Tampilkan postingan dengan label Wisata Alam Sukabumi. Tampilkan semua postingan


Inisukabumi.com - Berbicara tentang destinasi wisata pegunungan di Sukabumi, nampaknya belum semua saya tuangkan di situs ini, salah satu yang akan saya bahas sekarang adalah Puncak Buluh. Selamat membaca ya.

Lokasi Puncak Buluh

Puncak Buluh berada di Desa Karanganyar Kecamatan Jampangkulon berseblahan dengan kecmatan Lengkong, Waluran dan Pabuaran. Dengan lokasi yang strategis, tempat ini cocok untuk menikmati indahnya panorama wilayah pajampangan.




Tiket Masuk dan Pengelola Puncak Buluh

Untuk masuk ke area Puncak Buluh ini, kamu cukup membayar uang retribusi sebesar Rp. 7000,- per orang. Uang hasil retribusi tersebut dibagi ke dua pihak pengelola, yakni Perhutani dan Pemerintah Desa Karang Anyar.

Gerbang Masuk Puncak Buluh
Gerbang Masuk Puncak Buluh

Perhutani mendapatkan bagian sekitar 70 persen, dikarenakan tanah yang pakai tempat wisata Puncak Bukuh adalah milik perhutani. Perhutani juga bertindak sebagai pemodal. Sedangkan Pemerintah Desa dan Karangtaruna Desa Karang Anyar hanya mendapat bagian 30 persen sebagai pengelola harian.

Groufie didepan nama Puncak Buluh
Groufie didepan nama Puncak Buluh


Rute Menuju Puncak Buluh

Untuk menuju ke Puncak Buluh, kamu bisa mengambil rute dari pertigaan Lengkong arah mataram atau dari Alun-alun Jampangkulon ambil ke kiri yaitu ke arah Cijaksa lalu ke kiri lagi ke arah Puncak buluh. Kalau kamu sudah berada di daerah Jampangkulon, bisa langsung coba tanya saja ke warga disana, kemungkinan mereka sudah pada tahu ko.

Salah satu view dari Puncak Buluh
Jalanan ke arah Puncak Buluh dari arah Cijaksa sudah bagus
(24 Juni 2018) Jalanan ke arah Puncak Buluh dari arah Cijaksa sudah bagus, sedangkan dari arah Jampang kulon sedang dalam perbaikan



Inisukabumi.com - Sahabatku, Kota Sukabumi sudah mempunyai dua hutan kota yang sudah berjalan beberapa tahun, yakni Hutan Kota Kibatai Cikundul dan Kerkop Kecamatan Lembur Situ. Selain itu saat ini masih diupayakan penambahan beberapa hutan kota lagi, salah satunya bekas terminal lama Kota Sukabumi. Supaya lebih terfokus, di artikel ini saya akan memusatkan pembahasan tentang Hutan Kota Kibitai Cikundul, sedangkan untuk hutan kota lainnya insya Allah akan saya ulas di kesempatan lainnya.

Suasana hutan kota Kibatai
Suasana hutan kota Kibatai
Hutan kota Kibatai Cikundul ditetapkan berdasarkan Keputusan Wali Kota Sukabumi Nomor 209 Tahun 2009, meskipus sudah sekitar sembilan tahun dari waktu ditetapkannya itu, tetapi menurut pendapat saya sendiri masih ada beberapa potensi wisata yang bisa diterapkan di hutan kota Kibatai ini.

Dengan tetap mengedepankan fungsi utama dari hutan kota ini, izinkan saya untuk menuangkan sedikit usulan supaya bisa meningkatkan jumlah pengunjung yang datang, usulan-usulan ini datang dari saya dan teman-teman blogger sewaktu berkunjung kesana. Dan beberapa usulan tersebut diantaranya:

1. Disediakan Hammock Untuk Bersantai atau Berselfie

Dunia sudah semakin maju dan teklogi sudah merebak kemana-mana, tujuan orang datang ke suatu tempat wisata bukan lagi hanya sekedar untuk menikmati suguhan wisata yang ada, tetapi juga untuk mengambil sudut kamera yang pas demi didapatkannya photo-photo yang bisa dipajang di media sosial terutama di instagram. Dengan disediakannya hammock di hutan kota kibatay ini saya yakin akan meningkatkan jumlah pengunjung yang datang. Tentunya kalau disediakan hammock ini harus juga dibarengi dengan pengawasan dari petugas supaya keadaan pepohonan tetap terjaga.


2. Dibuatkan arena jembatan tali dipepohonan

Ide ini sebenarnya cukup ekstrim, karena selain harus mengutamakan kebaikan pepohonan juga harus dengan pengawasan yang maksimal, karena jembatan tali cukuplah memacu adrenalin bagi yang coba melewatinya.

3. Dibuatkan bangku-bangku untuk bersantai

Ini adalah yang saya anggap paling mudah, dengan dibuat sedemikian rupa dan penempatan yang pas, makan akan sangat memanjakan pengunjung yang ingin menikmati rindangnya pepohonan dan segarnya udara sambil bersantai. Selain itu bisa juga dijadikan sebagai spot berselfie untuk menambah koleksi photo di instagram.

Gerbang masuk Hutan Kota Kibatai Kota Sukabumi

Oke sob, kalau dari saya baru seperti itu usulannya, mungkin sahabat ada yang punya lagi usulan atau mau mengkoreksi usulan saya diatas, silahkan tuangkan saja dikolom komentar.


Inisukabumi.com - Sahabatku, setelah Sukabumi diramaikan dengan berbagai wisata alam bernuansa bebukitan seperti Puncak Tugu, Puncak Pilar, Puncak Darma dan Puncak Angin, kini warganet sukabumi juga dihebohkan dengan dibukanya wisata alam baru yang bernama Puncak Heas Sukabumi. Beberapa pegiat wisata Sukabumi seperti kang Imex Putra dan kang Hidayat Asep memposting foto-foto keindahan Puncak Heas di akun facebook mereka.

Perahu di Puncak Heas Sukabumi, photo via facebook Hidayat Asep

Lokasi Puncak Heas Sukabumi

Puncak Heas Sukabumi ini terleta di Kp. Cihaur Desa Bojongsari Kec. Jampangkulon Kab. Sukabumi. Lokasinya cukup berdekatan dengan Curug banteng karena rutenya hampir sama, namun untuk menuju Puncak Heas ini sebelum ke Curug Banteng ada jalan menuju Cihaur. Dari alun-alun Jampang kulon, sekitar empat Kilometer arah ke Pasar Cinagen, dari arah Kiara Dua, belok kiri dan sebaliknya arah dari Surade, belok kanan, masuk jalur ke arah Desa Bojongsari, setelah lewat kantor desa, ada perempatan ambil kiri, lurus, lalu ambil kanan, ada mesjid, sekitar dua Km ke lokasi.

Puncak Heas di Google Maps



Kalau masih bingung, setelah sahabat nyampe di Desa Bojongsari tinggal tanya saja ke warga setempat, semuanya pasti tau kok, soalnya Puncak Heas dan Curug Banteng ini jadi icon dari Desa Bojongsari, dan hebatnya, Pak Kades Bojongsari sepenuhnya mendukung keberadaan kedua tempat wisata ini. Jadi kalau sahabat berkunjung ke Desa Bojongsari, sahabat akan mendapatkan dua wisata, selain menikmati air terjun, sahabat juga bisa melihat panorama alam yang begitu indah.

Bahtera diatas pegunungan, photo via facebook Imex Putra
Kalau kamu hendak kesini, jangan lupa kosongkan memory HP dan penuhkan batrenya, karena keindahan dari Puncak Heas ini akan membatmu banyak mengambil photo, hehe.

Cocok nih buat berselfie, photo via facebook Imex Putra

Prkiran dan gerbang masuk Puncak Heas, photo via facebook Imex Putra

Okesob, itu sedikit tulisan saya tentang Puncak Heas Sukabumi, karena saya belum sempat datang langsung, jadi baru itu yang bisa saya share ke sahabat semunya. Kalau sahabat hendak ke Puncak Heas ini, jangan sampai buang sampah sembarangan ya..


Sumber dan Referensi:

Keyword :
Puncak Heas, Puncak Heas Sukabumi, Wisata Alam Puncak Heas, Wisata Alam Bojongsari, Jampang Kulon, Wisata Alam Jampang Kulon

Selamat hari raya idul adha.. via IG @wisephamdan
Inisukabumi.com - Memang tidak ada habisnya kalau membicarakan tentang tempat wisata di Sukabumi, baik itu gunung, rimba, laut, pantai atau juga sungai yang sering disingkat GURIPLAPS semuanya ada di Sukabumi. Saat ini ada lagi tempat wisata baru yang lagi ngehits dikalangan para pencari spot untuk berselfie demi meramaikan dunia instagram, tempat tersebut adalah Bukit Karang Numpang Sukabumi.

Kebahagiaan yang timbul karena merasakan keindahan alam.. via IG @igit_17
Sebelumnya tahukah kamu kenapa bukit tersebut dinakaman Karang Numpang engga Karang Gantung atau sebagainya? Untuk nama mungkin ada yang sudah dari dulu bahkan semenjak Firaun pacaran juga sudah bernama seperti itu, tetapi untuk bukit Karang Numpang sendiri diberi nama seperti itu belum terlalu lama, melainkan semenjak tempat tersebut mulai diekspos ke media sosial. Pemberian nama Karang Numpang sendiri tidak terlepas dari keadaan tempatnya, karena disitu terdapat banyak batu karang yang kalau kata orang sunda disebut "numpang", jadi disebutlah tempat tersebut sebagai Karang Numpang.

Karena alam juga untuk dicintai bukan untuk disakiti.. Via IG @firdanabdullah

Lokasi Bukit Karang Numpang




Bukit Karang Numpang ini terletak di Kampung Legoknyenang, Desa Cikujang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Dengan letaknya yang berada sekian mdpl diatas permukaan laut menjadikannya nyaman untuk melihat pemandangan alam dibawahnya yang begitu luas. Disini kamu bisa menikmatai keindahan alam berupa bebatuan gunung karang, padang ilalang, dan view sebagian wilayah Kota Sukabumi yang masih asri.

Alam, ciptaan Allah yang sungguh luar bisasa.. Via IG @borahkkj

Jalan Menuju Karang Numpang Sukabumi

Untuk menuju bukit indah di Sukabumi ini, kamu bisa mengambil rute dari jalur utama tepatnya ruas Jalan Mangkalaya-Cisaat, dari situ kamu harus melewati jalan berbatu sekitar 1 kilo meter untuk mencapai puncak Bukit Karang Numpang tersebut, maklum karena objek pariwisata ini masih tergolong baru sehingga akses ketempat tersebut belum terlalu bagus. Bagi kamu yang mengendarai motor dan mobil tidak usah khawatir. Jalan tersebut bisa dilalui kendaraan roda dua maupun empat. Tapi untuk kendaraan roda empat sebaiknya menggunakan jenis offroad karena jalanannya berbatu dan menanjak. Sebelum masuk ke areal gunung, kamu harus melewati portal yang dijaga warga sekitar. Untuk sekarang tarifnya masih belum ditentukan. Kebanyakan pengunjung membayar rata-rata dua ribu rupiah.

Bersepeda ke Bukit Karang Numpang? Bisa..! via IG @adoy234sc
Ini adalah link dari google maps untuk menuju Bukit Karang Numpang :

https://www.google.co.id/maps/dir/-6.918957,106.9342169/Gunung+Karang+Numpang+Sukabumi,+Cibolang,+Kecamatan+Gunungguruh,+Cibolang,+Sukabumi,+Jawa+Barat+43156/@-6.9348631,106.8829175,14.75z/data=!4m10!4m9!1m1!4e1!1m5!1m1!1s0x2e68378eb61088db:0xb0877152fa1beede!2m2!1d106.8813169!2d-6.9498035!3e0

Bukit Karang Numpang merupakan salah satu dari sekian banyak bebukitan yang ada di Sukabumi, kamu bisa membaca artikel 4 Destinasi Wisata Pegunungan Di Sukabumi Ini Patut Anda Kunjungi untuk mengetahui sebagian laginya.

Keyword :
jalan menuju karang numpang sukabumi, alamat karang numpang mangkalaya, karang gantung sukabumi, bukit sunda sukabumi, lokasi bukit karang numpang, gunung karang numpang jawa barat, karang numpang gunungguruh, bukit sabak sukabumi,
Diberdayakan oleh Blogger.