Tampilkan postingan dengan label Kab Sukabumi. Tampilkan semua postingan


Inisukabumi.com - Sebagai daerah yang mempunyai hamparan pantai terluas di Jawa Barat, Sukabumi memang tak habis-habisnya kalau membahas tentang pariwisata yang menjadi pemisah antara darat dan laut ini. Salah satu wisata pantai di Sukabumi yang sangat ramai dikunjungi pengunjung adalah Pantai Ujung Genteng

Tanah Lot versi Sukabumi
Menikmati indahnya Tanah Lot versi Sukabumi
Namun tahukah kamu kalau di arah menuju pantai ujung genteng ada juga pariwisata yang sering disebut 'Tanah Lot'nya Sukabumi? Tanah Lot versi Sukabumi ini terdapat didepan Villa Amanda Ratu, letaknya sekitar 8,5 km dari kawasan Ujung Genteng.

Amandaratu Resort Ujung Genteng Sukabumi
Salah satu villa di kawasan Tanah Lot (Villa Amanda Ratu)
Sebelum dikenal dengan sebutan Tanah Lot Sukabumi, kawasan ini lebih dikenal dengan nama Amandaratu, ada juga yang menyebutnya Amandaratu Resort atau Pantai Amandaratu. Bahkan banyak juga yang menyebutnya "Assaba Land", karena galau kalian mencarinya di Google Maps nama yang akan muncul itu adalah Assaba Land. Terlepas dari kebiasaan dan kesukaan masing-masing kalau menyebut daerah ini, saya sendiri lebih suka menyebutnya dengan istilah Tanah Lot versi Sukabumi.

Lokasi Tanah Lot Sukabumi / Assaba Land


Sekitar tahun 2011 kebelakang, Amandaratu Resort ini masih terkelola dengan baik, namun kini villa-villa yang ada di sana sudah nampak tua dan kurang terkelola, bagi yang suka nonton film horor, villa disini beberapa nampak aga horor. Namun sekarang yang menjadi daya tarik para wisatawan bukalnah villa-villanya, melainkan keindahan dan keunikan pantainya.

Tanah Lot versi Sukabumi
Sungguh ciptaan Tuhan yang luar biasa

Harga Tiket Masuk

Waktu saya kesana, tiket yang harus dibayar hanya Rp.3000,- per orang, baik menggunaan motor ataupun mobil tiketnya tetap sama hanya Rp. 3000,- per orang. Kalau saya anggap sih sangat murah kalau dibndingkan dengan keindahan tempat wisata ini, kebersihannya juga sudah cukup terjaga karena sudah disediakan banyak tempat sampah. 

Pantai disini bukanlah pantai yang bisa dipakai untuk berenang atau bermain pasir, tetapi pantai yang hanya indah untuk dipandang dan juga untuk berfoto-foto. Dari daratan ke lautan dibatasi oleh dinding karang yang lumayan tinggi, sehingga kita lebih baik menikmati keindahan pantainya dari atas saja. Tetapi bagi yang mempunyai nyali tinggi, bisa juga turun ke karang-karang besar di bawah, namun dengan alasan keselamatan sehingga tidak dianjurkan.

Tanah Lot versi Sukabumi
Batu karang besar yang ada di pantai amanda ratu
Untuk spot yang disebut tanah lotnya sendiri sih tidak terlalu besar dan tidak terdapat pura disana, selain itu kamu juga tidak bisa masuk ke area tanah lotnya karena berada di daerah yang airnya dalam serta deburan ombak yang tinggi.

Tanah Lot versi Sukabumi
Salah satu spot favorit para pengunjung
Selain keindahan pantainya, di daerah ini juga terdapat tempat Pengolahan Gula Kelapa, dan perlu kamu tahu juga kalau daerah ini masuk kedalah kawasan Geopark Nasional Ciletuh Pelabuhan Ratu.

Pengolahan Gula Kelapa
Plang nama Pengolahan Gula Kelapa
Namun untuk tempat pengolahan gula kelapanya sendiri tidak akan saya bahas disini, karena kebetulan saya belum sempat masuk ke daerah tersebut soalnya buru-buru.

Tanah Lot versi Sukabumi
Segarnyaa..
Baiklah, demikian sedikit kisan perjalanan saya ke Tanah Lotnya Sukabumi, semoga bermanfaat dan menjadi referensi bagi kalian semua yang hendak berkunjung kesini. Sekali lagi saya sarankan ketika kalian hendak berkunjung ke Pantai Ujung Genteng, sebaiknya sempatkan juga berkunjung kesini ya.


Keyword : tanah lot sukabumi, amanda ratu, amanda ratu resort ujung genteng, amanda ratu resort sukabumi jawa barat, villa ujung genteng, amanda ratu resort sukabumi, villa amanda ratu di ujung genteng, pantai amanda ratu, villa amanda ratu sukabumi, wisata amanda ratu, asaba land, asaba land sukabumi, asaba land ujung genteng


Inisukabumi.com - Sahabatku, alhamdulillah hari ini saya masih diberikan kesehatan sehingga masih bisa berolah raga dan juga berbagi pengalamannya di blog ini. Setelah sekian lama saya tidak bersepedahan jauh, hari ini saya coba lagi bersepedah dengan rute yang lumayan bikin napas cepat. 

Bersepedahan Ke Situ Batu Karut Sukabumi di Hari Libur
Bersepedahan Ke Situ Batu Karut Sukabumi di Hari Libur, Seru Juga!
Karena sekarang saya tinggal di daerah Warudoyong - Margaluyu, akhirnya saya putuskan untuk ngegoes sepeda saya ke Situ Batu Karut. Rutenya tidak terlalu jauh sih, palingan setengah jam lebih juga sampai, tetapi medannya lumayan juga karena banyak tanjakan dan juga jalannya masih banyak yang kurang baik.


Sebelum berangkat, tak lupa saya minta istri untuk melakukan sesi pemotretan dahulu, soalnya kalau selfie pasti berantakan. Wkwkwk

Bersepedahan Ke Situ Batu Karut Sukabumi di Hari Libur
Foto resmi dulu dari depan

Bersepedahan Ke Situ Batu Karut Sukabumi di Hari Libur
Lalu foto resmi dari samping
Kalau sudah selesai sesi pemotretan, ya tinggal berangkat. Tak lupa membawa air minum dan juga sedikit uang buat jaga-jaga dikala lapar melanda.

Bersepedahan Ke Situ Batu Karut Sukabumi di Hari Libur
Gunung Gedenya nampak besar, da emang besar banget ya.

Bersepedahan Ke Situ Batu Karut Sukabumi di Hari Libur
Nyampe juga nih di Situ Batu Karut

Bersepedahan Ke Situ Batu Karut Sukabumi di Hari Libur
Nih bisi sepedanya kurang jelas :D

Bersepedahan Ke Situ Batu Karut Sukabumi di Hari Libur
Indah juga ya Gunung Gedenya
 

Bersepedahan Ke Situ Batu Karut Sukabumi di Hari Libur
Untungnya saya diperbolehkan bawa sepeda mengelilingi pinggiran situ, kalau ke tengah situ sih pasti kelelep

Bersepedahan Ke Situ Batu Karut Sukabumi di Hari Libur
Nih foto dari hulu situ

Bersepedahan Ke Situ Batu Karut Sukabumi di Hari Libur
Sekarang foto di tempat favorit para pengunjung

Bersepedahan Ke Situ Batu Karut Sukabumi di Hari Libur
Ini lebih jauhan lagi jaraknya biar lebih luas


Bersepedahan Ke Situ Batu Karut Sukabumi di Hari Libur
Biar pada percaya saya kesitu, ini atuh buktinya.. Hehe :P
Puter-puter sepedahan di sekitaran situ Batu Karut ternyata belum ada satu pun pengunjung yang datang menggunakan sepeda sepertu saya, mungkin masih pagi kali ya?. Daripada pulangnya kesiangan terus keburu panas banget terik mataharinya, akhirnya saya putuskan untuk pulang aja deh.

Baca Juga : Tak Perlu Jauh-Jauh Bersepeda, Karena Menjelajahi Kampung Sebelah Juga Indah

Pas pulang ternyata perut udah nyanyi keroncong alias keroncongan, dan kebetulan ada tukang Mie Ayam yang jualan di saung pinggir jalan, mantap pisan deh.

Bersepedahan Ke Situ Batu Karut Sukabumi di Hari Libur
Isi tenaga dulu dengan mengkonsumsi Mie Ayam :D

Oke sob, itulah sedikit curhatan dari kegiatan saya di hari libur ini, barangkali sobat ada juga yang mau sepedahan ke Situ Batu Karut, silahkan saja da ga ada yang ngelarang. Wkwkwk

Inisukabumi.com - Sahabatku, setelah Sukabumi diramaikan dengan berbagai wisata alam bernuansa bebukitan seperti Puncak Tugu, Puncak Pilar, Puncak Darma dan Puncak Angin, kini warganet sukabumi juga dihebohkan dengan dibukanya wisata alam baru yang bernama Puncak Heas Sukabumi. Beberapa pegiat wisata Sukabumi seperti kang Imex Putra dan kang Hidayat Asep memposting foto-foto keindahan Puncak Heas di akun facebook mereka.

Perahu di Puncak Heas Sukabumi, photo via facebook Hidayat Asep

Lokasi Puncak Heas Sukabumi

Puncak Heas Sukabumi ini terleta di Kp. Cihaur Desa Bojongsari Kec. Jampangkulon Kab. Sukabumi. Lokasinya cukup berdekatan dengan Curug banteng karena rutenya hampir sama, namun untuk menuju Puncak Heas ini sebelum ke Curug Banteng ada jalan menuju Cihaur. Dari alun-alun Jampang kulon, sekitar empat Kilometer arah ke Pasar Cinagen, dari arah Kiara Dua, belok kiri dan sebaliknya arah dari Surade, belok kanan, masuk jalur ke arah Desa Bojongsari, setelah lewat kantor desa, ada perempatan ambil kiri, lurus, lalu ambil kanan, ada mesjid, sekitar dua Km ke lokasi.

Puncak Heas di Google Maps



Kalau masih bingung, setelah sahabat nyampe di Desa Bojongsari tinggal tanya saja ke warga setempat, semuanya pasti tau kok, soalnya Puncak Heas dan Curug Banteng ini jadi icon dari Desa Bojongsari, dan hebatnya, Pak Kades Bojongsari sepenuhnya mendukung keberadaan kedua tempat wisata ini. Jadi kalau sahabat berkunjung ke Desa Bojongsari, sahabat akan mendapatkan dua wisata, selain menikmati air terjun, sahabat juga bisa melihat panorama alam yang begitu indah.

Bahtera diatas pegunungan, photo via facebook Imex Putra
Kalau kamu hendak kesini, jangan lupa kosongkan memory HP dan penuhkan batrenya, karena keindahan dari Puncak Heas ini akan membatmu banyak mengambil photo, hehe.

Cocok nih buat berselfie, photo via facebook Imex Putra

Prkiran dan gerbang masuk Puncak Heas, photo via facebook Imex Putra

Okesob, itu sedikit tulisan saya tentang Puncak Heas Sukabumi, karena saya belum sempat datang langsung, jadi baru itu yang bisa saya share ke sahabat semunya. Kalau sahabat hendak ke Puncak Heas ini, jangan sampai buang sampah sembarangan ya..


Sumber dan Referensi:

Keyword :
Puncak Heas, Puncak Heas Sukabumi, Wisata Alam Puncak Heas, Wisata Alam Bojongsari, Jampang Kulon, Wisata Alam Jampang Kulon

Inisukabumi.com - Sahabatku, kalian pasti sudah tidak asing lagi dengan nama Geopark Ciletuh Pelabuhanratu, Geopark yang kini menjadi primadona di Jawa Barat ini memang menyajikan keragaman yang sangat luar biasa, baik dari segi keragaman geologi, keragaman hayati dan juga keragaman budaya.

Di artikel ini saya akan sedikit berbagi informasi tentang salah satu keragaman geologi yaitu tentang beberapa pulau kecil yang berada dikawasan Geopark Ciletuh. Berikut adalah empat pulau kecil yang berada di Geopark Ciletuh Pelabuhanratu:

1. Pulau Karang Daeu

Pulau Karang Daeu, FOTO: RON AGUSTA
Pulau Karang Daeu, terletak di pantai Cikalapa, desa Girimukti. Pulau ini berbentuk unik seperti kelinci merunduk atau anjing pudel berbaring. Pulau ini dapat di akses dengan perahu sekitar 5 menit dari pantai Palangpang, dan pada saat surut, pulau ini dapat di akses berjalan kaki dari pantai Cikalapa. Secara geologi, terdiri atas batuan sedimen Formasi Ciletuh yang memiliki struktur sedimen sekuen Bouma.

2. Pulau Manuk

Pulau Manuk FOTO: MEGA FATIMA ROSANA
Pulau bebatuan di desa Mandrajaya ini dapat di capai sekitar 1 menit dari pulau Mandra. Pulau dengan luas kurang dari 200 m2 sering di penuhi oleh burung camar.


3. Pulau Kunti

Pulau Kunti FOTO: RON AGUSTA
Berada di ujung barat Gunung Badak desa Mandrajaya, pulau Kunti dapat ditempuh berjalan kaki kira-kira 25 menit dari pantai Cikadal, atau dengan perahu selama 10 menit dari muara Ciletuh.


4. Pulau Mandra

P Mandra FOTO: RON AGUSTA
Pulau dengan luas kurang dari 1 km2 ini terletak di desa Mandrajaya. Akses menuju pulau sekitar 3 menit dengan perahu dari muara Sungai Ciletuh. Pulau ini populer sebagai tempat memancing bagi penduduk lokal.


Sumber : 

Keyword : 
Geopark Ciletuh, Kab Sukabumi, Wisata, Pulau Karang Daeu, Pulau Manuk. Pulau Kunti, Pulau Mandra, Pulau Kecil Geopark Ciletuh


Curug Bibijilan

Inisukabumi.com - Sahabatku, di artikel kali ini saya akan sedikit berbagi informasi tentang salah satu keunikan yang ada di Curug Bibijilan Sukabumi. Keunikan tersebut berupa adanya Pompa Air Tanpa Listrik atau dikenal juga dengan nama pompa air hidrolik.

Pompa air tanpa listrik di Curug Bibijilan Sukabumi
Pompa air tanpa listrik di Curug Bibijilan Sukabumi
Pompa air hidrolik ini tepat berada dipinggir Curug Bibijilan, letaknya yang berdekatan dengan jalan dipinggir yang digunakan untuk lalulalang orang yang turun naik ke curug membuat pompa ini dijadikan salah satu spot untuk berselfie ria.

Pompa air tanpa listrik di Curug Bibijilan Sukabumi
Dua buah pompa hidrolik yang masih berfungsi dengan baik
Pompa hidrolik ini berjumlah dua buah dan keduanya masih befungsi dengan baik hingga artikel ini dipublikasi. Pompa ini sepenuhnya menggunakan tenaga air untuk menaikan air lainnya, dengan tinggi air yang turun sekitar 20 meter bisa mendorong air lainnya hingga lebih dari 70 meter keatas.

Pompa hidrolik ketika dilihat dari atas Curug Bibijilan
Untuk lebih jelasnya, berikut adalah video tentang pompa air tanpa listrik yang berada di Curug Bibijilan Sukabumi.



Curug Bibijilan on Google Maps




Keyword : 
Curug Bibijilan, Curug Bibijilan Sukabumi, Curug Sukabumi, Air Terjun Sukabumi, Wisata Air Terjun Sukabumi, Air Terjun Bibijilan


Tugu Ciletuh Geopark

Tugu Ciletuh Geopark
Tugu Ciletuh Geopark
Inisukabumi.com - Sahabatku, di artikel kali ini saya akan sedikit menuliskan tentang salah satu spot yang bisa disebut wajib kamu kunjungi ketika kamu berwisata ke Geopark Ciletuh. Spot tersebut adalah Tugu Ciletuh Geopark.

Tugu ini terletak di Desa Taman Jaya Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi. Kalau boleh saya saya menyebutkan, tugu ini ibarat tugu selamat datang, karena dari tugu ini masih perlu menempuh jarak yang lumayan agar bisa melihat berbagai macam keindahan yang ada di Geopark Ciletuh.

Jangan Ngaku Pernah Ke Ciletuh Kalau Belum Berfoto di Tugu Ciletuh
Tugu Ciletuh Geopark
Tugu ini juga terletak di pertigaan antara menuju ke Panenjoan dan seterusnya, lalu ke Puncak Tugu, dan satu lagi Bukit Hilal dan seterusnya. Kenapa saya sebut seterusnya? Karena banyak sekali spot yang bisa kamu nikmati di arah rute tersebut.

Jangan Ngaku Pernah Ke Ciletuh Kalau Belum Berfoto di Tugu Ciletuh
Tugu Ciletuh Geopark ini juga berada di samping mesjid
Bagi kamu yang hendak ke Geopark Ciletuh, sebaiknya beristirahat sejenak di daerah ini, karena selain bisa berfoto di Tugu Ciletuh, kamu juga bisa menunaikan shalat dzuhur di mesjid dekat tugu ini (bagi yang beragama islam).

Dan yang pasti, Jangan Ngaku Pernah Ke Ciletuh Kalau Belum Berfoto di Tugu Ciletuh.! ^^


Jembatan I Love U di Puncak Tugu yang Akan Membuat Liburanmu Lebih Seru
Foto bersama di Jembatan I Love U itu sungguh seru
Inisukabumi.com - Sahabatku, beberapa waktu lalu saya diajak jalan-jalan seru ke Geopark Ciletuh Pelabuhanratu oleh Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) yaitu oleh Ibu Reny Sukmawani, jalan-jalan seru ini sepenuhnya di fasilitasi dan dibiayai oleh beliau. Salah satu spot yang kami kunjungi adalah Puncak Tugu. Puncak Tugu ini terletak di lahan perkebunan Sawit Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Dengan jarak 2,5 kilometer dari akses utama Palltilu Tamanjaya dan kurang lebih 6 kilometer dari Tamanjaya.

Dengan posisi yang berada di atas tebing Ampitheater akan membuat semua orang yang baru datang ke tempat ini takjub seketika dibuatnya. Di Puncak Tugu ini terdapat sebuah spot yang paling difavoritkan oleh para pengunjung, spot tersebut adalah Jembatan I Love U. Dari spot tersebut sahabat bisa menikmati indahnya hamparan laut, sawah, dan pegunungan yang begitu asri dan mengagumkan. Sungguh indah ciptaan Tuhan Y.M.E. ini.

Puncak Tugu on Google Maps



Keyword:
Jembatan I Love U, Puncak Tugu, Wisata Puncak Tugu, Geopark Ciletuh


Pantai Karang Bolong Sukabumi, Pantai Cicaladi, Pantai Sukabumi
Inilah salah satu view indahnya Pantai Karang Bolong Sukabumi, image via instagram @Deviko
Inisukabumi.com - Sahabatku, apakabarnya nih? Lama ku tak menyapa sahabat semua lewat tulisan-tulisan baru di situs ini. Maafkan ya kalau saat ini saya aga jarang menulis artikel, karena sekarang perhatian saya udah lebih difokuskan kepada istri tercinta, apalagi sekarang istriku lagi hamil, mohon do'anya ya semoga kami senantiasa diberikan kesehatan dan rizki yang berkah oleh Allah SWT. Aamiin

O iya, mumpung masih nuansa ramadhan, saya atas nama pribadi meminta maaf yang seluas-luasnya kepada sahabat semua karena pasti selama ini saya mempunyai kesalahan baik yang saya sadari atau pun tidak. 

Di artikel kali ini saya akan coba berbagi informasi kembali tentang salah satu pantai terbaik yang ada di Sukabumi dan masih tergolong pantai baru yang diburu wisatawan, pantai tersebut bernama Pantai Karang Bolong. Kalau sahabat tuliskan "Pantai Karang Bolong" di google, pastinya akan muncul bermacam pantai karang bolong dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi yang akan saya ceritakan disini adalah Pantai Karang Bolong Sukabumi.

Pantai Karang Bolong Sukabumi, Indahnya Pantai dengan Hamparan Rerumputan
Pantai Karang Bolong Sukabumi, Indahnya Pantai dengan Hamparan Rerumputan, image via instagram @Deviko

Rute Menuju Pantai Karang Bolong Sukabumi

Berdasarkan petunjuk yang diberikan oleh Kang Hidayat Asep dalam blognya wisataalamsukabumi.wordpress.com, untuk menuju pantai ini kamu bisa melalu dua rute, yaitu dari arah Kecamatan Surade dan Kecamatan Cibitung.

  • Akses dari Kecamatan Surade, sahabat bisa menyusuri jalan Sukmawijaya / Cibarehong lurus ke Desa Cipeundeuy lalu lurus lagi ke Desa Sukatani dari sana tinggal bertanya saja sama warga setempat arah Pantai Karang Bolong.
  • Akses dari Kecamatan Cibitung bisa masuk dari Jalur Arah Cikaso/ Tegalbuled kalo sudah lewatin SMAN 1 SURADE lurus saja sekitar 3 Km. Ntar kita akan ketemu sama kampung Cidahu, pas belokan ada jalan Ke Kanan yg masih bebatuan dari sana kita bisa bertanya ke warga arah pantai Karang Bolong / pantai Cikawung lalu kita akan masuk hutan Jati sejauh 15 Km. Sesudah melewati Hutan jati ada satu perkampungan namanya Ciwakung dari sana lurus lagi sekitar 3 km.

Karang Bolong Beach on Google Maps


Sebaiknya sahabat berkunjung ke pantai ini pagi hari supaya bisa menyebrangkan kendaraan, karena kalau udah siang air laut pasti naik, jadi kamu harus naik perahu atau rakit supaya bisa menyebrang, sementara kendaraanmu dititipkan di tempat parkir sana. Tapi kalau bawa nyebrang kendaraan juga harus tetap siaga, jangan sampai pas mau pulang eh airnya udah pasang, kan susah bawa nyebrang balik kendarannya. Tapi kalau bisanya siang hari ataupun sore hari, tidak terlalu bermasalah ko, toh pantainya emang tetap indah. ^_^

Suasana sore hari yg amazing bgt.... adventure kali ini goal.... 😊😍
Image from instagram @rismatkoemans
Pantai Karang Bolong ini juga terkenal dengan ombaknya yang ganas karena mempunyai ketinggian antara lima sampai lima belas meter dari permukaan laut, jadi meskipun sahabatsedang diatas tetap saja sahabat harus hati-hati, jangan sampai baju sahabat basah kuyup terkena deburan ombak tersebut.

Deburan ombak yang ganas via https://wisataalamsukabumi.wordpress.com

Berkemah di Pantai Karang Bolong

Pantai Karang Bolong Sukabumi
Berkemah di pantai Karang Bolong via https://wisataalamsukabumi.wordpress.com
Sama halnya dengan pantai yang lain, di pantai karang bolong juga sahabat bisa berkemah loh, cuman yang bedanya kalau di pantai lain sahabat harus mendirikan tenda diatas pasir pantai, kalau di pantai karang bolong sahabat mendirikan tendanya diatas hamparan rumput hijau, inddah kan.

Pantai Karang Bolong Sukabumi
Kang Hidayat Asep (admin grup WISATA ALAM SUKABUMI) sedang bersantai di pantai Karang Bolong
Bagi anda yg ingin di pandu atau butuh jasa Tour Guide ke Pantai Karang Bolong, silahkan hubungi Admin Wisata Alam Sukabumi, 085822182480 ( Hidayat Asep ).
Cintai Alam dan Jaga Kebersihan, Karena Pantai Karang Bolong adalah Titipan Dari Tuhan
Sekian dulu sob informasi yang bisa saya share di artikel ini, semoga bermanfaat bagi sahabat semuanya. Artikel ini blum final karena saya akan terus berusahan untuk memberikan informasi yang jelas dan akurat, jadi jangan bosan-bosan ya berkunjung ke situs ini. ^_^


Referensi :

Keyword on Google:
  • Pantai Karang Bolong
  • Pantai Karang Bolong Sukabumi
  • Karang Bolong Sukabumi
  • Pantai Cicaladi
  • Karang Bolong Jampang


Jalan indan dan berliku membuat kita merasakan sesuatu yang berbeda
Inisukabumi.com - Sebagai salah satu daerah yang mempunyai spot wisata alam terbanyak di Jawa Barat, Sukabumi tidak akan membuatmu kehabisan untuk mencari spot wisata untuk mengisi waktu liburan. Bukan hanya wisata alam yang sudah banyak di ekspos di media sosial dan dunia maya, spot-spot pinggir jalan juga tak kalah menarik untuk kamu bergaya.

"Menatap jalanan yang berliku bagaikan liku-liku kehidupan", abaikan tas yang saya pake, itu punya seseorang :D
Beberapa waktu lalu saya hendak pulang ke kampung halaman yang ada di Kec. Takokak - Cianjur Selatan, karena sedang musim hujan jadi saya menggunakan jalur memutar ke arah Sagaranten, Sukabumi demi mendapatkan jalan yang agak mulus. Perjalanan menggunakan rute ini memang hampir dua kali lipat dari rute utama yang langsung ke Takokak, tetapi kalau lagi musim hujan jalanan di daerah Takokak itu kurang bersahabat dengan motor matic yang biasa saya gunakan.

Mampir dulu ke warung kopi berhubung hujan belum reda sepenuhnya
Sewaktu pulang menuju arah Sagaranten sih cuacanya lagi hujan, jadi kurang bersahabat kalau untuk berfoto ria, tetapi tidak masalah, syukuri saja semua yang ada, toh semoga saja waktu kembali lagi ke Sukabumi cuacanya sudah bersahabat. Beberapa kali saya berhenti karena hujannya memang cukup besar, terkadang besar sekali malahan, tapi yang pasti alhamdulillah saya bisa selamat sampai tujuan.

Singkat cerita, saya kembali lagi dari Cianjur Selatan melalui rute yang sama yaitu melewati Sagaranten Sukabumi, kali ini alhamdulillah cuacanya bagus, tidak terlalu panas tetapi awannya cukup cerah. Karea waktu berangkat kemarin lagi hujan jadi ga sempat berfoto di spot yang saya sebutkan dijudul tulisan diatas, jadi saya putuskan untuk berfoto ria dulu didaerah tersebut. Daerah jelasnya sih saya kurang hafal, tapi sepertinya masuk kawasan Ancaen.

Hamparan perkebunan jabon nan eksotis, jadi serasa di Afrika :D
Diantara spot yang ciamik untuk berfoto ada di daerah sini, daerah perkebunan jabon yang terhampar luas puluhan hektar. Lokasi ini memang berada disamping jalan untama, jadi kita tidak perlu jauh-jauh untuk menggapainya, eh maksudnya kalau lagi menuju arah Sagaranten dari Sukabumi atau sebaliknya.

Mau masuk kedalam perkebunan tapi sayangnya ga boleh bawa motor
Itulah sedikit curhatan dari saya tentang salah satu spot indah yang bisa dinikmati dari pinggir jalan ketika menuju sagaranten dari Sukabumi Kota ataupun juga sebaliknya. Kalau teman-teman juga berkesempatan melewati tempat ini, coba deh berhenti sejenak dan cekrek cekrek pake HP atau kamera kesayangan teman-teman, hehe.

Background photo : beritaten.com
Inisukabumi.com - Sebagai salah satu daerah yang dipenuhi dengan bermacam keindahan alamnya, sukabumi kembali diperkaya dengan berbagai macam destinasi wisata yang mulai dilirik dunia, destinasi wisata tersebut berada di Geopark Ciletuh. Disana terdapat berbagai macam air terjun dan juga pemandangan alam lainnya, salah satu air terjun yang paling banyak dikunjungi adalah Curug Awang.
Curug Awang Dari Atas
Curug Awang Dari Atas via cool4myeyes.com
Curug Awang berada di kawasan Taman Bumi Ciletuh (Ciletuh Geopark), yaitu di desa Taman Jaya kecamatan Ciemas kabupaten Sukabumi Jawa Barat. Curug Awang memiliki ketinggian sekitar 40 meter dengan lebar sekitar 60 meter, dengan keindahan dinding batu alam yang berwarna coklat kemerahan sebagai karakteristik dari curug ini yang begitu kuat dan tak dapat dilihat di tempat lain.

Curug Awang dari kejauhan
Curug Awang dari kejauhan via kitabisa.com
Curug Awang merupakan salah satu curug yang berada di aliran sungai Ciletuh, sungai ini membatasi wilayah kecamatan Ciemas dengan kecamatan Ciracap, disamping itu juga merupakan batas antara desa Taman Jaya dengan desa Cibenda serta pembatas antara desa Mekar Sakti dan desa Mandra Jaya. Di sungai ini terdapat beberapa air terjun yang patut untuk dikunjungi, beberapa diantaranya yang cukup terkenal dan terletak di wilayah desa Taman Jaya adalah Curug Awang, Curug Tengah dan Curug Puncak Manik.
Tingginya Curug Awang
Tingginya Curug Awang via @ilhamhilman | blog.reservasi.com
Curug Awang sendiri adalah air terjun pertama dari deretan tiga air terjun di sungai ciletuh yang ada di desa Taman Jaya kecamatan Ciemas. Pada musim kemarau dimana curah hujan kurang maka Curug Awang akan memiliki dua air terjun dengan air terjun utama di sebelah kanan dan air terjun kecil di sebelah kiri. Penduduk setempat menyebut air terjun yang kecil dengan sebutan Anak Curug Awang, sedangkan air terjun utama yang lebih besar dengan sebutan Curug Awang Indung.

Ketika musim hujan Curug Awang ini akan terlihat lebih indah, dimana seluruh bagian curug ini terpenuhi oleh derasnya air yang mengalir, sehingga apabila dilihat dari kejauhan curug ini akan terlihat mirip dengan air terjun Niagara mini di Amerika.
Panorama Curug Awang
Panorama Curug Awang via cool4myeyes.com
Dari Jakarta kamu bisa mengambil rute Bogor-Cihideung-Cijeruk-Sukabumi-Cikidang-Pelabuhan Ratu-Simpenan-Kiaradua-JampangKulon-Waluran dan berakhir di Tamanjaya. Untuk menuju lokasi curug Awang, bisa menggunakan mobil biasa (bukan offroad) karena keadaan jalan yang masih cukup bagus. Dari Sekretariat PAPSI (Paguyuban Alam Pakidulan Sukabumi) berjalan ke arah Selatan +/- 10 menit, lalu ada belokan ke arah kiri dengan penunjuk "Curug Awang". Curug Awang ini curug termudah untuk di kunjungi, batu-batu di sungainya pun berjarak deket satu sama lain, jadi memudahkan kita untuk pindah dari 1 spot ke spot lain untuk mencari angle foto yang bagus.



Diberdayakan oleh Blogger.