Tampilkan postingan dengan label Kegiatan. Tampilkan semua postingan

Inisukabumi.com - Sahabatku semuanya, alhamdulillah rangkaian demi rangkaian pernikahan saya (Ruswan) dengan wanita pujaan saya (Syifa) berjalan dengan amat lancar, hal ini tentunya tidak terlepas dari dukungan berserta do'a dari sahabat semua sehingga Allah SWT. memberikan keridhaan-Nya.

Tidak mudah untuk sampai ketahapan seperti ini, karena sebelumnya harus melalui proses yang begitu panjang. Saya sadar bahwa jodoh itu ditangan Tuhan dan manuasia diberikan kesempatan untuk memperuangkannya, saya juga sadar bahwa semua orang diberikan jalan dan kisah yang amat berbeda.

Pernikahan Kang Ruswan dengan Teh Syifa
Pernikahan Kang Ruswan dengan Teh Syifa 
Oleh sebab itu, saya sangatlah bersyukur kepada Allah SWT. yang telah memberikan rahmat dan ridha-Nya sehinggal saya telah sampai ke tahap ini. Saya juga banyak mengucapkan terimakasih kepada sahabat-sahabat semua yang telah memberikan bantuannya baik dalam bentuk do'a ataupun juga yang lainnya.

Saya juga masih terus mengharapkan do'anya dari sahabat pembaca semuanya semoga keluarga kami menjadi keluarga yang Sakinah Mawaddah Warrahmah, aamiin yaa Allaah.

Inisukabumi.com - Sahabat-sahabatku sekalian, beberapa waktu lalu saya mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kp. Rancabungur Desa Karangjaya Kecamatan Gegerbitung Kabupaten Sukabumi. Kegiatan yang merupakan salah satu tahapan yang harus saya ikuti selama menjadi mahasiswa semester enam di Universitas Muhammadiyah Sukabumi ini memang mempunyai berbagai macam kesan, baik suka maupun duka, ada haru dan juga tawa, semuanya bersatu dalam suasana kekeluargaan yang begitu hangat meskipun terkadang ada sedikit perbedaan pendapat diantara kami.

Selama sekitar 40 hari, saya dan rekan-rekan KKN menjalankan berbagaimacam program baik yang formal maupun informal, dan semuanya tidak mungkin bisa saya lupakan. Berikut adalah video yang sudah saya buat tentang berbagai macam kegiatan yang telah kelompok saya lakukan selama menjalani KKN di Desa Karangjaya.



Sambut Tahun Baru Islam, Pemkot Sukabumi Adakan Pawai Obor, Pawai Sukabumi
Peserta pawai bersiap untuk memulai perjalanan
Inisukabumi.com - Apa kabar sob? Lama nih saya tidak menulis di blog ini, bukannya saya sombong atau gimana, tetapi beberapa waktu lalu saya harus mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dulu di daera Gegerbitung. Tapi alhamdulillah sekarang KKN nya sudah selasai, dan sekarang saya diberi kepercayaan baru lagi, yaitu menjadi staff SIM di kampus UMMI. Mohon do'anya saja dari sahabat semua semoga saya bisa menjaga dan mengerjakan amanah ini dengan baik dan maksimal. Aamiin.. 

Baik sob, di tulisan kali ini saya mau sedikit sharing tentang salah satu kegiatan yang kemarin saya ikuti, kegiatan tersebut adalah Pawai Obor dalam rangkan Menyambut Datangnya Tahun Baru Islam 1437 H. yang diadakan oleh Pemerintah Kota Sukabumi, (13/10/15).
Sambut Tahun Baru Islam, Pemkot Sukabumi Adakan Pawai Obor

Pawai Obor yang seperti ini sebenarnya merupakan yang kedua kali saya ikuti, karena di tahun baru islam sebelumnya saya juga mengikuti kegiatan seperti ini. Dari dua kali yang saya ikuti, ternyata jumlah peserta pawai dari warganya lebih banyak tahun kemarin, karena di tahun ini warga lebih memilih menjadi penonton dibandingkan ikut langsung dalam rombongan pawai.

Warga memulai pawai obor di depan Balai Kota Sukabumi Jalan R Syamsudin SH sekitar pukul 20.00 WIB. Peserta pawai obor terdiri dari para pelajar, mahasiswa, santri, pegawai negeri sipil, aparat TNI/Polri, organisasi massa Islam, dan elemen masyarakat lainnya. Dari ribuan peserta tersebut, nampak sekelompok mahasiswa yang merupakan perwakilan dari Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) berjalan bersama sambil membawa obor dan sepandu, bahkan ditengah-tengah mereka terdapat dua warga asing (bule) yang ikut serta dalam pawai obor tersebut.
Sambut Tahun Baru Islam, Pemkot Sukabumi Adakan Pawai Obor
Mahasiswa UMMI yang mengikuti kegiatan Pawai Obor
Rute pawai obor ini melintasi jalan utama Sukabumi yakni Jalan R Syamsudin, Jalan Suryakencana, Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Ahmad Yani, Jalan Siliwangi, dan terakhir di Jalan Syamsudin. Diperkirakan jumlah warga yang ikut pawai obor ini mencapai sekitar 10 ribu orang.

Kegiatan menyambut datangnya tahun baru islam ini berakhir sekitar pukul 22.00 WIB seiring dengan sampainya kembali para peserta pawai ke halaman Balaikota Sukabumi, dan Alhamdulillah pawai obor ini berangsung dengan lancar dan aman.


Musang Lovers Sukabumi (MULSI)
Foto bersama Gathering on The Road MUSLI via +Awan T. Ridwan
Inisukabumi.com - Sob, bagi sebagian orang musang itu mungkin dianggap hama, terutama di daerah-daera pedesan. Itu karena musang ini merupakan binatang karnivora (hewan pemakan daging), dan makanan pavorit musang ini adalah ayam, jadi sering kali musang itu dibunuh gara-gara sering mencuri ayam. 

Itu sih kasus yang sering terjadi di pedesaan, beda halnya dengan musang yang hidup di perkotaan, musang di perkotaan mempunyai nsaib yang lebih baik, itu kira pendapat saya untuk musang yang hidup di perkotaan, karena mereka di pelihara dengan baik oleh para pecintanya.

Musang Lovers Sukabumi (MULSI)

Kota Sukabumi merupakan salah satu kota yang mempunyai komunitas pecinta musang ini, meskipun termasuk kota kecil, tetapi pecinta musang di Kota Sukabumi ini sudah mencapai sekitar lima puluh orang, mereka tergabung didalam komunitas yang bernama Musang Lovers Sukabumi (MULSI).

Mereka rutin menggelar pertemuan setiap minggunya, yaitu setiap hari minggu dimulai pukul 09:00 di Alun-Alun Kota Sukabumi. Mereka bercengkrama dan saling berbagi pengalaman tentang musang yang mereka pelihara.

Gathering on The Road Musang Lovers Sukabumi (MULSI)

Minggu 7 Juni 2015, Komunitas MULSI ini menggelar Gathering on The Road di Alun-Alun Kota Sukabumi, Kegiatan yang diselenggarakan untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup tersebut diikuti oleh sekitar 80 orang peserta, mereka terdiri dari komunitas pecinta musang yang berasal dari Sukabumi (MULSI), Cianjur, dan juga jakarta.

Gathering kali ini mengambil tajuk MULSI Bebersih Sukabumi dalam rangka Hari Lingkungan Hidup dengan tema "Kucareuh Baraya Pageuh". Awalnya kegiatan bersih-bersih ini akan digelar di kawasan Dago Sukabumi, tetapi berhubung kawasan tersebut sudah bersih, jadi dipindahkan ke Taman Alun-Alun Kota Sukabumi.

Diharapkan dengan diadakannya kegiatan ini bisa mempererat tali persaudaraan antar anggota komunitas, selain itu diharapkan juga supaya masyarakat itu bisa lebih pedilu terhadap kebersihan lingkungan, "jangan malu kalau membersihkan sampah, tapi malu lah kalau membuang sampah sembarangan!", ujar Awan T Ridwan sebagai salah satu pendiri komunitas MUSLI.

Meriahkan Diesnatalis Yang Ke-12, Teknik Sipil UMMI Adakan Konser Payung Teduh

Untuk memperingati Diesnatalis yang ke-12, Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Sukabumi menggelar konser Payung Teduh, (Kamis, 21 Mei 2014). Konser yang dimulai skitar pukul 20 tersebut dibuka dengan lagu "Untuk Perempuan Yang Sedang Dalam Pelukan". Penampilan Is dan kawan-kawan yang pertama di Sukabumi ini sontak membuat para penonton terhanyut kedalam nuansa tenang yang dipancarkan dari nyanyian tersebut. Karakter musik yang terpandu antara Keroncong dan Jazz tersebut memang berhasil membuat setiap yang mendengarnya terlarut dalam kenyamanan.

Konser Payung Teduh yang diselenggarakan oleh Teknik Sipil ini merupakan puncak acara dari Diesnatalis Teknik Sipil yang ke-11, setelah sebelumnya diadakan berbagai macam perlombaan seperti Perlombaan Futsal, Perlombaan Fotografi, Festival Band, dan lain sebagainya.

Konser kali berjalan dengan sangat aman dan nyaman, seluruh penontonnya terlarut kedalam duansa tenang dari lagu-lagu yang dibawakan oleh Is dan kawan-kawan. Di tengah konser, kotak yang merupakan bagian dari barang-barang yang disumbangkan untuk warga-warga yang membutuhkan diminta oleh Is agar diturunkan terlebih dahulu ke kerumunan penonton, dia mengajak para penonton untuk kembali mendonasikan sedikit hartanya untuk diseumbangkan kepada yang membutuhkan. Karena sebelumnya, setiap yang membeli tiket Konser Payung teduh ini secara tidak langsung sudah ikut membantu warga-warga di sekitaran Sukabumi yang membutuhkan bantuan.

Waktu pun telah menunjukan pukul 22.00, dan itu artinya konser Payung Teduh telah selesai, tetapi berhubung para penonton masih belum mau beranjak dari tempat duduknya, dan mereka terus meminta agar dinyanyikan lagi satu buah lagu, akhirnya para personil Payung Teduh kembali menyanyikan lagu yang berjudul "Kucari kamu", yang menjadi lagu penutup dari Konser Payung Teduh kali ini.


Gebyar Asyik Sukabumi, Gebyar Asyiiik Sukabumi
Gebyar Asyiiik Sukabumi
Inisukabumi.com - Sob, hari sabtu lalu tepatnya tanggal  9 Mei 2015, saya mendapakan kesempatan untuk meliput sebuah kegiatan yang saya anggap benar-benar keren, karena saya diberi kesempatan untuk mewakili BumiBlogger | Komunitas Blogger Sukabumi untuk meliput kegiatan tersebut secara. Kegiatan tersebut adalah "Gebyar Asyiiik 2015" yang diselenggarakan oleh Sampoerna Kretek, Kegiatan yang sebelumnya telah sukses digelar di Mojokerto dan Blitar, kini hadir di Sukabumi, tepatnya di Lapangan Bola Bataliyon Armed Sukabumi.

Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 ini menghadirkan berbagai kegiatan seru dan interaktif, seperti Bola Asyiiik, Labirin Asyiik, Bazar Asyiiik, Kuliner Asyiiik, dan lain sebagainya. Gebyar Asyiiik kali ini menggandeng berbagai komunitas pengrajin dan seniman lokal seperti Komunitas Pengrajin Karung Goni dan Komunitas Pengrajin Ukir Tanduk yang memaerkan barang-barang hasil karya mereka kepada para pengunjung.
Kuliner Asyiiik di Gebyar Asyiiik Sukabumi
Kuliner Asyiiik di Gebyar Asyiiik Sukabumi
Tidak hanya itu, berbagai Komunitas Kuliner  Lokal Sukabumi juga ikut meramaikan Gebyar Asyiiik 2015 ini. Pelibatan komunitas-komunitas tersebut, baik para pengrajin, seniman, ataupun kuliner ini diharapkan bisa menambah kehangatan dan semangat pertemanan antar komunitas dan masyarakat Sukabumi.

Selanjutnya --> Gebyar Asyiiik Sukabumi Menampilkan Berbagai Kesenian Adat Sukabumi (Cooming Soon)

UMMI Bentuk Kampus Peduli AIDS

Inisukabumi.com - Sukabumi, 12 April 2014. Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) secara resmi membentuk Kampus Peduli AIDS. Kegiatan yang berlangsung di GOR Merdeka Sukabumi tersebut masih merupakan serangkaian dari kegiatan memperingati HUT Kota Sukabumi yang ke-101.

Pembina Satgas Penanggulangan dan Pencegahan AIDS UMMI yang juga merupakan Wakil Rektor III UMMI, Drs. Sakti Alamsyah mengaku risau melihat kondisi penularan AIDS yang terus menjamur di Kota Sukabumi. Maka dari itu, UMMI mempunyai inisiasi untuk melakukan gerakan anti AIDS yang bekerja sama dengan pemerintah dan masyarakat.

"Kita ingin mencoba menekan angka perkembangan dan mencegah penularan melalui gerakan kampus peduli AIDS ini,” ujarnya usai pengukuhan UMMI Peduli AIDS di Gor Merdeka.

Pemilihan mahasiswa sebagai aktivis peduli AIDS dianggap lebih efektif, karena dari sekitar 802 orang pengidap HIV/AIDS di Kota Sukabumi kebanyakan dari kalangan remaja usia 20-29 tahun.

"Melihat fenomena penyebaran virus HIV/AIDS yang sudah mencapai 802 orang di wilayah Kota Sukabumi dan didominasi kalangan remaja usia 20-29 tahun, kami anggap mahasiswa bisa lebih aktif dan lebih efektif untuk terus mensosialisasikan akan bahaya HIV/AIDS ini", ujar ketua Komisi Penanggulangan AIDS Kota Sukabumi, Achmad Fahmi.

Orang nomor dua di Kota Mochi ini menambahkan, untuk pencegahan dan menekan angka AIDS di Kota Sukabumi, pihaknya terus gencar melakukan sosialisai melalui Warga Peduli AIDS (WPA). Masyarakat akan mengetahui lebih detail tentang keberadaan tetangganya sendiri.

Dikutif dari Radar Sukabumi

Pentas Tengah Tahun Ke-2 UKM Karawitan Asmarandana
Salah satu penampilan dari anggota baru UKM Karawitan Asmarandana
Inisukabumi.com - Sukabumi, 11 April 2014. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Karawita Asmarandana mengadakan acara Pentas Tengah Tahun yang ke-2 dengan tema "Rumawat Budaya Sunda, Dijaman Gelobalisasi". Acara yang dimulai sekitar pukul 19.30 itu dilaksanakan di Ruang Audiorium Universitas Muhammadiyah Sukabumi.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Rektor III UMMI, Drs. Sakti Alamsyah, M.Pd., yang sekaligus membuka acara Pentas Tengah Tahun dari UKM Karawitan Asmarandana. Dalam sambutannya Bapak Warek III mengngkapkan, bahwa beliau sangat mendukung acara dan kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh UKM Karawitan Asmarandana. "Saya sangat mendukung penuh kegiatan ini, karena di jaman sekarang tidak banyak orang yang mau mengembangkan kesenian-kesenian tradisional seperti karawitan ini", ungkapnya.

Dengan mengambil tema "Rumawat Budaya Sunda, Dijaman Gelobalisasi", diharapkan bisa membuat masyarakat sekarang ini kembali mencintai budaya-budaya sunda yang sedikit demi sedikit kian berkurang keberadaannya. Ketua pelaksana acara tersebut, Fikri Juliansyah mengungkapkan, "Semoga dengan usaha kami dari UKM Karawitan Asmarandana ini bisa ikut mengangkat kembali budaya-budaya sunda yang makin menghilang keberlangsungannya".

Acara tersebut diisi dengan berbagai pentas seni tradisional, seperti tari jaipong, kabaret, pagelaran seni sunda, dan lain sebagainya. 

Peresmian Anggota Baru UKM Karawitan Asmarandana

Tiba pada acara puncak yaitu peresmian anggota baru UKM Karawitan Asmarandana, para anggota baru dipanggil satu persatu ke depan panggung untuk melakukan penyematan kujang sebagai tanda bahwa mereka resmi menjadi anggota UKM Karawitan Asmaranda.



Inisukabumi.com - Dalam rangka memeriahkan dan menyemarakkan Peringatan Ke 101 Tahun Hari Jadi Kota Sukabumi, tepatnya yang jatuh pada tanggal 1 April 2015, Pemkot (Pemerintah Kota) Sukabumi, bekerja sana dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pada hari Senin sore, 30 Maret 2015, menyelenggarakan helaran atau karnaval seni budaya se Jawa Barat dan kecamatan se Kota Sukabumi tahun 2015, dengan mengambil tema, Kita Junjung Budaya dan Kearifan Lokal, Dalam Mewujudkan Pemerintahan Yang Rahmatan Lil Alamin.

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk pawai karnaval seni budaya ini dimulai dari Lapang Merdeka Sukabumi dan berakhir di Balaikota Sukabumi. Kegiatan tersebut diikuti oleh belasan regu perwakilan dari berbagai kota dan kabupaten di Jawa Barat.

Berbagai macam kesenian dan budaya ditampilkan dala helaran seni budaya ini, mulai dari pakaian adat, kereta hias, kereta kencana, busana unik, debus, lutung kasarung, bola leungeun seuneu (boles), barongsai, leuweung seni, hayam pelung, dan berbagai macam penampilan yang lainnya,

Oleh : Jainal Sidik

HMI Cabang Sukabumi Siap Pulangkan Jokowi
Ini Sukabumi - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sukabumi,  kembali turun ke jalan mengkritik kepemerintahan Presiden Joko Widodo (jokowi) dan wakilnya Jusup Kala (JK). Mereka menilai pemerintahan Jokowi-JK sudah tidak Pro terhadap rakyat.
 HMI Cabang Sukabumi Siap Pulangkan Jokowi
Koordinator Aksi HMI Cabang Sukabumi, Ivan Virgiawan mengungkapkan, kinerja Jokowi-JK dinilai telah menyengsarakan rakyat. “Buktinya, banyak kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pasangan ini yang tidak memihak kepada rakyat. Sejak dilantik sampai sekarang, pemerintah yang dinakhodai Jokowi dan JK ini tak ada perubahaan pada masyarakat. Malah menambah masalah, membawa masyarakat Indonesia ke jurang kemiskinan,” kesal Ivan Virgiawan sewaktu diwawancarai oleh Radar Sukabumi.

Ivan juga menilai bahwa pemerintahan saat ini malah membuat rakyat kelimpungan, apalagi setelah kenaikan harga BBM, harga-harga kebutuhan terutama sembako semakin melambung. Tidak hanya itu, Ivan juga menganggap upaya penegakan hukum dan pemberantasan korupsi masih abu-abu.

HMI Cabang Sukabumi Siap Pulangkan Jokowi
Oleh sebab itu, HMI Cabang Sukabumi menuntut pemerintahan Jokowi-JK untuk segeraa mengeluarkan kebijakan menstabilkan perekonomian Indonesia, menurunkan harga-harga kebutuhan pokok bagi rakyat, dan menegakan hukum setegak tegaknya, tidak tumpul keatas dan tajam kebawah seperti sekarang ini.

Sementara itu, menanggapi aksi HMI tersebut, Ketua Komisi I DPRD Kota Sukabumi, Faisal Anwar Bagindo menyatakan dukungannya terhadap aspirasi para aktivis  Hijau Hitam dari HMI Cabang Sukabumi itu.
HMI Cabang Sukabumi Siap Pulangkan Jokowi
Aksi tersebut dimulai dari Bundaran Lapang Merdeka, lalu di teruskan ke Kantor Wali Kota Sukabumi, dan ke gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi.
Ivan berjanji, jika terus-terusan seperti ini. Ia akan melibatkan seluruh kader HMI lainnya, untuk ikut serta dalam reformasi jilid dua.


Sukabumi Ciry Fest Color Run

Ini Sukabumi - Dalam rangka Sukabumi City Fest, kemarin tepatnya tanggal 22 maret 2015 telah diadakan Color run. Apa itu Color run? Color run merupakan ajang lari yang identik dengan bersenang-senang bersama kawan atau keluarga, berbeda dengan ajang lari lainnya, di color run ini sebelum kita memulai lari semua peserta menabur bubuk warna ke teman-teman di sekitarnya ataupun  di udara sehingga menciptakan warna yang indah. 

Hanya dengan tiket seharga Rp.5000 kita dapat mengikuti acara yang super fun ini. Color run ini di adakan pukul 08.00-selesai dengan start di Balai kota Sukabumi dan finish kembali di Balai kota. Acara ini sangat menarik dan juga di penuhi dengan berbagai hiburan serta doorprize bagi para peserta.

Dengan membludaknya peserta yang mencapai 7000 orang, membuktikan bahwa acara Sukabumi Ciry Fest Color Run ini sangat menarik bagi warga Kota Sukabumi. Dan di harapkan bahwa tahun depan acara ini bisa di adakan kembali dan tentunya bisa lebih terkordinir dengan baik.
Baik sahabatku, itulah sedikit cerita tentang Sukabumi Color Run yang telah aku ikuti, semoga bisa bermanfaat untuk kita semua.
Dan bagi sahabat-sahabat yang mau berbagi informasi tentang kisah perjalanan atau apa aja tentang Sukabumi, ayo ceritakan disini saja, daripada sebatas di ceritain di jejaring sosial, mending disini saja.. hehe

#Kegiatan #Seru #Kota Sukabumi



Ini Sukabumi - Sob, ditulisan kali ini saya mau berbagi informasi tentang titik titik tertentu yang sering dijadikan tempat untuk berorasi ketika aksi atau demo berlangsung di Kota Sukabumi.

Memang, aksi turun kejalan atau yang sering juga disebut demo merupakan hak bagi semua orang di negara yang menganut sistem demokrasi, tentunya dengan tidak melanggar ketentuan-ketentuan yang berlaku di negara tersebut.
Di Indonesia sendiri, hampir setiap hari selalu ada pemberitaan tentang aksi turun kejalan, baik yang aksi itu dari kalangan buruh, karyawn, mahasiswa, ormas-ormas, ataupun juga yang lainnya.

Tak luput juga di Sukabumi, sering saya menyasikan bahkan ikut langsung dalam kegiatan aksi tersebut. 
Tentunya, disetiap aksi pasti ada orasi, dan inilah dua tempat yang sering dijadikan tempat orasi tersebut.

1. Di depan Gapura Alun-Alun Kota Sukabumi



Tempai ini seakan menjadi saksi bisu bagi setiap kegiatan aksi yang terjadi di Kota Sukabumi. Bagaimana tidak, karena hampir tak ada satu aksi yang tidak menyempatkan untuk berorasi di tempat ini.
Selain berada di tengah kota, tempat ini memang sangat strategis untuk menyampaikan orasi, sehingga semakin banyak orang yang tahu tentang diadakannya aksi tersebut. Dengan begitu, maksud dari aksi mereka ini bisa tersampaikan.

2. Di Bundaran Dekat Lapang Merdeka Sukabumi


Dengan posisinya yang berada ditengah empat arah lalu lintas, tempat ini juga menjadi tempat paforit ketika diadakan aksi-aksi. Entah sudah berapa ratus kali aksi yang penyampaian orasinya itu dilakukan di bundaran ini.
Apapun bentuk aksinya, semoga bisa berjalan dengan baik dan tertib, sehingga tidak mengganggu para pengguna jalan ataupun masyarakat sekitar yang sedang lewat ditempat tersebut.

Oke sob, sekian dulu sedikit informasi dari saya, semoga ada manfaatnya untuk kita semua.
Teruslah berkarya sesui hobi dan kemampuan masing-masing..!! :)

Hastag terkait :

Diikuti Oleh 18 Grup Band Indie

 Festival Band Dalam Kegitan Pesta Kreatif Citamiang
Salah satu grup band yang sedang tampil di Festival Band kali ini
Ini Sukabumi - Sob, kali ini saya mendapatkan kesempatan untuk meliput salah satu kegiatan dalam rangkaian Pesta Kretif Citamiang II, kegiatan tersebut adalah Fesivl Band.
Kegiatan yang dilaksanakan dilapangan upacara Kecamatan Citamiang ini diikuti oleh 18 grup band yang berasal dari berbagai kalangan, ada yang masih anak SMA dan ada juga yang sudah dewasa.

Meskipun sempat berhenti sejenak karena hujan turun dengan cukup lebat, tetapi akhirnya festival band ini bisa kembali dilanjutkan dan berakhir dengan lancar.

Keluar sebagai juara pertama dalam festival band kali ini adalah Indra And the Friandzth, karena dewan juri menilai grup inilah yang paling baik dibandingkan dengan grup-grup lainnya. Hal ini juga terbukti dengan antusias dan juga sorak soray penonton ketika Indra And the Friandzth tampil dipanggung.
Diposisi kedua ada Glory And Faith, dan juara tiganya dimenangkan oleh Munding Laya.
Meriahnya Festival Band Dalam Kegitan Pesta Kreatif Citamiang
Kecamatan Citamiang dilihat dari sebrang jalan
Semoga dengan diadakannya festifal band ini membuat masyarakat khususnya kaula muda untuk terus berkreasi dan menghargai seni.

Sekian dulu sob postingan saya tentang salah satu kegiatan dalam kegiatan Pesta Kreatif Citamiang II kali ini, semoga ada manfaatnya untuk kita semua.
Kalau sobat pengen tahu lebih luas tentang Pesta Kreatif Citamiang ini, silahkan saja kunjungi langsung website resminya --> http://citamiangkreatif.web.id/

Hastag terkait :
#Kegiatan #Seru #Unik #Kota Sukabumi

Seminar Jangan Susah Move On Jilid 2

Teh Tsani Liziah sedang memaparkan materi
Ini Sukabumi - Sob, kali ini saya mau berbagi informasi kembali tentang salah satu seminar keren yang diadakan oleh Lembaga Dakwah Kampus (LDK) AL-UMM, seminar tersebut adalah Seminar JangSUMO 2 "Jangan Susah Move On Jilid 2".

Seminar yang diadakan pada tanggal 02 november 2014 di ruang auditorium Universitas Muhammadiyah Sukabumi ini diikuti oleh sekitar 200 peserta, jumlah yang cukup banyak untuk seminar yang hanya memakan waktu 11 hari untuk mendatangkan peserta sebanyak itu.

"Mohon maaf seandainya banyak kekurangan dalam penyelenggaraan seminar ini, karena kami hanya mempunyai waktu 11 hari untuk menyelenggarakan seminar ini. Semoga kita bisa bersama-sama move on dan mendapat hal-hal yang lebih baik lagi setelah mengikuti seminar ini", ujar Overa Caesar selaku ketua pelaksana dalam Seminar JangSUMO 2 ini.

Peserta yang hdir didominasi oleh akhwat
Seminar ini dihadiri oleh dua pembicara, pertama adalah Ustzh Tsani Liziah, dan yang kedua adalah Kang Destriyana Rifandi. Ustzh Tsani Liziah merupakan da'iyah muda asli Sukabumi, beliau merupakan finalis da'i muda pilihan ANTV 2012, Founder MCM Community, dan juga penulis buku "Lentera Surga".
Sedangkan Kang Destriana merupakan intelektual muda yang sewaktu menjadi mahasiswanya pernah menjadi Wakil Ketua BEM UPI.

Sambutan dari Wakil Rektor III UMMI
Turut hadir pula dalam seminar ini, Drs. Sakti Alamsyah selaku Wakil Rektor II UMMI. Beliau memberikan sambutan dan juga menjelaskan peran LDK AL-UMM dalam pengembangan ajaran islam dikampus Universitas Muhammadiyah Sukabumi.

Penampilan Tim Nasyid Annisa Voice
Seminar ini juga dimeriahkan oleh Tim Nasyid Putri yang merupakan kader baru LDK AL-UMM, mereka membawakan sebuah lagu dengan musik acapela.

Salah satu pemenang dorprize Voucher Makan gratis di Bebek Jontor
Salah satu yang menambah menarik dalam seminar ini adalah dengan banyaknya dorprize yang disediakan oleh panitia. Tidak tanggung-tanggung, ada sebelas Voucher Makan di Rumah Makan Bebek Jontor, dan ada juga dorprize Pulsa dari www.inisukabumi.com, karena Rumah Makan Bebek Jontor dan juga Blog Ini Sukabumi menjadi pendukung dalam acara seminar kali ini.

Pemeang dorprize langsung dari Teh Tsani Liziah
Pemenang dorprize pulsa dari blog Ini Sukabumi
Foto bersama para panitia seminar dengan pemateri
Ikut eksis, hehe :D
Oke sob, itu sedikit informasi yang bisa saya share kali ini, smoga aja ada manfaatnya untuk kita semua.
Mari kita terus berusaha untuk menjadi lebih baik lagi dimata Allah.
"Lets Move On, Don't Stay On..!!"

Hastag terkait :
#Kegiatan #Komunitas #Seru #Kota Sukabumi


Teuku Wisnu sedang memaparkan materi tentang kisah hidupnya
Ini Sukabumi - Sob, hari sabtu tanggal 25 Oktober 2014, Sukabumi kedatangan artis sekaligus pemain film terkenal loh, dia adalah Teuku Wisnu.
Kedatangannya ke Sukabumi ini bukan untuk syuting, bukan juga untuk bernyanyi. Tetapi kedatangannya ini adalah untuk berdakwah, mengajak orang untuk berhijrah kejalan yang lebih diridhoi oleh Allah, yaitu dalam kegiatan Seminar Hijrah Cinta.

Seminar yang diadakan oleh MCM (Muslimah Cerdas Multitalent) dan juga Komunitas Hijrah Cinta ini bertemakan "Mencari Cinta Sejati, Meraih Ridho Ilahi", dilaksanakan di ruang auditorium Universitas Muhammadiyah Sukabumi dengan jumlah peserta yang hadir sekitar 260 orang peserta.

"Acara ini sebenarnya diselenggarakan dalam rangka menyambut tahun baru hijriah, Semoga dengan diadakannya seminar ini, banya kaum muda yang mau berhijrah kejalan yang lebih diridhai Allah", kata Teh Nurul Fitria selaku ketua pelaksana dalam kegiatan seminar ini.
Beliau juga menambahkan, "Kalau kegiatan-kegiatan yang bersifat umum seperti hiburan-hiburan gitu bisa seru dan dihadiri banyak peserta, kegiatan yang bersifat kebaikan dan untuk dakwah juga harus bisa seperti itu".

Kegiatan ini juga dimeriahkan oleh penampilan dari Kang Aden A&B, dia adalah salah satu personil dari A&B Nasyid, yaitu tim nasyid asli sukabumi yang sudah Go Nasional.

Selain Teuku Wisnu yang jadi pemateri, ada juga Teh Tsani Liziah, beliau adalah da'iyah muda asli Sukabumi. Selain menjadi da'iyah, beluau juga merupakan ketua dari Komunitas MCM (Muslimah Cerdas Multi Talent).

Berikut adalah beberapa foto pilihan yang bisa sobat semua lihat.

Registrasi ulang peserta
Kangg Aden A&B sedang menyanyikan sebuah lagu
Peserta yang hadir nampak banyak
Ust Teuku Wisnu sedang memaparkan materi

Peserta nampak antusias mengikuti kegiatan
Teh Tsani Liziah sedang memaparkan materi
Games sewaktu intirahat
Pemberian cendera mata kepada Teuku Wisnu
Foto bersama setelah selesai kegiatan
Nah, itu dia sob informasi tentang kegiatan Seminar Hijrah Cinta yang diadakan oleh MCM dan juga Komunitas Hijrah Cinta, semoga ada hikmah dan manfaatnya.
Dan pesen dari panitianya nih, "Mari kita berhijrah ke jalan yang lebih diridhoi oleh Allah SWT, kalau Teuku Wisnu aja bisa merubah diri jadi lebih baik, berarti kita juga bisa seperti itu".

Hastag terkait :
#Kegiatan #Komunitas #Seru #Kota Sukabumi



Ini Sukabumi - Sob, dalam rangka menyambut tahun baru 1436 Hijriah, pemerintah Kota Sukabumi menggelar Pawai Obor keliling kota. Pawai tersebut diikuti oleh ribuan warga dari berbagai kalangan.
Ada yang dari pesantren- pesantren, sekolah-sekolah, perwakilan dari 7 kecamata, kampus-kampus, komunitas, dan warga lainnya. Semua bersatu dalam satu barisan pawai.
"Pawai ini diselenggarakan untuk menyambut tahun baru hijriah, kalau tahun baru masehi saja masyarakat memperingatinya dengan segitu meriahnya, lalu kenapa tahun baru hijriah tidak dimeriahkan seperti itu? padahal Kota Sukabumi ini lebih dari 80% penduduknya beragama islam, Indonesia juga merupakan negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Untuk itulah pawai ini diselenggarakan. Semoga dengan diadakannya pawai ini, kita selaku umat muslim menjadi lebih sadar dengan nilai-nilai yang diajarkan oleh islam, dan lebih giat lagi dalam beribadah". Itulah kurang lebih kutipan dari pembicaraan bapak wali kota Sukabumi ketika melakukan sambutan.

Berikut adalah beberapa foto yang sempat saya ambil.
Sambutan oleh bapak Wali Kota Sukabumi
Laporan oleh polisi tentang kesiapan pelaksanaan pawai dan juga keamannya

Ormas FPI yang ikut mengamankan kegiatan pawai

Replika ka'bah dan juga unta yang dibawa oleh warga
Gagahnya para pawang lesung keramat dari Ponpes Dzikir Al-fath
Oke sob, mungkin itu dulu yang bisa saya share kali ini, semoga ada manfaatnya untuk kita semua.
Dan yang pasti, artikel tentang Pawai Obor ini belum selesai, soalnya masih ada lagi yang lebih menarik dari kegiatan pawai ini, yaitu atraksi permainan BOLES (Bola Leungeun Seuneu) dan Lesung Gila yang dimainkan oleh santri-santri dari Pesantren Dzikir Al-fath Sukabumi.
Untuk itu, tetap pantau terus  ya blog ini.


Hastag terkait:

Pesona Batik Sukabumi

Peragaan busana oleh Mojang Jajaka Sukabumi


Ini Sukabumi - Sob, tanggal 22 Oktober 2014 lalu, Sukabumi digemparkan oleh adanya acara Pesona Batik Sukabumi yang diselegarakan di lantai dasar Supermall. "Acara ini mengusung tema We Love Batik Sukabumi sebagai bentuk pengenalan Batik Sukabumi kepada masyarakat Sukabumi" tutur Irvid Siregar selaku EO dalam acara ini sewaktu diwawancarai oleh sahabat2 saya dari Suara Mahasiswa. Irvid pula menuturkan bahwa acara ini dimeriahkan oleh perlombaan peragaan busana batik khas Sukabumi seperti batik kenari, batik lokatmala, batik melati, dan batik sukabumi, acara ini diikuti oleh designer-designer asli Sukabumi".

Pengunjung semakin kagum karena ada salah satu batik yang dibuat oleh kaum difabel (orang berkekurangan) yaitu busana dari lokatmala. "Busana ini lebih bertemakan remaja" tutur desainer Lokatmala. Sehingga tak aneh jika batik Lokatmala menjuarai perlombaan ini, disusul di peringkat ke dua batik Sukabumi, di peringkat ketiga batik kenari dan untuk batik melati memperoleh juara harapan I. 

Baik Lokatmala Menjuarai Acara Pesona Batik Sukabumi
Pak Wali Kota Sukabumi ditemani Kang Andri sedang melihat kain
yang digunakan untuk membatik

Acara ini juga dihadiri oleh bapak Walikota dan bapak Wakil Walikota Sukabumi.

Baik Lokatmala Menjuarai Acara Pesona Batik Sukabumi
Tampilan dari Batik Sukabumi

Baik Lokatmala Menjuarai Acara Pesona Batik Sukabumi
Wajan dan Canting yang digunakan untuk membatik

Baik Lokatmala Menjuarai Acara Pesona Batik Sukabumi
Inilah dia display Batik Sukabumi

Oke sob, itu dulu yang bisa saya share kali ini, semoga ada manfaatnya untuk kita semua.
Bagi sobat semua yang ingin tahu tentang kejadian terbaru yang ada di Sukabumi, silahkan like halaman yang dikelola oleh teman-teman saya ini --> Suara Mahasiswa

Hastag terkait :
#Kegiatan #Budaya #Unik #Kota Sukabumi

Diberdayakan oleh Blogger.