Tampilkan postingan dengan label Kawasan Agroeduwisata Cikundul. Tampilkan semua postingan

Inisukabumi.com - Sahabatku, Indonesia memanglah sebuah negeri yang subur, sebuah peribahasapun mengungkapkan bahwa di Indonesia ini menacapkan tongkat ke tanah pun maka tongkat tersebut bisa tumbuh.  Namun, pribahasan itu nampaknya sudah kurang berlaku di perkotaan yang lahan tanahnya sangat terbatas, sehingga kalaupun mau bertanam maka diperlukan alternatif media tanah lain selain langsung bertanam diatas tanah.

Contoh penggunaan solar cell sebagai pembangkit listrik yang listriknya digunakan untuk kebutuhan bertanam di KAC
Di artikel ini saya akan sedikit memberikan rekomendasi tempat bagi siapa saja yang ingin belajar tentang berbagai macam teknik bercocok tanam, baik itu bertanam secara organik, hidroponik hingga bertanam secara aquaponik. Tempat tersebut adalah  Kawasan Agroeduwisata Cikundul (KAC).

Instalasi aquaponic di KAC, aquaponic ini penggabungan dari budidaya ikan lele dengan menanam sayuran
Instalasi aquaponic di KAC, aquaponic ini penggabungan dari budidaya ikan lele dengan menanam sayuran
KAC Sukabumi yang berada di Jalan Kapitan, Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi. KAC ini dikelola langsung oleh Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kota Sukabumi. Pengembangan kawasan tersebut menjadi agroeduwisata dimulai sejak 2015 lalu.

Salah satu instalasi hidroponik yang ada di KAC
Salah satu instalasi hidroponik yang ada di KAC
Menurut pengelolanya sendiri, setiap harinya selalu saja ada pengunjung yang datang ke KAC ini, mulai dari anak-anak pendidikan anak usia dini (PAUD), taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), SMP, SMA, perguruan tinggi hingga masyarakat umum. 

Setelah datang ke KAC ini, diharapkan pengunjung bisa memahami teknik bertanam yang tidak hanya secara tradisional, melainkan sudah banyak teknik modern yang sama sekali tidak menggunakan tanah sebagai media tanamnya. Jadi ketika tidak ada lahan atau tanah terbuka pun kita masih bisa bertanam.

Area peternakan sapi
Kawasan agroeduwisata yang luasnya mencapai 4,5 hektare ini sebenarnya tidak hanya menyediakan edukasi tentang budidaya tanaman, tetapi ada juga berbagai macam peternakan, seperti peternakan sapi, domba, unggas dan yang lainnya, tetapi untuk peternakannya insya Allah akan saya ceritakan di artikel selanjutnya. Jadi jangan bosan-bosan ya berkunjung ke situs ini.



Inisukabumi.com - Sahabatku, Kota Sukabumi sebagai kota yang "peka" terhadap potensi wisata yang ada di daerahnya sudah memiliki Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kota Sukabumi (Ripparda) 2017-2025 yang kemudian disahkan melalui Peraturan Daerah Kota Sukabumi Nomor 14 Tahun 2016 tentang Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Kota Sukabumi Tahun 2017-2025. Dalam rapirda tersebut terdapat tiga Kawasan Strategis Destinasi Pariwisata (KSPD) yang salah satunya adalah Kawasan Wisata Cikundul yang meliputi Kawasan Agroeduwisata Cikundul dan Pemandian Air Panas Cikundul.

 7 Potensi Wisata Yang Ada di Cikundul Sukabumi
Taman Pemandian Air Panas yang sudah ditata kembali
Saat artikel ini ditulis, pemerintah Kota Sukabumi beserta pihak-pihak terkait sedang mengupayakan pengembangan Kawasan Wisata Cikundul, didalam kawasan ini terdapat sekitar tujuh potensi wisata yang bisa dikembangkan. Berikut adalah Tujuh Potensi Wisata Yang Ada di Cikundul Sukabumi.

1. Taman Pemandian Air Panas (TPAP) Cikundul

Lanscape Pemandian Air Panas Cikundul
Lanscape Pemandian Air Panas Cikundul
 TPAP Cikundul ini dikelola oleh Bidang Pariwisata Disporpar Kota Sukabumi, selain pengembangan pemandian air panas yang menjadi daya tarik utamanya, saat ini juga sudah dibangun spot-spot selfie dan gazebo yang diharapkan bisa menarik kunjungan dari kalangan muda.

Selain itu sedang didorong juga aktivitas ekonomi kreatif Kota Sukabumi dengan adanya Panggung Kamonesan.  Ada juga "Pasar Cikundul" yaitu sebuah pasar wisata kuliner jadul dan kerajinan masyarakat serta atraksi wisata khas yang sedang dirintis dan diujicoba serta akan dipromosikan secara digital dalam skala global.

2. Sebuah Gang yang Dihiasi dengen Berbagai Lukisan 3D dan Warna Warni

Gang ini berada di RW 09 tepatnya disamping Masjid Qubatul Islam
Mancing mania, mantaps
Gang ini berada di RW 09 tepatnya disamping Masjid Qubatul Islam. Saat saya dan teman-teman blogger berkunjung ke gang ini, baru sebagian gang yang dihiasi lukisan. Nampak beberapa lukisan 3D mulai dari area bawah yang dilukis ala-ala sungai yang lengkap dengan ikan-ikannya, ada juga lukisan air terjun, kandang bebek, tempat pemancingan dan lain sebagainya.

3. Bumi Perkemahan Bina Bumi Pakujajar Cikundul

Salah satu spot di Bumi Perkemahan Bina Bumi Pakujajar Cikundul
Salah satu spot di Bumi Perkemahan Bina Bumi Pakujajar Cikundul
Bumi perkemahan ini dikelola oleh Kwarcab Pramuka Kota Sukabumi, dengan suasana alam yang masih asri dan juga sumber air yang sudah tersedia dipuncak bukit, kawasan ini memang cocok untuk berkemah. Selain itu sudah dilakukan juga pembenahan infrastruktur kelengkapan berkemah dan kegiatan outdor lainnya.

4. Kawasan Agroeduwisata Cikundul (KAC)

Teman-teman blogger ketika berkunjung ke KAC
Kawasan ini berada dibawah pengelolaan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, Perikanan dan Peternakan Kota Sukabumi. Dengan akses jalan yang sudah mulus membuat kawasan ini mudah diakses. Sejak dua tahun kebelakang, kawasan ini juga sudah banyak menjual paket wisata edukasi agro untuk siswa/siswi di sekitar Sukabumi.

Contoh pemanfaatkan sampah botol plastik sebagai pot tanaman hidroponik
Untuk KAC sendiri berisi berbagai macam tanaman yang ditanamh dengan berbagai macam teknik penanaman juga, seperti teknik penanaman organik, hidroponik, hingga aquaponic juga ada. Untuk pompa sirkuliasi airnya juga beberapa sudah menggunakan panel surya sebagai penyuplai listriknya. Selain berbagai macam tanaman dan teknik penanamannya terdapat juga kandan kelinci dan domba yang sangat cocok untuk diperkenalkan kepada anak-anak.

Lanscape peternakan sapi di KAC
Selain berbagai macam teknik penanaman, ada juga berbagai macam peternakan seperti peternakan sapi dan domba beserta pengolahan kotorannya menjadi gas yang bisa digunakan untuk memasak.

5. Taman Hutan Kota Kibitai

Rindangnya hutan kota Kibatai
Rindangnya hutan kota Kibatai
Taman Hutan ini berada dibawah pengelolaan Dinas Lingkungan Hidup Kota Sukabumi. Dengan luas sekitar tiga hektar saat ini sudah membuka diri sebagai kawasan edukasi kepada kelompok-kelompok masyarakat.

6. Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Cikundul

Metania Cafe, Salah satu spot di TPA Sampah Cikundul yang memanfaatkan gas metan sebagau bahan bakarnya
Metania Cafe, Salah satu spot di TPA Sampah Cikundul yang memanfaatkan gas metan sebagau bahan bakarnya
TPA ini berada dibawah pengelolaan Dinas Lingkungan Hidup Kota Sukabumi, dengan pengelolaan yang cukup bagus membuat kawasan ini rapi dan juga asri. TPA ini sudah tidak kumuh lagi seperti TPA lain pada umumnya, bahkan mulai 31 Desember 2017 sudah dilaunching Cafe Metania yang menyajikan makanan dan minuman yang menggunakan metan sebagai bahan bakarnya.

7. Makam Eyang Cikundul

Inilah makam Eyang Cikundul
Inilah makam Eyang Cikundul
Eyang Cikundul disinyalir sebagai tokoh yang pertama kali membangun pemukiman di Cikundul, saat ini makamnya dikelola oleh masyarakat sekitar, dan pada saat-saat tertentu makam ini suka dikunjungi oleh peziarah dari luar kota.


Itulah 7 Potensi Wisata Yang Ada di Cikundul Sukabumi, artikel ini masih belum membahas lebih spesifik terhadap poin-poin destinasi wisatanya, karena saya anggap artikel ini sebagai artikel pembuka. Di artikel selanjutnya saya akan coba mereview ketujuh destinasi wisata tersebut, jadi jangan bosan-bosan berkunjung ke situs ini ya.


Diberdayakan oleh Blogger.