Tampilkan postingan dengan label Komunitas. Tampilkan semua postingan

>>KOMPAS<< (Komunitas Perantau Asal Sukabumi)

KOMPAS, Komunitas Perantau Asal Sukabumi

Inisukabumi.com - Tinggal di perantauan memang susah susah gampang, karena kita harus mulai berbaur dan hidup dengan orang-orang baru yang mungkin belum pernah kita temui sebelumnya. Adanya teman yang berasal dari daerah yang sama tetntunya akan membuat kebahagiaan tersendiri, karena kita bisa berbagi pengalaman dan memiliki nasib yang hampir sama.

KOMPAS, Komunitas Perantau Asal Sukabumi

Untuk kamu yang berasal dari Sukabumi dan sekarang sedang di tempt perantauan, jangan khawatir kekurangan teman dari kampung halaman karena sukabumi mempunyai KOMPAS, Komunitas Perantau Asal Sukabumi. KOMPAS merupakan wadah komunitas para perantau yang berasal dari Sukabumi, yang mempunyai visi dan Misi guna saling merajut dan memperkokoh tali silaturahmi sesama Perantau, dengan tujuan untuk mempererat tali persaudaraan diantara sesama Perantau. KOMPAS pertama kali digagas oleh Saudara Dede Rika (Dede Rico) pada 09 Juni 2014 di Cikarang Bekasi, pada mulanya yaitu perkumpulan kecil antara sesama Perantau yang bekerja di Daerah Cikarang, Kawasan Jababeka dan sekitarnya, dan berinisiatif membuat suatu Group / komunitas di media Sosial (Facebook) dengan nama >>KOMPAS<< (Komunitas Perantau Asal Sukabumi) dan ternyata respon dari sesama perantau dari daerah lain pun memberikan respon yang positif, sehingga seiring berjalannya waktu anggota dari komunitas pun semakin bertambah, bukan hanya dari daerah Bekasi, Bahkan tidak ketinggalan Para perantau dari Jakarta, Tangerang, Bogor/Bantar Gebang, Depok, Bandung, Karawang, Dan yang lainnya, bahkan diluar pulau jawa pun ada. Juga di Luar negeri Seperti, Brunei, Jepang, Saudi Arabia, dll, Hingga saat ini keanggotaan di Social Media Kompas menembus angka 7.934 orang (per 17 Agustus 2016).


VISI  >>KOMPAS<<

Menjadikan Para Lulusan/Perantau Sukabumi Lebih baik dan bermartabat yang mengharumkan nama Baik Sukabumi Lebih Baik Lagi

 MISI >>KOMPAS<<
  1. Menjadikan komunitas ini sebagai wadah untuk menjalin Silaturahmi di Perantauan
  2. Membantu/Menginformasikan kepada Lulusan Sukabumi untuk mempermudah dalam mencari Pekerjaan.. Tempat tinggal dan kondisi di Perantauan 
  3. Menjadikan Para Perantau Sukabumi Yang mempunyai nilai positif di Lingkungan Perusahaan dan di Perantauan 
KOMPAS, Komunitas Perantau Asal Sukabumi


SUSUNAN PENGURUS >>KOMPAS<< 2016
Penasehat  :  H. Odjon Fredi Herdin 
Ketua :  Dede Rika (Dede Rico)
Wakil Ketua :  Saiful Alam Aggand
Bendahara  :  1. Kurniawan Ujang & Samsul Aripin
Sekretaris  :  Yayank Zhoy 
Humas :  1.Lingga Pradana  &  2. Nirwan Noise
Korwil & Korlap :  1.Suryadhi Asep (Jakarta)  & Erwin Nariyana (Korlap Jakarta)
   2.Indra Budiman (Tangerang) & Iwan Setiawan (korlap Tangerang)
   3.Boink / Faizmail (Depok) & Kandar Dinata (Korlap Depok)
   4.Isep Suhendi (Cikarang)  &  Eden Pajar (Korlap Cikarang)
                                   5.Dhade Doang (HI-Bekasi)  & Andi Gilang (Korlap Bekasi)
                                   6.Andi Sadewa (Bandung)  & Jemz (Korlap Bandung)
                                   7.Moelder Achi (Karawang)  & 2. M. Yasser  (Korlap Karawang )
   8.M. Didi Supriatna (Brunei) & Bemto kankez  (Korlap Brunei )

KOMPAS, Komunitas Perantau Asal Sukabumi

Anggota aktif yang sudah mempunyai KTA (Kartu Tanda Anggota) per 16 agustus 2016 berjumlah 936 orang, dan semunya tersebar di seluruh Indonesia yang setiap daerahnya disebut distrik. Berikut adalah agenda mingguan (kopdar) di distrik masing-masing.

Distrik/wilayah Jakarta : Tiap malem kemis  di kota tua jakarta, dari jam 19.00 sampei jam 23.00
Distrik tangerang : tiap malem minggu di Jatake Tangerang dari jam 19.00 sampei jam 23.00
Distrik bekasi : tiap malem minggu di Bulan-bulan (Caket stasiun Bekasi) Tangerang dari jam 19.00 sampei jam 23.00
Distrik BGB (Bantar Gebang & Bogor) : tiap malem minggu di Air mancur Bogor untuk area bogor barat, dan di Depan RS Merri untuk bogor timur dari jam 19.00 sampei jam 23.00
Distrik bandung tiap malem minggu di alun-alun bandung, dari jam 19.00 sampe jam 23.00
Distrik Cikarang / tiap malem minggu di Komplek Cifest cikarang bekasi, dari jam 19.00 sampai jam 23.00

KOMPAS, Komunitas Perantau Asal Sukabumi

Adapun agenda rutin lainnya yang dilakukan bersama yaitu Baksos / Bakti Sosial di daerah Sukabumi yang rutin setiap 6 bulan sekali, juga baksos buat yang terkena bencana musibah & bencana alam di sukabumi. Kegiatan terakhir sampai bulan agustus 2016 ini yaitu memberikan bantuan kepada korban bencana pergeseran tanah di daeah Curug Kembar Sukabumi.

Itulah sekilas informasi tentang KOMPAS, Komunitas Perantau Asal Sukabumi, semoga artikel ini bisa bermanfaat khususnya untuk orang-orang Sukabumi yang sedang dalam perantauan, umumnya untuk kita semua. Apabila ada pertanyaan dan ingin lebih mengenal tentang KOMPAS, silahkan bergabung langsung dengan grup facebooknya, >>KOMPAS<< (Komunitas Perantau Asal Sukabumi)

Narasumber : Yayank Zhoy

Inilah Komunitas Getih Tiis Sukabumi
Inilah Komunitas Getih Tiis Sukabumi 
Inisukabumi.com - Sahabatku, di artikel kali ini saya akan mengenalkan tenatang salah satu komunitas yang ada di Sukabumi, komunitas tersebut adalah Komunitas Getih Tiis Sukabumi (SNAKE LOVER). Komunitas yang berdiri tanggal 25 Februari 2016 ini menampung orang-orang yang mempunyai hobi yang berhubungan dengan dengan reptil, terutama ular. Moto dari komunitas ini adalah "Social-Education-Conservation". Berikut adalah Visi dan Misi dari  Komunitas Getih Tiis Sukabumi ini :




Visi :
"Menjadi komunitas yang mumpuni serta mewujudkan kebersamaan dalam mempersatukan pencinta reptil dengan menjunjung tinggi Kesolidaritasan anggota, konservasi dan kecintaan terhadap reptile"

Misi : 
  1. Menjadi wadah bagi pecinta reptil untuk saling berbagi dan menyalurkan minat terhadap reptil
  2. Meningkatkan dan mengembangkan pengetahuan serta keterampilan anggota dan komunitas mengenai reptil
  3. Meningkatkan kompetensi dan kinerja dalam berorganisasi
  4. Menciptakan relasi antara manusia dengan reptil yang prestatif

Ketua dari komunitas ini adalah Egie Aditya Renaldy, Egi menuturkan bahwa terbentuknya komunitas ini berawal dari sebuah hobbi dia dan beberapa teman-temannya berpetualangan di alam liar dan hobi dibidang reptil. 


"Berawal dari sebuah hobbi kami berpetualangan  atau explore di alam liar dan hobbi kami di reptile, kami berinisiatif menggabungkan keduanya dan membuat suatu komunitas getih tiis sukabumi(snake lover's), dengan kunci solidaritas, dan kegiatan kami pun tidak jauh di alam liar, seperti hunting(berburu) "mencari ular" , tujuannya untuk meng edukasikan ke semua anggota khususnya, dan umumnya ke masyarakat luas. Dan setelah itu, ular yang kami dapat kami release kembali ke alam.", tutur pemuda yang kini tengah berkuliah di kampus Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI).

Bagi sahabat-sahabat yang ingin lebih tahu lebih dalam tentang komunitas ini ataupun ingin ikut berbagi dan berdiskusi tentang reptil di daerah Sukabumi, silahkan bergabung dengan grup facebook KOMUNITAS GETIH TIIS SUKABUMI (SNAKE LOVER) atau menghubungi ketuanya langsung di facebook, Egie Aditya Renaldy.


Komunitas Inline Skate Sukabumi

Komunitas Inline Skate Sukabumi
Komunitas Inline Skate Sukabumi berfoto di depan Balai kota Sukabumi via Inline Skate Sukabumi
Inisukabumi.com - Sahabatku, di artikel ini saya mau sedikit berbagi informasi tentang salah satu komunitas yang ada di Kota Sukabumi, komunitas tersebut adalah Komunitas Inline Skate Sukabumi. Anggota komunitas ini terdiri dari bermacam golongan, baik laki-laki atau pun perempuan, baik tua, muda, dan juga anak-anak juga ada, semua berbaur tanpa sedikitpun ada skat.

Anak kecilpun banyak yang ikutan  via Inline Skate Sukabumi
Para anggota komunitas ini setiap hari minggu selalu beraksi meramaikan Car Free Day yang dilaksanakan di Jl. R. Syamsudin, SH.. Sebenarnya yang datang kesini itu asalnya bukan anggota komunitas sih, tetapi semua yang datang dan bergabung di kegiatan ini pasti diakui sebagai anggota komunita.

Seruuu..!!  via Inline Skate Sukabumi

Vedoe Komunitas Inline Skate Sukabumi 







Musang Lovers Sukabumi (MULSI)
Foto bersama Gathering on The Road MUSLI via +Awan T. Ridwan
Inisukabumi.com - Sob, bagi sebagian orang musang itu mungkin dianggap hama, terutama di daerah-daera pedesan. Itu karena musang ini merupakan binatang karnivora (hewan pemakan daging), dan makanan pavorit musang ini adalah ayam, jadi sering kali musang itu dibunuh gara-gara sering mencuri ayam. 

Itu sih kasus yang sering terjadi di pedesaan, beda halnya dengan musang yang hidup di perkotaan, musang di perkotaan mempunyai nsaib yang lebih baik, itu kira pendapat saya untuk musang yang hidup di perkotaan, karena mereka di pelihara dengan baik oleh para pecintanya.

Musang Lovers Sukabumi (MULSI)

Kota Sukabumi merupakan salah satu kota yang mempunyai komunitas pecinta musang ini, meskipun termasuk kota kecil, tetapi pecinta musang di Kota Sukabumi ini sudah mencapai sekitar lima puluh orang, mereka tergabung didalam komunitas yang bernama Musang Lovers Sukabumi (MULSI).

Mereka rutin menggelar pertemuan setiap minggunya, yaitu setiap hari minggu dimulai pukul 09:00 di Alun-Alun Kota Sukabumi. Mereka bercengkrama dan saling berbagi pengalaman tentang musang yang mereka pelihara.

Gathering on The Road Musang Lovers Sukabumi (MULSI)

Minggu 7 Juni 2015, Komunitas MULSI ini menggelar Gathering on The Road di Alun-Alun Kota Sukabumi, Kegiatan yang diselenggarakan untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup tersebut diikuti oleh sekitar 80 orang peserta, mereka terdiri dari komunitas pecinta musang yang berasal dari Sukabumi (MULSI), Cianjur, dan juga jakarta.

Gathering kali ini mengambil tajuk MULSI Bebersih Sukabumi dalam rangka Hari Lingkungan Hidup dengan tema "Kucareuh Baraya Pageuh". Awalnya kegiatan bersih-bersih ini akan digelar di kawasan Dago Sukabumi, tetapi berhubung kawasan tersebut sudah bersih, jadi dipindahkan ke Taman Alun-Alun Kota Sukabumi.

Diharapkan dengan diadakannya kegiatan ini bisa mempererat tali persaudaraan antar anggota komunitas, selain itu diharapkan juga supaya masyarakat itu bisa lebih pedilu terhadap kebersihan lingkungan, "jangan malu kalau membersihkan sampah, tapi malu lah kalau membuang sampah sembarangan!", ujar Awan T Ridwan sebagai salah satu pendiri komunitas MUSLI.


Abah Goni, Merubah Karung Goni Menjadi Aneka Barang Seni
Abah Goni ketika di acara Gebyar Asyiiik Sukabumi
Inisukabumi.com - Sukabumi memang lebih terkenal dengan kue mochinya, tetapi ada yang lebih unik nih, yaitu Kerajinan Karung Goni. Penggagas kerajinan tangan daur ulang tersebut adalah Abah Iwan Goni (60) yang sudah menggeluti kerajinan tersebut  hampir sepuluh tahun lalu.

Awalnya dia coba mengutak-atik karung goni, akhirnya berlanjut menjadi hobi, lalu dia coba mengajak orang-orang terdekatnya untuk mengeluti kerajinan ini, dan sekarang omsetnya mencapai Rp15 juta per bulan.

Abah Goni mengaku sering mengikuti kegiatan-kegiatan bazar ataupun yang lainnya, dan kali ini dia diberi kesempatan untuk mengikuti Bazar Asyiiik di kegiatan Gebyar Asyiiik 2015 Sukabumi. Di kegiatan Bazar Asyiiik ini dia mengaku ada yang berbeda, karena dia bisa bertemu dengan para pengrajin lainnya. 
“Saya senang sekali bisa diundang ke acara Gebyar Asyiiik ini karena saya bisa bertemu dengan pengrajin-pengrajin lainnya, yang sebelumnya saya tidak kenal. Sebelumnya, saya dan temanteman dari Komunitas Pengrajin Ukir Tanduk sempat bertemu di Pasar Asyik. Kini, kami bertemu lagi di sini. Saya rasa acara ini sangat positif untuk membuka wawasan dan jaringan antar pengrajin-pengrajin daerah seperti saya”.

Kerajinan Abah Goni mulai dari gelang-gelang yang dijual seharga Rp5000, kalung Rp15.000 hingga rompi dan tas ransel yang dijual hingga Rp 350.000.
Proses pembuatannya sederhana, karung goni bekas dipilih kemudian dibersihkan, setelah itu dicabut benangnya dan diwarnai dengan cat khusus. Setelah itu baru dibuat kerajinan mulai dianyam menjadi gelang hingga dipola membentuk rompi.
Kerajinan karung goni ini sudah dipasarkan hingga keluar Sukabumi.

Gimana? mantap kan sob!
Dengan kreatifitas dan usaha yg cerdas barang-barang yang asalnya terlihat kurang berharga bisa menjadi sesuatu yg penuh harga. Kamu juga kalau punya kemauan yang kuat pasti bisa ko berbisinis seperti ini, kalau bisnis di dunia nyata masih belum berani, coba deh bisnis online yang lebih mudah.


Gebyar Asyik Sukabumi, Gebyar Asyiiik Sukabumi
Gebyar Asyiiik Sukabumi
Inisukabumi.com - Sob, hari sabtu lalu tepatnya tanggal  9 Mei 2015, saya mendapakan kesempatan untuk meliput sebuah kegiatan yang saya anggap benar-benar keren, karena saya diberi kesempatan untuk mewakili BumiBlogger | Komunitas Blogger Sukabumi untuk meliput kegiatan tersebut secara. Kegiatan tersebut adalah "Gebyar Asyiiik 2015" yang diselenggarakan oleh Sampoerna Kretek, Kegiatan yang sebelumnya telah sukses digelar di Mojokerto dan Blitar, kini hadir di Sukabumi, tepatnya di Lapangan Bola Bataliyon Armed Sukabumi.

Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 ini menghadirkan berbagai kegiatan seru dan interaktif, seperti Bola Asyiiik, Labirin Asyiik, Bazar Asyiiik, Kuliner Asyiiik, dan lain sebagainya. Gebyar Asyiiik kali ini menggandeng berbagai komunitas pengrajin dan seniman lokal seperti Komunitas Pengrajin Karung Goni dan Komunitas Pengrajin Ukir Tanduk yang memaerkan barang-barang hasil karya mereka kepada para pengunjung.
Kuliner Asyiiik di Gebyar Asyiiik Sukabumi
Kuliner Asyiiik di Gebyar Asyiiik Sukabumi
Tidak hanya itu, berbagai Komunitas Kuliner  Lokal Sukabumi juga ikut meramaikan Gebyar Asyiiik 2015 ini. Pelibatan komunitas-komunitas tersebut, baik para pengrajin, seniman, ataupun kuliner ini diharapkan bisa menambah kehangatan dan semangat pertemanan antar komunitas dan masyarakat Sukabumi.

Selanjutnya --> Gebyar Asyiiik Sukabumi Menampilkan Berbagai Kesenian Adat Sukabumi (Cooming Soon)


Sukabumi Murals Movement, Mural Sukabumi
Mural HUT Kota Sukabumi yang ke-101
Inisukabumi.com - Sob, di kesempatan kali ini saya mau berbagi informasi tentang salah satu komunitas keren yang ada di Sukabumi, komunitas tersebut adalah komunitas Sukabumi Murals Movement.

Mural adalah cara menggambar atau melukis di atas media dinding, tembok atau permukaan luas yang bersifat permanen lainnya.
Berbeda dengan grafiti yang lebih menekankan hanya pada isi tulisan dan kebanyakan dibuat dengan cat semprot maka mural tidak demikian, mural lebih bebas dan dapat menggunakan media cat tembok atau cat kayu bahkan cat atau pewarna apapun juga seperti kapur tulis atau alat lain yang dapat menghasilkan gambar. (wikipedia.org)

Sukabumi Murals Movement, Mural tentang sukabumi
penggunaan koas untuk melukis mural
Itu sob definisi mural menurut wikipedia. Jadi mural itu berbeda dengan grafiti ataupun pandalisme jenis yang lain, mural lebih mengedepankan seni yang bermanfaat dan penuh makna, karena setiap mural yang dibuat, pasti mengandung makna yang bisa kita ambil.
Mungkin kalau saya boleh berpekulasi, kata mural itu sendiri agak miripdengan kata moral, jadi di setiap lukisan mural ini pasti terdapat pesan moral. (hehe)

Komunitas Sukabumi Murals Movement ini berdiri sekitar bulan juli tahun 2014, karena awalnya mereka masih berkarya perkelompok kecil masing-masing, nah mulai bulan juli lah akhirnya mereka memutuskan untuk membuat sebuah komunitas mural yang jangkawannya mencakup keseluruhan sukabumi.

Karya pertama dari Komunitas Sukabumi Murals Movement ini yaitu tentang #SaveGaza dengan tema, "Mural Moral For Gaza". Karena waktu itu Gaza lagi bergejolak akibat di bombardir oleh zionis Israel. Pemilihan tema dengan sentuhan seni dan desain yang pas membuat lukisan mural yang ada di tengah kota ini mendapatkan tanggapan positif hampir dari setiap yang melihatnya, karya seni ini pula yang membuat komunitas ini cepat dikenal oleh masyarakat, khususnya di Kota Sukabumi.

Sukabumi Murals Movement, Mural Sukabumi
Mural pertama dari Komunitas Sukabumi Murals Movement
Khusus untuk area di tengah kota, yaitu di dekat Dago Sukabumi, setiap karya yang dibuat pasti disertai dengan tema-tema tertentu. Seperti waktu Gaza dibombardir, selesai kegiatan pilpres, peringatan hari AIDS sedunia, peringatan hari Ibu, peringatan hari korupsi, dan untuk yang sekarang (yang ke-7) mengambil tema HUT Kota Sukabumi yang ke-101.


Mural di Sukabumi
Mural tentang mengawal perpolitikan
Sukabumi Murals Movement, Mural Sukabumi
Mural tentang Hari Ibu

Sukabumi Murals Movement
Mural tentang Peringatan Hari Korupsi 
Dalam perjalanannya, komunitas ini pun sempat bertemu dengan suatu peristiwa yang cukup mengagetkan, dimana ada seseorang atau suatu pihak yang ikut menyertakan karyanya di tembok ini tanpa konfirmasi, dan karya itu dianggap menyerupai atribut ISIS (Islamic State of Iraq and Syiria). Hal ini sempat menjadi pemberitaan di beberapa media nasional seperti Detik.com dan yang lainnya.

Sukabumi Murals Movement
Penghapusan mural yang dianggap mirip atribut ISIS
Komunitas ini memiliki anggota yang cukup banyak, meski baru berdiri beberapa waktu, tapi anggotanya sudah lebih dari 50 orang, dan mereka berasal dari berbagai kalangan, ada siswa, mahasiswa, karyawan, dan lain sebagainya.
Untuk masuk ke komunitas ini pun sangat mudah, tinggal langsung saja ngomong ke salah satu anggota dari komunitas ini, lalu ikut kumpul kalau ada kegiatan, disana kita bisa langsung berkarya bersama.

Oke sob, itu sedikit informasi tentang Komunitas "Sukabumi Murals movement", semoga bisa bermanfaat untuk kita smua.

Tetaplah berkarya sesuai dengan selera masing-masing..!!



Bersama Akan Lebih Bermakna

Loncaaaaattt..!! :D
Inisukabumi.com - Sob, bagaimanapun alasannya, pantai merupakan salah satu tempat wisata yang digemari oleh hampir semua orang. Terlepas dari yang tinggal di daerah kota, dataran tinggi, ataupun daerah lainnya, mereka pasti menyukai tempat wisata ini. 

Dari beberapa kali berwisata ke pantai, saya mendapatkan berbagai macam kesan yang menyenangkan, tetapi yang lebih menyenangkan adalah ketika saya bermain di pantai bersama teman-teman, alias rame-rame.
Teman-teman sya dari komunitas LLC ketika berwisata ke pantai rame-rame
Banyak hal yang bisa kita lakukan ketika ketika bermain di pantai rame-rame, seperti main bola (khusus cowo), bermain ombak, renang bebas, foto-foto, dan lain sebagainya. Tentunya bermain dipantai akan lebih seru kalau di lakukan bareng banyak teman.
Beda halnya kalo kita bermain di pantai hanya berdua, apa lagi kalau sendirian, ah tentunya bakalan garing deh, kecuali berdua bareng orang yang kita sayangi, hehe

LLC (Library Lovers Community)
Biasanya yang seru itu bareng teman satu kelas, atau satu komunitas/organisasi, karena kalo banyakan tapi belum pada kenal itu sama aja bakalan kerasa canggung, hehe
Oke sob, pokoknya kalau mau berwisata ke pantai, saya saranin datangnya banyakan ya, biar lebih seru, hehe


Baik, mungkin itu dulu yang bisa saya share kali ini, jangan lupa ya untuk terus berkunjung ke blog ini, karena insyaAllah saya akan terus menulis artikel-artikel baru tentang kenindahan dan keseruan apa aja yang ada di Sukabumi.
Kalau ada apa-apa atau mau ada yang ditanyakan, silahkan untuk menuliskan komentarnya dibawah ini.

Seminar Jangan Susah Move On Jilid 2

Teh Tsani Liziah sedang memaparkan materi
Ini Sukabumi - Sob, kali ini saya mau berbagi informasi kembali tentang salah satu seminar keren yang diadakan oleh Lembaga Dakwah Kampus (LDK) AL-UMM, seminar tersebut adalah Seminar JangSUMO 2 "Jangan Susah Move On Jilid 2".

Seminar yang diadakan pada tanggal 02 november 2014 di ruang auditorium Universitas Muhammadiyah Sukabumi ini diikuti oleh sekitar 200 peserta, jumlah yang cukup banyak untuk seminar yang hanya memakan waktu 11 hari untuk mendatangkan peserta sebanyak itu.

"Mohon maaf seandainya banyak kekurangan dalam penyelenggaraan seminar ini, karena kami hanya mempunyai waktu 11 hari untuk menyelenggarakan seminar ini. Semoga kita bisa bersama-sama move on dan mendapat hal-hal yang lebih baik lagi setelah mengikuti seminar ini", ujar Overa Caesar selaku ketua pelaksana dalam Seminar JangSUMO 2 ini.

Peserta yang hdir didominasi oleh akhwat
Seminar ini dihadiri oleh dua pembicara, pertama adalah Ustzh Tsani Liziah, dan yang kedua adalah Kang Destriyana Rifandi. Ustzh Tsani Liziah merupakan da'iyah muda asli Sukabumi, beliau merupakan finalis da'i muda pilihan ANTV 2012, Founder MCM Community, dan juga penulis buku "Lentera Surga".
Sedangkan Kang Destriana merupakan intelektual muda yang sewaktu menjadi mahasiswanya pernah menjadi Wakil Ketua BEM UPI.

Sambutan dari Wakil Rektor III UMMI
Turut hadir pula dalam seminar ini, Drs. Sakti Alamsyah selaku Wakil Rektor II UMMI. Beliau memberikan sambutan dan juga menjelaskan peran LDK AL-UMM dalam pengembangan ajaran islam dikampus Universitas Muhammadiyah Sukabumi.

Penampilan Tim Nasyid Annisa Voice
Seminar ini juga dimeriahkan oleh Tim Nasyid Putri yang merupakan kader baru LDK AL-UMM, mereka membawakan sebuah lagu dengan musik acapela.

Salah satu pemenang dorprize Voucher Makan gratis di Bebek Jontor
Salah satu yang menambah menarik dalam seminar ini adalah dengan banyaknya dorprize yang disediakan oleh panitia. Tidak tanggung-tanggung, ada sebelas Voucher Makan di Rumah Makan Bebek Jontor, dan ada juga dorprize Pulsa dari www.inisukabumi.com, karena Rumah Makan Bebek Jontor dan juga Blog Ini Sukabumi menjadi pendukung dalam acara seminar kali ini.

Pemeang dorprize langsung dari Teh Tsani Liziah
Pemenang dorprize pulsa dari blog Ini Sukabumi
Foto bersama para panitia seminar dengan pemateri
Ikut eksis, hehe :D
Oke sob, itu sedikit informasi yang bisa saya share kali ini, smoga aja ada manfaatnya untuk kita semua.
Mari kita terus berusaha untuk menjadi lebih baik lagi dimata Allah.
"Lets Move On, Don't Stay On..!!"

Hastag terkait :
#Kegiatan #Komunitas #Seru #Kota Sukabumi

Yuk Kita Nge-blog Bareng Blogger Sukabumi


Ini Sukabumi - Sob, kali ini saya menulis rtikel tentang dunia saya sendiri, yaitu dunia blogger, dunia yang ikut membawa saya menjadi seprti ini.
Terkesan dari status facebook ataupun kicawan temen-temen di twitter yang sering bergurau ketika malam minggu tiba, banyak dari mereka yang mengidentikan blogger itu dengan status jomblo, padahal kenyataannya tidak seperti itu. Haha

Status atau kicawan mereka itu kurang lebih seperti ini:
Yang jomblo-jomblo ayo merapat ke ***** kita kopdar bareng Blogger Sukabumi.!! :D
Daripada  BT dirumah ga ada pacar buat mamingan, yuk kita ngopi-ngopi bareng Blogger Sukabumi.!! :D
Blogger Sukabumi udah pada kumpul, ketahuan pada jomblo niihh.. :D
Itulah sedikit gambaran tentang celotehan temen-temen di jejaring sosial tentang Blogger Sukabumi, padahal sebenernya ga seperti itu. Hehe

Kenapa celotehan itu sebernya dianggap cuman iseng?? Ya buktinya banyak juga dari anggota Komunitas Blogger Sukabumi yang udah pada nikah, malahan ada yang ngebawa anak atau juga istrinya datang ketika kumpulan, hehe
Meski saya belum menikah dan ga pacaran, tapi saya juga ga mau tuh disebut jomblo, soalnya saya juga terus berdo'a supaya Allah terus menjaga dia agar nanti bisa dihalalin, do'ain aja ya.. hehe :D

Yaa.. intinya sih gitu sob, jadi blogger sukabumi itu ga boleh disebut jomblo ya.. :D
Mending ayo gabung bareng kami, kita sama-sama belajar ngeblog, semoga aja dari blog ini kita bisa mendapat banyak manfaat.


Hastag terkait:


Teuku Wisnu sedang memaparkan materi tentang kisah hidupnya
Ini Sukabumi - Sob, hari sabtu tanggal 25 Oktober 2014, Sukabumi kedatangan artis sekaligus pemain film terkenal loh, dia adalah Teuku Wisnu.
Kedatangannya ke Sukabumi ini bukan untuk syuting, bukan juga untuk bernyanyi. Tetapi kedatangannya ini adalah untuk berdakwah, mengajak orang untuk berhijrah kejalan yang lebih diridhoi oleh Allah, yaitu dalam kegiatan Seminar Hijrah Cinta.

Seminar yang diadakan oleh MCM (Muslimah Cerdas Multitalent) dan juga Komunitas Hijrah Cinta ini bertemakan "Mencari Cinta Sejati, Meraih Ridho Ilahi", dilaksanakan di ruang auditorium Universitas Muhammadiyah Sukabumi dengan jumlah peserta yang hadir sekitar 260 orang peserta.

"Acara ini sebenarnya diselenggarakan dalam rangka menyambut tahun baru hijriah, Semoga dengan diadakannya seminar ini, banya kaum muda yang mau berhijrah kejalan yang lebih diridhai Allah", kata Teh Nurul Fitria selaku ketua pelaksana dalam kegiatan seminar ini.
Beliau juga menambahkan, "Kalau kegiatan-kegiatan yang bersifat umum seperti hiburan-hiburan gitu bisa seru dan dihadiri banyak peserta, kegiatan yang bersifat kebaikan dan untuk dakwah juga harus bisa seperti itu".

Kegiatan ini juga dimeriahkan oleh penampilan dari Kang Aden A&B, dia adalah salah satu personil dari A&B Nasyid, yaitu tim nasyid asli sukabumi yang sudah Go Nasional.

Selain Teuku Wisnu yang jadi pemateri, ada juga Teh Tsani Liziah, beliau adalah da'iyah muda asli Sukabumi. Selain menjadi da'iyah, beluau juga merupakan ketua dari Komunitas MCM (Muslimah Cerdas Multi Talent).

Berikut adalah beberapa foto pilihan yang bisa sobat semua lihat.

Registrasi ulang peserta
Kangg Aden A&B sedang menyanyikan sebuah lagu
Peserta yang hadir nampak banyak
Ust Teuku Wisnu sedang memaparkan materi

Peserta nampak antusias mengikuti kegiatan
Teh Tsani Liziah sedang memaparkan materi
Games sewaktu intirahat
Pemberian cendera mata kepada Teuku Wisnu
Foto bersama setelah selesai kegiatan
Nah, itu dia sob informasi tentang kegiatan Seminar Hijrah Cinta yang diadakan oleh MCM dan juga Komunitas Hijrah Cinta, semoga ada hikmah dan manfaatnya.
Dan pesen dari panitianya nih, "Mari kita berhijrah ke jalan yang lebih diridhoi oleh Allah SWT, kalau Teuku Wisnu aja bisa merubah diri jadi lebih baik, berarti kita juga bisa seperti itu".

Hastag terkait :
#Kegiatan #Komunitas #Seru #Kota Sukabumi



Ini Sukabumi - Sob, hari sabtu lalu tepatnya tanggal 18 Oktober 2014, saya mendapat kesempatan untuk meliput salah satu kegiatan yang dilakukan oleh Relawan Rumah Zakat Sukabumi.
Kegiatan yang bertajuk penyuluhan kesehatan ini dilaksanakan di SDN Cijaksa yang berlokasi di Jln. Cijaksa No. 34 Desa Padajaya Kecamatan Jampangkulon Kabupaten Sukabumi.

Dimulai dari pukul delapan pagi, kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan diikuti dengan antusias baik oleh anak-anak ataupun juga guru-gurunya.
Selain sosialisasi kesehatan untuk anak-anak, kegiatan ini juga diisi dengan pengecekan kesehatan dan pelatihan pembuatan kue untuk para dewan gurunya. Tak kalah dengan anak-anak, para guru ini juga nampak antusias mengikuti pelatihan pembuatan kue ini.

Setelah selesai kegiatan didalam kelas, anak-anak pun diajak untuk bermain dilapangan. Berbagai macam permainan diberikan oleh kakak-kakak Relawan Rumah Zakat. Dan yang paling menarik adalah permainan "Goyang Bebek" yang diajarkan oleh kak Syifa Fauziyah dan rekan-rekannya.
Anak-anak nampar riang gembira dan sangat antusias mengikuti permainan ini, karena selain asyik, kelas yang paling kompak memeraktekan goyangan ini akan mendapatkan hadiah.

Untuk foto-foto kegiatannya bisa dilihat di --> "Album Foto Kegiatan Rumah Zakat Sukabumi", solnya kalo diposting disinimah terlalu berat, hehe

Oke sob, itu dulu yang bisa saya share kali ini, semoga ada manfaatnya untuk kita semua.
Dan bagi sobat semua yang mengadakan kegiatan di sekitar kota dan kabupaten Sukabumi, bisa saya bantu untuk mempublikasikannya di blog ini, silahkan saja hubungi Kang Ruswan.

Hastag terkait :
#Kegiatan #Komunitas #Seru #Kabupaten Sukabumi

Rumah Zakat Sukabumi Berbagi Keceriaan


Ini Sukabumi - Sob, 17 Agustus memang sudah lama berlalu, dan bermacam-macam kegiatan untuk memeriahkannya telah dilakukan di hampir disemua tempat di Indonesia.
Alhamdulillah saya sempat mengabadikan beberapa moment tentang kegiatan-kegiatan tersebut, salah satunya adalah kegiatan yang dilakukan oleh para relawan Rumah Zakat Sukabumi di PAUD Al-Ikhlas, jalan Parung Seah kecamatan  Gunung Puyuh Kota Sukabumi.

Kegiatan yang bertema Merdeka dan Tersenyum Indonesia itu dimulai pukul sembilan pagi dengan bermain bersama didalam ruangan.
Berbagai permainan diberikan oleh para relawan Rumah Zakat kepada anak-anak PAUD Al-Ikhlas, dan anak-anak pun begitu antusias mengikutinya, tentunya dengan muka polos masing-masing. Hehe




Selesai acara diruangan, dilanjutkan dengan perlombaan-perlombaan diluar. Seperti lomba balap karung, lomba memasukan paku kedalam botol, hingga lomba makan kerupuk.
Berikut beberapa photo perlombaan tersebut:

Merdeka dan Tersenyum Indonesia
Penjelasan perlombaan oleh panitia

Merdeka dan Tersenyum Indonesia
Perlombaan Balap Kelereng dimulai

Merdeka dan Tersenyum Indonesia
Ekspresi lucu dari anak-anak

Merdeka dan Tersenyum Indonesia
Ayoo dimakaann..! :D

Merdeka dan Tersenyum Indonesia
Ampe disuapin.. Hehe

Merdeka dan Tersenyum Indonesia
Dia mulai enek.. :D

Merdeka dan Tersenyum Indonesia
Para ibu anak-anak yang sedang menunggu
Asyiknya memasuka paku ke dalam botol

Pemberian hadiah kepada para juara

Foto bersama setelah kegiatan

Makan bersama setelah kegiatan

Nah itu sob sedikit kisah tentang kegiatan yang di lakukan oleh Rumah Zakat Sukabumi, semoga bisa bermanfaat.

#Kegiatan #Komunitas #Kota Sukabumi

Diberdayakan oleh Blogger.