatuan berumur paling tua di Pulau Jawa. Keberadaan taman bumi (geopark) menjadikan daerah ini sangat unik dan langka secara geologi.

Selain di tempat ini, masih ada dua tempat serupa di Pulau Jawa. Yakni di Karangsambung, Kebumen yang telah diresmikan sebagai cagar alam geologi serta di Bayat, Klaten, Jawa Tengah.

Batuan yang tersingkap di permukaan Ciletuh memperlihatkan pemandangan yang sangat eksotis, baik dari segi komposisi batuannya maupun dari segi alamnya. Ini menjadikan Ciletuh sangat unik dan menarik buat dikunjungi dan dipelajari.

Gugus batuan di sini yaitu batuan bancuh yang berumur pra-tersier atau zaman kapur sekitar 55 juta hingga 65 juta tahun lalu, kandungan fosil, proses, dan bentang alam, serta proses geotektonik yang jarang ditemukan. Semua itu merupakan bukti proses alam khususnya geologi yang dapat diunggulkan dan dibanggakan Provinsi Jabar.

Geopark Ciletuh ini memiliki karakteristik yang khas, unik, sekaligus langka. Kawasan ini memperlihatkan dua penggalan kerak bumi yang berbeda sifatnya karena tersusun dari batuan yang berasal dari lempeng samudera dan lempeng benua. Adapun singkapan batuan atau fenomena lainnya dapat ditemukan di daerah komplek Gunung Beas, Gunung Badak, dan Gunung Citireun.
Informasi lengkap tentang geopark ciletuh, silahkan kunjungi website resminya http://ciletuh.com/

Baik sahabatku, itulah 11 Destinasi Wisata Keren di Sukabumi yang bisa sahabat kunjungi ketika waktu liburan tiba. Bagi sahabat yang ingin tahu lebih lengkap tentang wisata apa saja yang ada di sukabumi, silahkan pilih menu wisata di blog ini dan silahkan nikmati informasi yang telah saya sediakan.

Hastag Terkait:
#Wisata #Alam #Gunung #Pantai #Sukabumi

Pantai Ujung Genteng

Pantai Ujung Genteng, Sukabumi
Pantai Ujung Genteng, Sukabumi
Tinjauan

Keindahan pantai selatan menanti Anda dimana debur ombak ditemani cakrawala bersih dan pasir putih menyuguhkan keterasingan yang mengasyikkan. Ujung Genteng menyajikan simfoni alam yang menentramkan dan melerai segala kepenatan. Sapalah keindahannya dalam kombinasi debur ombak dan spektrum langit dan laut yang beradu biru.

Lokasi Pantai Ujung Genteng berada di wilayah Pantai Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi dengan jarak tempuh sekitar 220 km dari Jakarta dan 230 km dari Kota Bandung, serta 120 km dari kota Sukabumi.  Selain jalannya cukup mulus juga terdapat beberapa jalur alternatif serta sarana angkutan umum yang memadai menuju tempat tujuan. 

Ujung Genteng letaknya memang cukup jauh tetapi keindahannya sungguh lengkap hingga membuatnya begitu dekat dengan hati Anda. Butuh kesabaran untuk sampai ke tempat ini. Sebelum sampai garis pantainya, Anda harus melalui jalan berkelok-kelok namun ketika kaki menginjak garis pantainya maka riak ombak Samudera Hindia akan membuat Anda melupakan kelelahan. Karang-karang yang terhampar luas bersama pasir putih yang menyilaukan mata membuat hati terpesona kemolekannya.

Di sinilah Anda akan menikmati jernihnya air laut dan pantai yang bersih. Di pantai ini pula Anda bisa ikut nelayan menangkap lobster. Walaupun menghadap ke Samudera Hindia namun ombaknya yang besar tak membahayakan karena lebih dulu pecah berserak terhalang gugusan karang laut di depan bibir pantai. Tempat ini akan memanjakan Anda dengan alam dengan pantai yang indah, aman, dan nyaman.

Dengan panjang garis pantai sekitar 16 km mengarah ke Barat menjadikan Ujung Genteng sebagai obyek wisata terindah sepanjang pesisir pantai selatan. Keindahannya tak kalah dari Pantai Pelabuhan Ratu yang telah lebih dulu terkenal.

Di Ujung Genteng, selain deburan ombak yang menggulung, batu karang yang terjal, dan pasir putih yang terhampar luas, ada juga Muara Cipanarikan. Muara ini tempat bertemunya Sungai Cipanarikan yang membelah Suaka Marga Satwa Cikepuh dengan air laut. Sebelum masuk ke laut, air sungainya berbelok-belok membentuk alur yang menyerupai ular yang sedang berjalan, sehingga terbentuk hamparan pasir yang sangat luas.

Tidak sedikit wisatawan yang datang dari luar wilayah Kabupaten Sukabumi seperti Jakarta, Bogor, Bandung dan sebagainya. Mereka datang berombongan dengan menggunakan kendaraan sepeda motor (touring). Hal ini mengingat dengan bersepeda motor sepanjang perjalanan menuju tempat wisata ini melewati tempat-tempat yang memiliki pemandangan yang luar biasa indah. Rute Sukabumi, Palabuhan Ratu, Cigaru merupakan rute favorit bagi rombongan touring wisata ini. Dari Cisarakan Anda dapat menikmati lanskap yang luar biasa dan hamparan pesisir pantai Palabuan Ratu yang terlihat jelas.

Pada masa kolonial, Ujung Genteng merupakan dermaga bagi kapal-kapal Belanda yang berlayar di Samudera Hindia. Ketika Jepang berkuasa, memanfaatkan pantai ini untuk mengangkut hasil alam Sukabumi. Saat ini yang tersisa hanya puing-puing saja. Hanya tembok kokoh pemecah ombak dan pondasi mercusuar yang masih terlihat.


Kegiatan

Keindahan pantai ini sungguh menyegarkan, pinggang pantai yang luas sudah cukup membentangkan perasaan Anda. Bertelanjang kaki-lah dan rasakan pasir pantai menyeruap di sela jemari. Telinga Anda benar-benar disusupi hanya deburan ombak dan deru angin yang riuh rendah.

Di Ujung Genteng Anda dapat  melihat langsung penyu hijau (Chelonia mydas) tepatnya di pantai Pangumbahan. Setiap kali bertelur, seekor penyu bisa menghasilkan 100 butir telur. Biasanya penyu yang akan bertelur naik ke darat malam hari untuk membuat lubang. Peristiwa bertelurnya penyu merupakan pertunjukkan yang sangat ditunggu-tunggu pengunjung. Di tempat ini terdapat empat jenis penyu endemik Ujung Genteng. Namun, habitat mereka mulai berkurang, hanya Penyu Hijau yang sering dijumpai bertelur. Bila Anda ingin menyaksikan penyu bertelur disarankan jangan membuat keributan, karena hal ini akan membuat penyu enggan bertelur. Setelah penyu bertelur dengan bantuan senter dan tongkat Anda dapat menggali lubang tempat bertelurnya. Kedalamannya bisa mencapai 1 meter bahkan lebih.

Temukan lokasi berselancar di ”Ombak Tujuh” yang merupakan kawasan favorit selancar bagi wisatawan mancanegara. Sebutan Ombak Tujuh menurut penduduk karena ombaknya selalu berurutan tujuh ombak berukuran besar. Di sekitar Ombak Tujuh terdapat beberapa pulau kecil yang memiliki pantai yang jarang terjamah. 

Untuk Anda yang suka memancing maka Ujung Genteng merupakan tempat yang cocok di mana ikannya cukup banyak dan bervariasi.

Ujung Genteng juga memiliki objek wisata proses pembuatan gula kelapa oleh masyarakat setempat. Pembuatannya sederhana dengan memasang bokor untuk menampung cairan dari kembang kelapa lalu di kumpulkan dan dimasak dikuali lalu dicetak dengan potongan bambu yang ukurannya lebih besar dari ukuran gula kelapa yang ada di pasaran.

Kunjungi juga Cibuaya yaitu tempat yang sangat pas untuk berendam atau berenang. Bentuknya berupa cekungan pantai dengan kedalaman bervariasi antara 0,5 meter sampai 6 meter. Anda akan dapati di dalamnya terumbu karang yang indah dan menikmati matahari terbit dari balik hutan Cikepuh atau terbenam di ujung samudera. Bagi yang hobi mancing, Cibuaya merupakan tempat yang sangat cocok sebab ikan kakap dan krapu banyak berkeliaran di lokasi ini.

Muara Cipanarikan ada butiran pasir yang halus kerap jadi arena mainan anak-anak. Mereka berlari-larian atau membentuk gambar atau tulisan namanya sendiri. Bila Anda menelusuri sisi pantainya banyak pula dijumpai ikan-ikan hias berenang bebas di antara sela-sela karang terjal. Di muara ini banyak pula terdapat binatang laut, seperti kepiting, belibis, biawak, dan ikan-ikan muara.


Transportasi

Pantai Ujung Genteng berada di Kabupaten Sukabumi. Tempat ini dapat dicapai melalui Jampangkulon-Surade, ibu kota kecamatan yang terdekat. Kendaraan dapat dengan mudah mencapai Pantai Ujung Genteng, bahkan juga sudah terdapat angkutan umum menuju ke Ujung Genteng. 

Perjalanan menuju Ujung Genteng dapat ditempuh selama 6-8 jam, tergantung kemacetan di Sukabumi, Jalur ke arah puncak. Jalanannya beras


Kuliner

Sebagian besar warung makan di Ujung Genteng menu makanannya berbahan makanan laut. Anda bisa membeli sendiri ikan dari nelayan atau di tempat pelelangan ikan kemudian meminta tolong pada pemilik warung atau tempat kita bermalam untuk mengolahnya sesuai menu yang kita inginkan. Anda juga bisa memilih menu makanan yang sudah disediakan oleh warung-warung di sekitar Pantai Ujung Genteng.


Sumber : http://www.indonesia.travel/id/destination/612/pantai-ujung-genteng-sukabumi

Arung Gelombang di Pantai Citepus
Foto : Dinas Pariwisata Kab. Sukabumi
Ini Sukabumi - Sob, pasti sudah tahu kan tentang serunya bermain Arung Jeram, di Sukabumi juga kan ada dua tempat yang menjadi tempat bermain Arung Jeram, yaitu :


Nah ternyata, ada lagi tempat bermain dengan gelombang air, tapi bukan di sungai seperti biasanya, melainkan langsung diatas gelombang ombak laut.

Ya, permainan tersebut biasa di sebut "Arung Gelombang".
Di Sukabumi sendiri, pantai yang udah dijadikan tempat bermain Arung Gelombang adalah Pantai Citepus, jadi kalau sobat semua mau merasakan tantangan baru, Arung Gelombang ini bisa jadi solusinya.

Nah kalau sobat mau tahu tentang Pantai Citepusnya sendiri, sobat bisa membaca artikel Pantai Citepus Sukabumi

Karang Hawu
Foto : jawaindah.com


























Inisukabumi.com - Pantai Karang Hawu dikenal luas karena kisah mistisnya. Hal itu dikarenakan sebagian masyarakat menganggap pantai ini sebagai lokasi singgasana bagi Lara Kadita, putri Prabu Siliwangi, atau yang lebih populer dengan Nyi Roro Kidul. Persisnya, singgasananya terletak di atas bukit karang yang menjorok ke lautan lepas Samudra Hindia.  Sobat akan melihat karang dan tebing yang menjorok ke laut yang hingga kini masih menjadi ciri khas panorama alam di pantai ini. Disebut Karanghawu karena di area pantai ini terdapat sebuah karang yang menjorok ke laut dan berlubang di beberapa bagiannya, yang membentuk seperti tungku (yang dalam bahasa Sunda disebut ‘hawu’). Pesona alam pantai Karanghawu dengan debur ombaknya saat membentur tebing dapagt menantang untuk Sobat nikmati. Selain itu, Pantai Karanghawu menawarkan panorama alam yang sangat eksotik, dengan udaranya yang sejuk, karang-karang yang memagari pantai, serta hamparan pasirnya yang luas dan lembut. Berbagai aktivitas dapat Sobat lakukan di sini, seperti berenang dan memancing yang sering dilakukan setiap pagi dan menjelang sore, serta aktivitas berselancar (surfing). Lokasi:  Desa Cikakak, Kecamatan Cisolok.
Sumber : disparbud

Menikmati Sunset Sambil Berrmain Di Pantai
Inisukabumi.com - Pasti Kalian Semua Pernah Main ke pantai Pelabuhan Ratu mandi di pantai ataupun Main Surfing atau main boggie (papan surfing berbentuk kotak) Pasti Seru Ya


Disini Saya Akan Berbagi cerita tentang Menikmati indahnya sunset di pantai sukawayana-pelabuhan ratu...!



Dimanakah Pantai Sukawayana...???

Pantai Sukawayana Terletak Sesudah Hotel SBH  (Samudra Beach Hotel)sebutan orang sana hotel SBH :D Hotel Tempat Nyiroro Kidul Gan Kalo Agan Ga tau Hotel SBH :)

Kembali Lagi Ke Bahasan Sesudah Melewati Tanjakan Nanti Ada jembatan Lewati jembatan itu lalu belok kiri gan disitu keliatan ada lapang bola tinggal masuk saja.....!

Agan-Agan Semua Bisa Main Bola Di pantai Situ Sama Orang Pribumi Atau Pun Mandi  Tenang aja gan Orang Sana pada ramah ko termasuk saya :) heheheh dan agan Juga Bisa Melihat Ikan-Ikan Di sebelah Barat Di Batu-Batu...!

Menikmati Sunset

Kapan Melihat Sunset nya...??
Sunset Akan Kelihatan sekitar pkl 17.30 gan kalo cuaca cerah agan bisa melihat sunset dengan jelas kalo mendung ya agan cuma bisa lihat awan hitam saja :D
Kalo Mau Lebih Jelas Lagi Melihat Sunset Silahkan Datang saja ke pantai karang papak gan letaknya sebelum pantai karang hawu
terima kasih semoga membantu :)





Inisukabumi.com - Sob, semuanya pasti pada tahu kan tentang Pantai Pelabuhan Ratu. Tapi ada satu tempat lagi di daerah pelabuhan ratu yang mungkin hanya sebagian orang saja yang mengetahuinya, namanya adalah "Pantai Cimaja".
Pantai ini sangatlah berbeda dengan pantai-pantai lain yang ada di daerah sukabumi, so'alnya pantai ini memiliki ombak yang tinggi, sehingga kurang cocok untuk berenang. Namun dibalik tingginya ombak-ombak disana, terdapat suatu potensi wisata yang sangat dahsyat, yaitu untuk berselancar.

Ya, pantai ini memang sangatlah indah, ditambah airnya yang jernih dan bersih dari sampah, sehingga tidak heran kalau pantai ini disebut "Surganya Para Pesellancar".
Ini bukan hanya teori atau pun satement saya, karena faktanya, setiap hari selalu ada wisatawan asing yang berselancar di pantai ini. 
Mungkin untuk warga Sukabumi sendiri pantai ini kurang mengasikan, karena kurang cocok untuk berenang bebas. Tapi beda halnya untuk para peselancar, mereka akan merasa berada di surga dunianya.

Pantai Cimaja, Bali-nya Sukabumi

Dengan panorama yang indah desertai deburan ombak yang tinggi dan jernih, pantai ini pun sering dijuluki "Bali-nya Sukabumi".
Selain untuk berselancar seperti biasanya, pantai ini pun kerap kali dijadikan tempat untuk Kompetisi Selancar, khususnya Jawabarat, sehingga tidak aneh kalau sering dijuluki Bali-nya Sukabumi.

Untuk sobat semua yang belum bisa berselancar, tenang aja, disana kita bisa kursus kilat ko, dengan pemandu yang sudah propesional, dijamin sobat semua pasti buisa berselancar, jadi jangan khawatir ya :)

Kalau misalkan nanti kesorean disana, tenang aja, banyak ko penginapan ataupun hotel yang pastinya keren dan nyaman.
Jadi kalau misalkan ada waktu dan kesempatan, mending nyempetina aja ya main ke pantai ini, dijamain ga bakalan nyesel deh :)

Pantai Cibangban




























Inisukabumi.com - Sukabumi memang dianugrahi dengan sederetan pantai yang sangat indah, banyak sekali pantai yang bisa kita kunjungi di Sukabumi, dan salahsatu pantai yang sayang jika dilewatkan adalah  Pantai Cibangban. 

Pantai Cibangban terletak sekitar 10 km dari Inna Samudra Beach Hotel Pelabuhan Ratu Jawa Barat. disini jg terdapat banyak pengumpul dan pengrajin batu yang biasa di jadikan sebagai batu hias. Jika kita sedang berkunjung ke sukabumi jgn lupa untuk mampir ke pelabuhan ratu . bukan hanya untuk ke pantai nya saja tp juga jangan lupa untuk melihat pemandangan indahnya pantai Cibangban yang terlihat dari atas jalan utama Cisolok-Cibareno.

Dari atas Jalan utama terlihat air nya yang jernih di hiasi oleh perahu para nelayan. terlebih jika kita melihat pemandangan pantai ini pada malam hari akan terlihat kelap kelip lampu petromak ynag menghiasi dan menambah indah pemandangannya.
Selain itu pada siang hari ketika musim ikan kecil tiba banyak sekali para nelayan yang berkumpul di sisi pantai Cibangban untuk menangkap ikan. Ombaknya yang tidak begitu besar dengan pantai yang relatif landai bisa jg di jadikan tempat untuk berenang.
Jadi buat anda yang menyukai traveling  jangan lewatkan untuk mampir ke tempat indah ini .ok

Inisukabumi.com -  Ini dia salah satu pantai yang sayang banget kalau kawan-kawan lewatkan. Pantai Cibangban terletak sekitar 10 km dari Inna Samudra Beach Hotel Pelabuhan Ratu Jawa Barat. disini jg terdapat banyak pengumpul dan pengrajin batu yang biasa di jadikan sebagai batu hias. Jika kita sedang berkunjung ke sukabumi jgn lupa untuk mampir ke pelabuhan ratu . bukan hanya untuk ke pantai nya saja tp juga jangan lupa untuk melihat pemandangan indahnya pantai Cibangban yang terlihat dari atas jalan utama Cisolok-Cibareno.

Dari atas Jalan utama terlihat air nya yang jernih di hiasi oleh perahu para nelayan. terlebih jika kita melihat pemandangan pantai ini pada malam hari akan terlihat kelap kelip lampu petromak ynag menghiasi dan menambah indah pemandangannya.
Selain itu pada siang hari ketika musim ikan kecil tiba banyak sekali para nelayan yang berkumpul di sisi pantai Cibangban untuk menangkap ikan. Ombaknya yang tidak begitu besar dengan pantai yang relatif landai bisa jg di jadikan tempat untuk berenang.
Jadi buat anda yang menyukai traveling  jangan lewatkan untuk mampir ke tempat indah ini .ok.

For the English language version, please click here


Ini SukabumiKarang hawu begitulah panggilan untuk pantai yang indah ini, bila anda jalan jalan ke Pelabuhan Ratu rasanya ada yang kurang bila tidak berkunjung ke pantai karang hawu, masyarakat setempat beranggapan bahwa lokasi ini dipercaya sebagai lokasi singgasana bagi Lara Kadita, putri Prabu Siliwangi, atau yang lebih populer dengan Nyi Roro Kidul. Persisnya dan singgasananya  terletak di atas bukit karang yang menjorok ke lautan lepas Samudra Hindia.
Bila anda berkunjung kesana anda akan melihat tebing yang menjorok ke laut, dan banyak karang berlubang dibawahnya, sehingga masyarakat setempat memberikan nama pantai karang hawu, pantai yang jernih dan sejuk cocok buat anda yang ingin menghilangkan rasa penat di dada untuk  berdiam diri disana sambil menghirup udara segar.
Pesona alam pantai Karanghawu dengan debur ombaknya saat membentur tebing dan akan merasakan ada tantangan untuk Anda nikmati. Selain itu, Pantai Karanghawu menawarkan panorama alam yang sangat eksotik, dengan udaranya yang sejuk, karang-karang yang memagari pantai, serta hamparan pasirnya yang luas dan lembut. Berbagai aktivitas dapat Anda lakukan di sini, seperti berenang dan memancing yang sering dilakukan setiap pagi dan menjelang sore, serta aktivitas berselancar. 

Ini Sukabumi - Setelah sebelumnya ngebahas tentang Hotel di Pelabuhan Ratu, kali ini ane mau ngasih tau lagi informasi tentang Restoran, Rumah Makan dan Kafe di Pelabuhan Ratu Sukabumi, semoga bermanfaat ya :)



OMBAK TUJUH PUB
Jl. Cisolok KM. 8 BojongHaur, Pelabuhan Ratu
Tlp. (0266) 431465

BARAYA RUMAH MAKAN
Jl. Raya Raya Cagak Palabuhanratu (Tlp. 0266 - 433559, 431421)
Rumah makan ini menyediakan hidangan khas Daerah.

BUNDO RUMAH MAKAN
Pasar Palabuhanratu (Tlp. 434052)
Rumah makan ini menyediakan hidangan khas daerah.

RATU MINANG
Jl. Raya jajaway (Tlp. 0266 434260)
Menyediakan masakan daerah...

SANNING ASIH
Jl. Citepus (85860048430)

MIRAH SARI
Jl. Raya Citepus
Menyediakan masakan indonesia tersedia tempat lesehan telp. 085720594448

KATINEUNG RASA
Jl. Raya Citepus Pl.ratu
Menyediakan masakan Indonesia (85793982419)

PURI SURYA RAWAKALONG
Jl. Pelita Cipatuguran (0266 433818)
RM. INDONESIA

RATU RASA RESTO
Jln. Jen Sudirman - Jajaway
RM. SEA FOOD Pelabuhanratu (Telp. 0266 - 433740)

RM. CEMPAKA RATU
Jln. Raya Cisolok - Sukawarna (85863097724)
RM. INDONESIA

Mohon maaf sob, mungkin informasi tentang Restoran, Rumah Makan dan Kafe di Pelabuhan Ratu Sukabumi nya baru segitu, kalau misalkan ada lagi yang tau dimana letak dan namanya juga, silahkan tuliskan saja dikomentar, nanti ane masukin kesini, ok :)
Thank's guy's :D

Ini Sukabumi - Sob, barang kali mau lagi main ke Pelabuhan Ratu, disana banyak banget lho hotel yang bisa kita singgahi.
Nih ane udah dapet beberapa Daftar Hotel di Pelabuhan Ratu, semoga bisa membantu dan bermanfaat. :)

Daftar Hotel di Pelabuhan Ratu

INNA SAMUDRA BEACH HOTEL
Jl. Raya Cisolok Km 7 Pelabuhan Ratu, Sukabumi 43365
Tlp. (0266) 431200, 431201 Fax. (0266) 431203

AUGUSTA HOTEL
Jl. Pantai Citepus Pelabuhan Ratu, Sukabumi
Tlp. (0266) 432273 Fax. (0266) 432274

PONDOK DEWATA
Jl. Kidang Kencana No. 22 Pelabuhan Ratu, Sukabumi.
43364, Tlp. (0266) 431022, 431531, 431532, Fax (0266) 431532

PADI PADI RESORT
Jl. Citepus Raya Km. 13, Pelabuhan Ratu, Sukabumi
Tlp. (0266) 432124, Fax. (0266) 432125

DESA RESORT
Jl. Raya Cisolok Km. 8 No. 28 Cimaja Pelabuhan Ratu, Sukabumi 43226
Tlp. (0266) 436100, Fax. (0266) 433300.

OCEAN QUEEN RESORT
Tlp. (0266) 7080213, (021) 7660359 Fax. (021) 75902259

WISMA PUTERA
Jl.Siliwangi Pelabuhan Ratu Tlp.(0266)431035

LAUT KIDUL
Jl.Siliwangi Pelabuhan Ratu Tlp. (0266) 431041

GUNUNG MULIA
Jl.Kidangkencana Pelabuhan Ratu Tlp.(0266) 431129

KARANGNAYA
Jl.Siliwangi Pelabuhan Ratu Tlp. (0266) 431088

BUKIT INDAH
Jl.Karangpamulang Pelabuhan Ratu Tlp.(0266) 431331

MAHKOTA PANTAI
Jl.Pelita Air Service Pelabuhan Ratu Tlp.(0266) 432487

BUNGA AYU
Jl.Karangpamulang Pelabuhan Ratu Tlp.(0266) 431111

WITAMA
Jl.Siliwangi Pelabuhan Ratu Tlp. (0266) 431174

BATU ALAM
Jl.raya Citepus Pelabuhan Ratu Tlp. (0266) 431303

MAHESSA INDAH
Jl.raya Citepus Pelabuhan Ratu Tlp. (0266) 431946

WISMA SEDERHANA
Jl.Kidangkencana Pelabuhan Ratu Tlp. (0266) 431746

KARANG SARI
Jl.Karangpamulang Pelabuhan Ratu Tlp. (0266) 431078

SIMPANG POJOK
Jl.Babadan Pelabuhan Ratu Tlp. (0266) 431764

RENGGANIS
Jl.Siliwangi Pelabuhan Ratu Tlp. (0266) 431164

MARTHA INDAH
Jl.Raya Citepus Pelabuhan Ratu Tlp. (0266) 431239

KARANG LAUT
Jl.Siliwangi Pelabuhan Ratu Tlp. (0266) 431164

GOA LALAY INDAH
Jl.Cipatuguran Pelabuhan Ratu Tlp. (0266) 432075

SINDANG LAUT
Jl.Siliwangi Pelabuhan Ratu Tlp. (0266) 431038

BUKIT RATU
Jl.Karangpapak Cisolok Tlp. (0266) 431280

PANTAI MUTIARA
Jl.Bojonghaur Cisolok Tlp. (0266) 431330

P WISMA TENANG
Jl.Karangpapak Cisolok Tlp. (0266) 431365

MUSTIKA RATU
Jl.Bojonghaur Cisolok Tlp. (0266) 431233

BUMI PASUNDAN
Jl.Raya Cimaja Cisolok Tlp. (0266) 431404

VILLA PONDOK KENCANA
Jl.Bojonghaur Cisolok Tlp. (0266) 431465

KUMALA SAMUDERA INDAH
Jl.Raya Cikakak Cisolok Tlp. (0266) 431363

GRIYA MM
Jl.Karangpapak Cisolok Tlp. (0266).432266

ANDREAS
Jl.Bojonghaur Cisolok Tlp. (0266) 432054

DAUN DAUN
Jl.Raya Cimaja Cisolok Tlp. (0266) 431501

ALWINA
Jl.Raya Karang Hawu Cisolok Tlp. (0266) 431444

KARANG HAWU PERMAI
Jl.Raya Karangpapak Cisolok Tlp. (0266) 431125

KUDA LAUT
Jl.Raya Cibangban Cisolok Tlp. (0266) 432503

VILLA AMANDA RATU
Jl.Raya Surade Ujung Genteng Tlp.(0266) 490219

BAYU AMATA RESORT
Jl. Karang Papak No. 31 Pelabuhan Ratu Tlp. (0266) 431031

BUKIT INDAH BUNGALOWS
Jl. Raya Cisolok Tlp. (0266) 431331

CLEOPATRA HOTEL
Jl. Raya Cisolok Km. 7 No. 114 Tlp. (0266) 431185

DI DESA RESORT
Jl. Raya Cimaja, Pelabuhan Ratu Tlp. (0266) 433300

HOTEL KUMALA SAMUDRA INDAH
Jl. Raya Cikakak - Pelabuhan Ratu Tlp. (0266) 431363

KARANG HAWU PERMAI HOTEL
Jl. Raya Cisolok No. 1 Tlp. (0266) 431125

KARANG SARI HOTEL
Jl. Raya Cisolok Tlp. (0266) 431078

Ini Sukabumi - Siapa sih yang tidak kenal dengan Pantai Pelabuhan Ratu yang terkenal dengan mitosnya yaitu Nyi Roro Kidul. Sampe-sampe artis sekelas Julia Perez pun ikut eksis pengen ketitisan Suzzana dan Nyi Roro Kidul *hmmm jupe jupe...*
Namun tidak banyak yang tahu kalau ternyata di pelabuhan ratu ada sebuah wihara yang sangat indah sekali, Vihara Nam Hai Kwan Se Im Pu Sa itulah namanya, atau biasa dipanggil oleh masyarakat sekitar dengan sebutan Kuil Dewi Kwan Im *bener gak ya nulisnya* hehehee


Vihara NAM XAI KWAN SE IM PU SA atau lebih dikenal Vihara DEWI KWAN IM. Vihara ini didirikan oleh Ibu Airin atau lebih dikenal dengan nama Mamah Airin oleh masyarakat di sekitar kampung Loji. Beliau mendirikan Vihara ini pada tahun 2000.

Asal muasal beliau mendirikan Vihara ini karena mimpi tentang keinginan Ratu Laut Kidul untuk memindahkan Vihara yang terletak di daerah Malang, Jawa Timur.

Bangunan Vihara ini berdiri di sebuah tebing diatas pantai Loji, terdiri dari 5 bangunan ibadah dimana masing-masing bangunan mempunyai nama, salah satunya adalah pendopo Prabu Siliwangi. Vihara ini sangat ramai dikunjungi oleh para peziarah untuk beribadah, ada juga yang bertujuan untuk mencari obat. Pengunjung Vihara ini sebagian besar adalah mereka yang beragama Budha.

Kegiatan yang rutin dilakukan pada Vihara ini adalah Blessing yaitu untuk membuka aura, biasa dilakukan setiap jum’at kliwon. Ada juga pemandian Air Suci, biasa dilakukan setiap penanggalan cap go atau setiap tanggal 15 penanggalan Cina dengan tujuan untuk membuka rezeki, kesehatan dan lain sebagainya.


Sasakala Pantai Minajaya

Tepatnya sebelah selatan dari arah Surade merupakan tempat pariwisata yang berada di Kecamatan Surade. Pantainya subur dengan rumput laut yang melimpah sehingga bisa memberikan penghidupan bagi masyarakat sekitar. Selain itu pantai Minajaya kaya akan ikan laut.
 
Pantai Minajaya merupakan tempat rekreasi warga masyarakat Surade dan sekitarnya bahkan dari luar kota Sukabumi maupun mancanegara. Pantainya indah dan rindang dengan tumbuhnya pepohonan di pinggir pantai. Panoramanya sangat indah sekali terutama pada saat sore hari. Kita bisa melihat Sunset yang menghias pantai minajaya. Semilir angin pantai begitu nikmat, hingga kalau kita duduk di tenda-tenda yang tersedia tanpa terasa sering tertidur lelap. Pesisir pantainya memang hampar, ombaknya tidak besar sehingga anak-anak kecil dengan bebas bisa mandi sepuas-puasnya tanpa ada rasa kekhawatiran. Di sana terdapat mata air. Masyarakatnya begitu bersahabat. Kita bisa memesan nasi dan ikan bakar dengan harga yang sangat murah.

Pantai Minajaya semula bernama Pantai Kutamara. Sejak tahun 1964 berubah menjadi Pantai Minajaya yang diberikan oleh sebuah pasukan pramuka. Adapun sejarahnya sebagai berikut :

Tanggal 12 April 1964 warga masyarakat pantai Kutamara dikejutkan dengan kedatangan sebuah kapal besar yang menyeruak ombak pantai menuju ke pesisir. Suara pluit panjang tiada henti-hentinya berbunyi. Menambah ketakutan masyarakat yang ada di sana saat itu. Apalagi setelah kapal merapat ke pantai yang disusul dengan turunnya para awak kapal yang membawa jangkar. Masyarakat yang ada di pantai Kutamara kocar kacir mencari perlindungan. Mereka menyangka bahwa kapal itu kapal perang Malaysia yang sengaja menyerang dari arah selatan. Berita itu langsung tersebar ke seluruh wilayah Surade, Ciracap dan Jampangkulon.

Mendengar kejadian itu kepala Desa Pasiripis Bapak Yahya Cholil melaporkan kedatangan kapal tersebut ke kantor kecamatan, Polisi dan BODM (sekarang Koramil). Semua instansi dan lembaga disibukkan atas kejadian itu. Terutama BODM sebagai Tentara Darat yang harus siap setiap saat mempertaruhkan harta dan nyawa demi negara Indonesia.

Pemerintah Kecamatan Ciracap yang saat itu pemerintahannya dijabat oleh Bapak Adeng segera melaporkan kejadian tersebut kepada Bupati Sukabumi, Bapak Kudi. Pada saat itu kantor pemerintahan kecamatan Ciracap berada di Surade tepatnya di prapatan arah  Lapang Lodaya Setra (sekarang Bunderan Surade) dekat Mesjid kaum Al-Jalil. Para upas dan para pemimpin disemua tingkatan berusaha menenangkan rakyat. Sedangkan Juru Penerangan Bapak Jahid, menyarankan agar setiap mesjid mengadakan doa bersama supaya masyarakat Surade selamat dan selalu hati-hati terhadap serangan Malaysia.

Begitu juga dengan kepolisian Sektor Ciracap yang dikomando oleh Bapak Juhro bersiap siaga dan segera melaporkan hal tersebut ke Kapolres Sukabumi. Tidak hanya itu semua guru pun berkumpul untuk ikut menjaga stabilitas keamanan, karena takut terjadi hal-hal yang tidak diharapkan. Di bawah komando Bapak Saleh Somapraja mereka bertindak. Begitu juga dengan TNI-AURI dengan PGT (Pasukan Gerak Tjepat) nya di bawah komando Bapak AULADI siap siaga untuk menjaga segala kemungkinan yang terjadi. Semua masyarakat Surade menyangka bahwa kapal tersebut kapal musuh dari Malaysia. Semua warga siap siaga dengan segala macam peralatan yang ada. Mulai dari para pemuda, orang tua bahkan pejuang veteran siap bertempur melawan Malaysia.  Karena pada saat itu sedang terjadi konfrontasi antara negara Indonesia dengan negara Malaysia memperebutkan Irian Jaya dari tangan Belanda.

Berkat kesigapan dan kerja keras pasukan TNI-AU dan TNI-AD (BODM) dapat diketahui bahwa kapal yang datang tersebut kapal ikan yang kehabisan bahan bakar di tengah laut sehingga terombang-ambing dan terdampar ke pesisir pantai Kutamara.

Tiga hari kemudian setelah pemberitahuan dari pemerintah setempat, masyarakat Surade dan sekitarnya datang ke pantai Kutamara untuk menyaksikan sendiri kapal tersebut. Ternyata benar kapal tersebut terdampar pada sebuah karang kurang lebih 300 meter dari pesisir pantai. Pada badan kapal tertulis Minajaya 2. Sehingga tanpa disadari dan peresmian yang syah dari pemerintah pengakuan Minajaya bagi pantai Kutamara terjadi akibat sering terucap dan teringat nama Minajaya.

Seminggu kemudian, tepatnya hari Minggu, 19 April 1964, guru, murid bersama rombongan Gerakan Kepanduan (Gerakan Pramuka) datang ke pantai Kutamara untuk melihat kapal yang karam tersebut. Gerakan Pramuka dibawah pimpinan Bapak Munadi, kemudian menulis pada papan kayu dengan menggunakan cat meni berwarna merah. Di samping papan kayu tersebut ditanam 3 (tiga) macam kelapa, yaitu kelapa hijau, kelapa merah dan kelapa gading (putih kekuning-kuningan). Tulisan tersebut berbunyi : 
Dengan karamnya kapal Minjaya tanggal 12 April 1964
 di pesisir pantai ini,
 maka sejak peristiwa itu kami abadikan kau
di pantai ini dengan nama
"PANTAI MINJAYA"
Kapal Minajaya yang terdampar di pantai Kutamara tidak bisa bertahan lama karena semua isi dan peralatan penting segera diamankan dan langsung diangkat ke Jakarta untuk dikembalikan pada empunya. Sedangkan jasad kapal tersebut oleh masyarakat dibiarkan bahkan sampai lenyapnya pun tidak ada yang bertanggung jawab atasnya. Sampai sekarang pantai Minajaya menjadi tempat yang mengesankan bagi masyarakat.

Sumber: http://baladaka.org/sejarah-wisata/41-sasakala-pantai-minajaya.html














Pantai Citepus merupakan bagian dari Kecamatan Pelabuhan Ratu, berjarak sekitar 60 km dari kota Sukabumi, dan diperuntukan untuk wisata pantai dikarenakan kondisi dasar pantai yang cukup aman dan kondisi ombak yang relatif Kecil, biasanya pada waktu libur sekolah banyak sekali wisatawan dari Sukabumi ataupun dari luar kota yang mengunjungi pantai Citepus.

Transportasi
Untuk anda yang hendak berwisata ke Pantai Citepus dengan kendaraan umum anda bisa naik bus jurusan Cisolok dari terminal sukabumi kemudian sambung menggunaan angkot unuk sampai ke lokasi, atau anda yang datang dari arah Jakarta anda berhenti di Cibadak kemudian naik bus yang menuju Cisolok.

Jika anda dari arah Jakarta perlu anda perhatikan ketika sampai di Cibadak ambil jalan belok kanan yang menuju pantai Pelabuhan Ratu, untuk anda yang datang dari arah Bandung anda bisa menggunkan jalan pelabuhan dua yang kondisi lalu lintasnya relatif lancar.

Fasilitas
Ada banyak hotel atuapun guest host yang terdapat di sekitaran pantai Citepus, untuk tarif cukup murah ada yang sekitar 200rb per malam anda sudah bisa mneginap dengan nyaman, terdapat pula Hotel Bintang yang tersedia tidak jauh dari lokasi pantai Citepus.

Di sekitar pantai citepus terdapat tempat makan yang tentunya dengan menu utama seafood entah itu berupa lesehan, atau dengan konsep restoran, untuk tempat makan dengan model lesehan rata-rata pemandangan langsung ke pantai tentunya ini menjadi nilai tambah.

Untuk fasilits lainnya terdapat pula MCK, mushala, tempat parkir. Dimalam hari anda pun bisa menikmati suasana pantai masih tetap menarik untuk dinikmati, terutama jika malam pergantian tahun akan sangata ramai sekali.

- Sumbert: http://sukabumiku.com/tempat-wisata/pantai-citepus/#sthash.9lrmnXhz.dpuf

Pantai Pangumbahan, Ujung Genteng merupkana salah satu objek yang menarik menjadi daerah tujuan Wisata. Pantai ini berjarak sekitar 5 kilometer ke arah barat dari Pantai Ujung Genteng, dan 70 kilometer ke arah Selatan Kota Sukabumi Jawa Barat.

Di daerah Ujung Genteng memang banyak lokasi wisata pantai, Seperti Pantai Ujung Genteng, Pantai Akuarium, Pantai Cibuaya, Pantai Citereum, Pantai Ombak Tujuh, dan Pantai Pangumbahan.

Pantai Ombak Tujuh terkenal akan ombaknya yang tinggi, dan sering digunakan para peselancar mancanegara untuk bermain selancar atau "surfing". Sedangkan pantai yang sangat teristimewa adalah Pantai Pangumbahan.

Pantai Pangumbahan dianggap istimewa dikarenakan pantai ini merupakan tempat konservasi dan penangkaran penyu hijau. Konservasi dan penangkaran  penyu hijau ini dikelola oleh Pemerintah Daerah setempat.

Lokasi Pantai Pangumbahan memang sangat eksotis, disini masih banyak ditumbuhi pepohonan rindang dan lebat yang juga menjadi tempat dan kriteria para penyu hijau bertelur.

Seperti banyak kita ketahui penyu hijau merupakan salah satu hewan yang hampir punah dan patut dilestarikan. Supaya bisa menyaksikan Penyu Hijau bertelur secara langsung dari alam sebaiknya persiapkanlah diri anda dengan perlengkapan seperti Sweater yang berfungsi menahan terpaan angin malam, lampu senter, minuman dan makanan kecil.

Di Pantai Pangumbahan kita bisa melihat penyu hijau bertelur antara jam 23.00 sampai 04.00 dini hari. Biasanya para penyu hijau bertelur antara bulan Agustus hingga bulan maret. Bisanya pada bulan itu kita bisa melihat belasan bahkan puluhan induk penyu hijau bertelur.

Pusat penangkaran penyu hijau kini telah dikelola oleh Pemerintah daerah setempat dengan cara membangun sekitar 6 posko pengamatan. Para pengunjung tidak sembarangan bebas melihat para penyu hijau bertelur. Di sini para pengunjung akan ditemani oleh para petugas untuk berjalan-jalan melihat penyu hijau bertelur.
( eko "teckoajaib" )

Sumber: http://edmuid.blogspot.com/2013/10/tempat-penangkaran-penyu-hijau-di.html

Tempat Wisata di Kabupaten Sukabumi- Ternyata ada banyak sob, tapi kali ini ane baru dapet mosting 42 tempat dulu, yang lainnya nanti nyusul ya ^_^

  1. Pantai Pangumbahan Penangkaran Penyu
  2. Pantai Citepus Sukabumi - Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu
  3. Objek wisata cinumpang - Desa Sudajaya, Kecamatan Kadudampit
  4. Objek wisata Pondok Halimun - Desa Gede Pangrango, Kecamatan Sukabumi
  5. Tempat Rekreasi Situ Gunung - Kecamatan Kadudampit
  6. Siluman atau Buni ayu - Desa Kertaangsana, kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi
  7. Curug Cibeureum - Desa Gede Pangrango, Kecamatan Sukabumi
  8. Gua Lalay (Kelelawar) - Kecamatan Palabuhanratu
  9. Kawah Ratu - Kecamatan Cidahu
  10. Curug Cikaso - Kecamatan Cibitung
  11. Pantai Minajaya - Kecamatan Surade
  12. Curug Cigangsa - Kecamatan Surade
  13. Situs Cengkuk - Kecamatan Cikakak
  14. Pesta Nelayan Pelabuhan Ratu - Palabuhan Ratu
  15. Upacara Seren Taun - Kampung Gede Kasepuhan Ciptagelar, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok
  16. Pantai Pelabuhan Ratu - Palabuhan Ratu
  17. Kampung Adat Sirna Resmi - Kecamatan Cisolok
  18. Situs Batu Kujang I dan II - Kampung Tenjolaya Girang, Desa Cisaat, Kecamatan Cicurug
  19. Situs Batu Bergores Kutajaya - Kampung Kutajaya, Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug
  20. Situs Tugu Sukaraja - Kampung Tugu, Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja
  21. Situs Tugu Gede - Kampung Cengkuk, Kelurahan Margalaksana, Kecamatan Cikakak
  22. Pantai Ujung Genteng - Jampang Kulon, jalan raya Ciangen, Kota Lengkong, Desa Sampora - Kec Lengkong
  23. Karang Hawu - Desa Cikakak, Kecamatan Cisolok
  24. Air Panas Cipanas Cisolok - Desa Cisolok, Kecamatan Cisolok
  25. Upacara Labuh Saji - Kelurahan Palabuhanratu
  26. Kerajinan Batu Mulia - Kawasan Sukaraja
  27. Uyeg Sukabumi - Kabupaten Sukabumi
  28. Situs Museum Palagan Bojongkokosan - Jalan Siliwangi No. 75, Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda
  29. Taman Nasional Gunung Halimun - Kabupaten Sukabumi
  30. Kampung Gede Kasepuhan Ciptagelar - Kampung Sukamulya Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok
  31. Tubing - Kecamatan baros, Kabupaten sukabumi
  32. Angguk Rengkong - Kabupaten sukabumi
  33. Kamar Nyai Roro Kidul - Palabuhanratu
  34. Angklung Dogdog Lojor - Sekitar Gunung Halimun, Kabupaten sukabumi
  35. Betok - Kampung Pasir Ipis, Desa Harempoy, Kecamatan Sukabumi
  36. Cador - Kabupaten sukabumi
  37. Arung Gelombang - Pantai Citepus Kabupaten Sukabumi
  38. Curug Bibijilan - Kampung Lebak Nangka, Desa Kerta Angsana, Kecamatan Nyalindung
  39. Curug Caweni - Kampung Cilutung, Desa Cidolog, Kecamatan Cidolog
  40. Pangguyangan - Kelurahan Cikakak
  41. Ciawitali - Kampung Ciptarasa menuju Kampung Ciptagelar
  42. Pantai Loji - Kecamatan Loji

Apakabar sahabatku?
Setelah sebelumnya saya memasang artikel tentang Pantai Pelabuhan Ratu, kali ini saya mau berbagi informasi lagi, yaitu tentang Pantai Loji  Sukabumi.
Banyak hal tentang sejarah yang akan didapatkan jika berkunjung ke Pantai Loji, diantaranya adalah sejarah vihara..

Pantai Loji terbilang indah, plus wisata vihara/ Foto-foto: Susi TNOLPantai Loji terbilang indah, plus wisata vihara/ Foto-foto: Susi TNOLBagi Anda, mungkin pergi ke objek wisata Pantai Pelabuhan Ratu sudah hal biasa. Tapi, tahukah, sebenarnya Anda telah melewatkan objek wisata yang lain yang tidak jauh dari Pelabuhan Ratu.

Di tempat ini, ternyata tak hanya dapat menikmati keindahan laut. Namun,  khususnya, bagi pengunjung yang beragama Budha, bisa beribadah.

Ya, Loji nama Pantai dan tempat ibadah tersebut.  Pantai Loji ini terletak di Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Jaraknya dari Pelabuhan Ratu kurang lebih 30 km.

Jalur untuk ke sana dari Pelabuhan Ratu cukup mudah, karena tersedia kendaraan umum baik ojek maupun angkot. Namun, yang disayangkan adalah jalannya yang sangat tidak terawat dan berlubang, bahkan sempit.

Sepertinya, pemerintah setempat kurang memperhatikan objek wisata ini. Padahal, objek wisata ini berpotensi. Keindahan pantai dan udaranya begitu sejuk. Belum lagi terdapat Vihara, yang tak hanya tempat ibadah. Tapi, juga bisa dibilang sejarah kebudayaan Indonesia.

Nama vihara ini adalah vihara Nam Hai Kwan Im Pu Sa atau bisa disebut dengan lebih singkat sebagai Vihara Loji. Vihara Loji menjadi tempat ibadah bagi umat Budhisme Thailand.

Menurut sejarah, vihara ini dibangun  oleh seseorang kebangsaan Thailand bernama Anothai Kamonwathin, yang kini telah menjadi Warga Negara Indonesia. Selama 30 tahun dengan nama kebesarannya yaitu Ibu atau Mama “Airin” berusia (62 tahun) dan membaur dengan warga setempat maupun warga-warga masyarakat lainnya.

Mama Airin, merupakan satu-satunya penggagas  bangunan Vihara sebagai tempat Ibadah yang didirikan pada tanggal 08 Agustus Tahun 2000 yang diberi nama Vihara “Nam Hai Kwan Se Im Pu Sa”

Menurut penduduk setempat, bahwa jauh sebelum vihara ini dibangun mama Airin mengaku mendapat mimpi  dan di lokasi Vihara inilah yang menjadi sarananya. Konon 600 tahun silam, saat zaman Dinasti Ching, Vihara ini telah ada. Namun, karena termakan waktu dan usia menjadi sangat tidak terlihat bentuk aslinya. Makanya vihara ini dibangun kembali.

Padepokan Prabu SiliwangiPadepokan Prabu SiliwangiVihara Nam Hai memiliki simbol Naga yang melambangkan energi (Chi) dan permulaan yang baru. Ada dua patung naga berkepala tujuh yang akan menyambut pengunjung di pintu masuk, yang merupakan titik awal dari sekitar 300 anak tangga untuk mencapai puncak vihara. Namun, sepertinya belum ada pengunjung yang berhasil menghitung tepat 300 tangga, bahkan ada yang bilang 400 tangga.

Memang, untuk menaiki tangga ini butuh energi yang kuat. Jika lelah, maka menghitung tangga pun akan kacau, seperti yang terjadi pada TNOL saat berkunjung ke sana.

Di tempat peribadatan umat Budha ini, ada 8 lapisan pada masing-masing lantai. Diantaranya, Dewi Bumi, Dewa Bumi,Budha Maetra / Milefo, Dewi Kwan Im, Padepokan Eyang Semar, Padepokan Prabu Siliwangi, Budha Four Face / Se Mien Fo dan Padepokan Ratu Pantai Selatan (Nyi Roro Kidul).

Nama hotel di Pelabuhan Ratu yang berlambang NagaNama hotel di Pelabuhan Ratu yang berlambang NagaNamun, saat datang ke padepokan Nyi Roro Kidul, ternyata tidak banyak pengunjung yang mendekat, bahkan masuk. Konon, katanya untuk masuk dan memotret ke alam harus izin penjaganya terlebih dahulu.

TNOL pun mendatangi salah satu penjaganya dan meminta izin masuk untuk memotret ke dalam. Namun, penjaga mengatakan untuk memotret harus disertai dengan keberanian, jika tidak berani alias merasa takut, lebih baik niat tersebut diurungkan.

Akhirnya, setelah mencoba masuk, ternyata di dalam sangat terasa kekuatan mistiknya. Bau bunga melati pun tercium dengan kuatnya. Di sana terdapat kamar tempat peristirahatan sang Ratu yang di tata indah dan sangat rapi.

Sumber: http://www.tnol.co.id/wisata-griya/15766-pantai-loji-wisata-vihara-yang-mistis.html?device=desktop

Bagi kawan-kawan yang ingin belajar desain, atau blog, silahkan Klik disini
Diberdayakan oleh Blogger.