Inisukabumi.com - Sebagai daerah yang mempunyai hamparan pantai terluas di Jawa Barat, Sukabumi memang tak habis-habisnya kalau membahas tentang pariwisata yang menjadi pemisah antara darat dan laut ini. Salah satu wisata pantai di Sukabumi yang sangat ramai dikunjungi pengunjung adalah Pantai Ujung Genteng

Tanah Lot versi Sukabumi
Menikmati indahnya Tanah Lot versi Sukabumi
Namun tahukah kamu kalau di arah menuju pantai ujung genteng ada juga pariwisata yang sering disebut 'Tanah Lot'nya Sukabumi? Tanah Lot versi Sukabumi ini terdapat didepan Villa Amanda Ratu, letaknya sekitar 8,5 km dari kawasan Ujung Genteng.

Amandaratu Resort Ujung Genteng Sukabumi
Salah satu villa di kawasan Tanah Lot (Villa Amanda Ratu)
Sebelum dikenal dengan sebutan Tanah Lot Sukabumi, kawasan ini lebih dikenal dengan nama Amandaratu, ada juga yang menyebutnya Amandaratu Resort atau Pantai Amandaratu. Bahkan banyak juga yang menyebutnya "Assaba Land", karena galau kalian mencarinya di Google Maps nama yang akan muncul itu adalah Assaba Land. Terlepas dari kebiasaan dan kesukaan masing-masing kalau menyebut daerah ini, saya sendiri lebih suka menyebutnya dengan istilah Tanah Lot versi Sukabumi.

Lokasi Tanah Lot Sukabumi / Assaba Land


Sekitar tahun 2011 kebelakang, Amandaratu Resort ini masih terkelola dengan baik, namun kini villa-villa yang ada di sana sudah nampak tua dan kurang terkelola, bagi yang suka nonton film horor, villa disini beberapa nampak aga horor. Namun sekarang yang menjadi daya tarik para wisatawan bukalnah villa-villanya, melainkan keindahan dan keunikan pantainya.

Tanah Lot versi Sukabumi
Sungguh ciptaan Tuhan yang luar biasa

Harga Tiket Masuk

Waktu saya kesana, tiket yang harus dibayar hanya Rp.3000,- per orang, baik menggunaan motor ataupun mobil tiketnya tetap sama hanya Rp. 3000,- per orang. Kalau saya anggap sih sangat murah kalau dibndingkan dengan keindahan tempat wisata ini, kebersihannya juga sudah cukup terjaga karena sudah disediakan banyak tempat sampah. 

Pantai disini bukanlah pantai yang bisa dipakai untuk berenang atau bermain pasir, tetapi pantai yang hanya indah untuk dipandang dan juga untuk berfoto-foto. Dari daratan ke lautan dibatasi oleh dinding karang yang lumayan tinggi, sehingga kita lebih baik menikmati keindahan pantainya dari atas saja. Tetapi bagi yang mempunyai nyali tinggi, bisa juga turun ke karang-karang besar di bawah, namun dengan alasan keselamatan sehingga tidak dianjurkan.

Tanah Lot versi Sukabumi
Batu karang besar yang ada di pantai amanda ratu
Untuk spot yang disebut tanah lotnya sendiri sih tidak terlalu besar dan tidak terdapat pura disana, selain itu kamu juga tidak bisa masuk ke area tanah lotnya karena berada di daerah yang airnya dalam serta deburan ombak yang tinggi.

Tanah Lot versi Sukabumi
Salah satu spot favorit para pengunjung
Selain keindahan pantainya, di daerah ini juga terdapat tempat Pengolahan Gula Kelapa, dan perlu kamu tahu juga kalau daerah ini masuk kedalah kawasan Geopark Nasional Ciletuh Pelabuhan Ratu.

Pengolahan Gula Kelapa
Plang nama Pengolahan Gula Kelapa
Namun untuk tempat pengolahan gula kelapanya sendiri tidak akan saya bahas disini, karena kebetulan saya belum sempat masuk ke daerah tersebut soalnya buru-buru.

Tanah Lot versi Sukabumi
Segarnyaa..
Baiklah, demikian sedikit kisan perjalanan saya ke Tanah Lotnya Sukabumi, semoga bermanfaat dan menjadi referensi bagi kalian semua yang hendak berkunjung kesini. Sekali lagi saya sarankan ketika kalian hendak berkunjung ke Pantai Ujung Genteng, sebaiknya sempatkan juga berkunjung kesini ya.


Keyword : tanah lot sukabumi, amanda ratu, amanda ratu resort ujung genteng, amanda ratu resort sukabumi jawa barat, villa ujung genteng, amanda ratu resort sukabumi, villa amanda ratu di ujung genteng, pantai amanda ratu, villa amanda ratu sukabumi, wisata amanda ratu, asaba land, asaba land sukabumi, asaba land ujung genteng


Inisukabumi.com - Berbicara tentang destinasi wisata pegunungan di Sukabumi, nampaknya belum semua saya tuangkan di situs ini, salah satu yang akan saya bahas sekarang adalah Puncak Buluh. Selamat membaca ya.

Lokasi Puncak Buluh

Puncak Buluh berada di Desa Karanganyar Kecamatan Jampangkulon berseblahan dengan kecmatan Lengkong, Waluran dan Pabuaran. Dengan lokasi yang strategis, tempat ini cocok untuk menikmati indahnya panorama wilayah pajampangan.




Tiket Masuk dan Pengelola Puncak Buluh

Untuk masuk ke area Puncak Buluh ini, kamu cukup membayar uang retribusi sebesar Rp. 7000,- per orang. Uang hasil retribusi tersebut dibagi ke dua pihak pengelola, yakni Perhutani dan Pemerintah Desa Karang Anyar.

Gerbang Masuk Puncak Buluh
Gerbang Masuk Puncak Buluh

Perhutani mendapatkan bagian sekitar 70 persen, dikarenakan tanah yang pakai tempat wisata Puncak Bukuh adalah milik perhutani. Perhutani juga bertindak sebagai pemodal. Sedangkan Pemerintah Desa dan Karangtaruna Desa Karang Anyar hanya mendapat bagian 30 persen sebagai pengelola harian.

Groufie didepan nama Puncak Buluh
Groufie didepan nama Puncak Buluh


Rute Menuju Puncak Buluh

Untuk menuju ke Puncak Buluh, kamu bisa mengambil rute dari pertigaan Lengkong arah mataram atau dari Alun-alun Jampangkulon ambil ke kiri yaitu ke arah Cijaksa lalu ke kiri lagi ke arah Puncak buluh. Kalau kamu sudah berada di daerah Jampangkulon, bisa langsung coba tanya saja ke warga disana, kemungkinan mereka sudah pada tahu ko.

Salah satu view dari Puncak Buluh
Jalanan ke arah Puncak Buluh dari arah Cijaksa sudah bagus
(24 Juni 2018) Jalanan ke arah Puncak Buluh dari arah Cijaksa sudah bagus, sedangkan dari arah Jampang kulon sedang dalam perbaikan



Inisukabumi.com - Bagi kamu yang berasal dari Jawa Barat apalagi orang sunda seperti dari Sukabumi dan Cianjur, pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya "Ngaliwet". Ngaliwet berarti memasak nasi liwet, dengan sekali ditanak sebagaimana memasak nasi menggunakan rice coocker tetapi nasi liwet ini biasanya langsung dicampur dengan berbagai bumbu dan rempah sehingga aroma dan rasanya lebih terasa berbeda.

Serunya Ngaliwet di Bendungan Cibeber
Kegiatan ngaliwet di bendungan Cibeber
Lebaran kali ini (tahun 2018), seperti tahun-tahun sebelumnya saya pasti mudik ke kampung halaman di Cianjur Selatan, tepatnya di desa Waringinsari kecamatan Takokak kabupaten Cianjur. Yang beda dari tahun-tahun sebelumnya adalah saya berkesempatan untuk ngaliwet bareng di Bendungan Cibeber. Bendungan cibeber ini terletak di aliran sungai cibeber yang menjadi perbatasan antara kabupaten Sukabumi dan kabupaten Cianjur di daerah tengah.

Bendungan Cibeber Perbatasan Sukabumi Cianjur
Bendungan Cibeber dilihat dari ketinggian salah satu sisi
Saya berangkat ke bendungan sekitar pukul satu siang lebih, jalanan yang rusak akibat dua kali terkena bencana gempa bumi dan longsor membuat saya dan keluarga harus berjalan kaki supaya sampai di bendungan, untungnya tidak terlalu jauh sehingga dalam waktu sekitar setengah jam kami sudah sampai di lokasi.

Sesampanya di bendungan, kami dibagi menjadi tiga kelompok, satu kelompok bertugas menangkap ikan di sunagi, satu kelompok memasak nasi liwet dan satu kelompok lagi yaitu saya dan sepupu kebagian untuk melakukan dokumentasi alias foto-foto, hehe.

Nasi liwet yang sedang dimasak didalam kastrol
Nasi liwet yang sedang dimasak didalam kastrol
Untuk laiknya kami memang tidak membawa yang aneh-aneh, karena ikannya sendiri langsung ditangkap dari sungai. Sungai Cebeber termasuk sungai yang masih dikategorikan sungai bersih, karena tidak ada pabrik besar didekat sungai, paling limbah yang masuk ke sungai adalah limbah dari penggilingan aci kawung (tepung pohon aren), itu pun tidak banyak sehingga masih aman bagi lingkungan.

Inilah ikan hasil tangkapan dari sungai cibeber
Inilah ikan hasil tangkapan waktu itu, terdiri dari ikan kehkel, ikan soro dan ikan menga
Inilah ikan kehkel yang masih banyak terdapat di Sungai Cibeber
Inilah ikan kehkel yang masih banyak terdapat di Sungai Cibeber
Ikan-ikan tersebut kamu tusuk dengan bambu untuk memudahkan ketika dibakar
Ikan-ikan tersebut kamu tusuk dengan bambu untuk memudahkan ketika dibakar
ikan kehkel di sungai cibeber
Dengan cara dibakar seperti ini akan terasa sensai yang berbeda 
Ketika nasi liwet sudah masak dan ikan pun sudah dibakar, berarti tinggal makan bareng
Oke sob, itulah sedikit cerita tentang salah satu kegiatan saya waktu lebaran kemarin, saya memutuskan untuk liburan dulu di tempat-tempat terdekat karena kalau langsung ke tempat ramai seperti pantai pasti kejebak macet dijalannya. Semoga cerita ini bisa memberikan manfaat dan gambaran untuk memaksimalkan potensi wisata lokal terdekat.


Inisukabumi.com - Sahabatku, Indonesia memanglah sebuah negeri yang subur, sebuah peribahasapun mengungkapkan bahwa di Indonesia ini menacapkan tongkat ke tanah pun maka tongkat tersebut bisa tumbuh.  Namun, pribahasan itu nampaknya sudah kurang berlaku di perkotaan yang lahan tanahnya sangat terbatas, sehingga kalaupun mau bertanam maka diperlukan alternatif media tanah lain selain langsung bertanam diatas tanah.

Contoh penggunaan solar cell sebagai pembangkit listrik yang listriknya digunakan untuk kebutuhan bertanam di KAC
Di artikel ini saya akan sedikit memberikan rekomendasi tempat bagi siapa saja yang ingin belajar tentang berbagai macam teknik bercocok tanam, baik itu bertanam secara organik, hidroponik hingga bertanam secara aquaponik. Tempat tersebut adalah  Kawasan Agroeduwisata Cikundul (KAC).

Instalasi aquaponic di KAC, aquaponic ini penggabungan dari budidaya ikan lele dengan menanam sayuran
Instalasi aquaponic di KAC, aquaponic ini penggabungan dari budidaya ikan lele dengan menanam sayuran
KAC Sukabumi yang berada di Jalan Kapitan, Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi. KAC ini dikelola langsung oleh Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kota Sukabumi. Pengembangan kawasan tersebut menjadi agroeduwisata dimulai sejak 2015 lalu.

Salah satu instalasi hidroponik yang ada di KAC
Salah satu instalasi hidroponik yang ada di KAC
Menurut pengelolanya sendiri, setiap harinya selalu saja ada pengunjung yang datang ke KAC ini, mulai dari anak-anak pendidikan anak usia dini (PAUD), taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), SMP, SMA, perguruan tinggi hingga masyarakat umum. 

Setelah datang ke KAC ini, diharapkan pengunjung bisa memahami teknik bertanam yang tidak hanya secara tradisional, melainkan sudah banyak teknik modern yang sama sekali tidak menggunakan tanah sebagai media tanamnya. Jadi ketika tidak ada lahan atau tanah terbuka pun kita masih bisa bertanam.

Area peternakan sapi
Kawasan agroeduwisata yang luasnya mencapai 4,5 hektare ini sebenarnya tidak hanya menyediakan edukasi tentang budidaya tanaman, tetapi ada juga berbagai macam peternakan, seperti peternakan sapi, domba, unggas dan yang lainnya, tetapi untuk peternakannya insya Allah akan saya ceritakan di artikel selanjutnya. Jadi jangan bosan-bosan ya berkunjung ke situs ini.



Inisukabumi.com - Sahabatku, Kota Sukabumi sudah mempunyai dua hutan kota yang sudah berjalan beberapa tahun, yakni Hutan Kota Kibatai Cikundul dan Kerkop Kecamatan Lembur Situ. Selain itu saat ini masih diupayakan penambahan beberapa hutan kota lagi, salah satunya bekas terminal lama Kota Sukabumi. Supaya lebih terfokus, di artikel ini saya akan memusatkan pembahasan tentang Hutan Kota Kibitai Cikundul, sedangkan untuk hutan kota lainnya insya Allah akan saya ulas di kesempatan lainnya.

Suasana hutan kota Kibatai
Suasana hutan kota Kibatai
Hutan kota Kibatai Cikundul ditetapkan berdasarkan Keputusan Wali Kota Sukabumi Nomor 209 Tahun 2009, meskipus sudah sekitar sembilan tahun dari waktu ditetapkannya itu, tetapi menurut pendapat saya sendiri masih ada beberapa potensi wisata yang bisa diterapkan di hutan kota Kibatai ini.

Dengan tetap mengedepankan fungsi utama dari hutan kota ini, izinkan saya untuk menuangkan sedikit usulan supaya bisa meningkatkan jumlah pengunjung yang datang, usulan-usulan ini datang dari saya dan teman-teman blogger sewaktu berkunjung kesana. Dan beberapa usulan tersebut diantaranya:

1. Disediakan Hammock Untuk Bersantai atau Berselfie

Dunia sudah semakin maju dan teklogi sudah merebak kemana-mana, tujuan orang datang ke suatu tempat wisata bukan lagi hanya sekedar untuk menikmati suguhan wisata yang ada, tetapi juga untuk mengambil sudut kamera yang pas demi didapatkannya photo-photo yang bisa dipajang di media sosial terutama di instagram. Dengan disediakannya hammock di hutan kota kibatay ini saya yakin akan meningkatkan jumlah pengunjung yang datang. Tentunya kalau disediakan hammock ini harus juga dibarengi dengan pengawasan dari petugas supaya keadaan pepohonan tetap terjaga.


2. Dibuatkan arena jembatan tali dipepohonan

Ide ini sebenarnya cukup ekstrim, karena selain harus mengutamakan kebaikan pepohonan juga harus dengan pengawasan yang maksimal, karena jembatan tali cukuplah memacu adrenalin bagi yang coba melewatinya.

3. Dibuatkan bangku-bangku untuk bersantai

Ini adalah yang saya anggap paling mudah, dengan dibuat sedemikian rupa dan penempatan yang pas, makan akan sangat memanjakan pengunjung yang ingin menikmati rindangnya pepohonan dan segarnya udara sambil bersantai. Selain itu bisa juga dijadikan sebagai spot berselfie untuk menambah koleksi photo di instagram.

Gerbang masuk Hutan Kota Kibatai Kota Sukabumi

Oke sob, kalau dari saya baru seperti itu usulannya, mungkin sahabat ada yang punya lagi usulan atau mau mengkoreksi usulan saya diatas, silahkan tuangkan saja dikolom komentar.



Inisukabumi.com - Sahabatku, di artikel kali ini saya mau sedikit mereview Taman Pemandian Air Panas (TPAP) Cikundul Sukabumi, yang mana pemandian air panas ini menjadi salah satu wisata yang dikelola langsung oleh pemerintah Kota Sukabumi lewat Bidang Pariwisata Disporaparnya.

Suasana berendam kaki di Pemandian Air Panas Cikundul ketika sedang ramai
Suasana berendam kaki di Pemandian Air Panas Cikundul ketika sedang ramai
Terakhir kali saya berkunjung ke pemandian air panas cikundul ini sebelum kemarin datang lagi yaitu sekitar satu tahun yang lalu, tepatnya ketika saya masih berstatus lajang. Waktu itu saya bersepedah dari kostan yang berada didekat alun-alun kota sukabumi, ketika berangkat sih jaraknya terasa tidak begitu jauh soalnya kebanyakan jalan menurun, tetapi ketika pulang kembali rasanya luar biasa mengayuh sepeda sambil menanjak ditambah sorotan sinar matahari yang lagi terik.

Baiklah, itu hanya sedikit nostalgia yang kurang begitu penting, hehe. Yang aga sedikit pentingnya yaitu pendapat saya mengenai pemandian air panas cikundul ini. Setahun lalu ketika saya kesana bersepeda, pemandian ini tampak cukup kumuh, belum ada yang bisa membuat mata saya terpana karena yang ada hanyalah sebuah kolam air panas yang tidak begitu besar dan satu kolam air dingin yang ukurannya cukup besar. Disertai beberapa kamar berendam dan juga beberapa penginapan yang sepertinya sudah cukup berumur. Ketika itu saya beberapa kali berpikir, kok bisa potensi sebagus ini tapi kurang terurus, padahal ini bisa menjadi sesuatu yang bisa berkali-kali lebih wah dari yang ada waktu itu.

Sebagai pengunjung, waktu itu saya memang belum bisa apa-apa selain menikmati yang sudah tersedia, dan sekarang pun saya masih belum bisa berbuat banyak untuk pemandian air panas cikundul selain mereview dan nanti sedikit memberikan masukan untuk mempercantik lagi potensi wisata ini.

Kekumuhan destinasi wisata tersebut ternyata kini sudah semakin dibenahi, hari minggu kemarin (29 mei 2018), saya berkesempatan untuk mengikuti kegiatan di pemandian air panas cikundul, saya mendapatkan info dari kuncen sukabumi today yaitu Kang Gery, sehingga saya bisa mendapatkan bahan untuk menulis artikel ini.

Dinding di salah satu bagian parkiran Pemandian Air Panas Cikundul Sukabumi
Dinding di salah satu bagian parkiran Pemandian Air Panas Cikundul Sukabumi
Tempat pemandian air panas cikundul sudah berbenah, dimulai dari parkiran dan pintu masuk pun sudah terasa sentuhan seninya,  beberapa fasilitas baru sudah terlihat ketika saya masuk lebih dalam lagi yaitu ke area pemandian air panas, salah satu pinggir kolam kini sudah dibuatkan atap dengan desain tradisional, ada juga ornamen dan tulisan cikundul yang menawan dan cocok buat berselfie

Bagi yang tidak takut ketinggian, disediakan pula spot berselfie dan bisa juga untuk menikmati keindahan alam, spot tersebut berada diatas pohon dengan ketinggian sekitar 7 meter. 

Nyobain groufie bareng kang Afrizal ( Blogger bandung pemilik situs www.afrizal69.com )
Bagi yang mau botram atau sekedar berduduk santai, disediakan juga gazebo si leugeut teureup dengan desain yang menarik disertai tempat selfie yang ciamik.

Gazebo Si Leugeut Teureup
Beranjak kesebelah atas didekat kolam dingin, kini ada saung kamonesan yang bisa digunakan untuk pertunjukan komunitas. Di dekat kolam dingin juga gazebonya sangat besar.

Kolam air dingin Cikundul beserta gazebonya
Kolam air dingin Cikundul beserta gazebonya
Itulah beberapa pengembangan dari pemandian air panas cikundul yang sangat saya apresiasi, dengan diadakannya pengembangan ini tentunya akan lebih memanjakan para pengunjung sehingga diharapkan akan lebih banyak lagi pengunjung yang datang ke area wisata ini.

Usulan Penambahan Beberapa Fasilitas Baru

Selain dari pengembangan yang sudah dilakukan, nampaknya saya masih mempunyai unek-unek yaitu beberapa usulan yang diperkirakan akan membuat pemandian air panas cikundul ini lebih waw. Beberapa usulan tersebut diantaranya:

1. Ditambahkan Satu Kolah Air Panas Lagi Khusus Anak-Anak

Dengan beberapa perombakan nampaknya bisa ditambah lagi satu kolam untuk anak-anak
Dengan beberapa perombakan nampaknya bisa ditambah lagi satu kolam untuk anak-anak
Kolam khusus anak-anak ini sebaiknya mempunyai suhu air yang tidak terlalu panas dan kedalaman yang tidak terlalu dalam. Karena kolam air panas saat ini baru satu dan kalau pagi-pagi suhunya sangatlah panas meski buat orang dewasa, selain itu kedalamannya juga lumayan kalau bagi anak-anak. Dengan ditambahkannya kolam khusus anak ini saya yakin jumlah pengunjung akan iku meningkat, karena sekarang sudah jamannya diadakan kawasan atau taman ramah anak.

2. Perbanyak Spot Berselfie

Diabad yang sudah serba modern ini, jumlah pengguna medsos terutama instagram terus meningkat, hampir semus orang terutama muda-mudi pasti butuh eksistensi. Banyak dari mereka yang datang ke suatu tempat wisata buka hanya karena ingin menikmati tempat wisata tersebut, tetapi mereka ingin juga berfoto sehingga bisa memajang fotonya di instagram. Nah dengan diperbanyaknya spot foto yang unik dan menarik tentunya akan menjadi magnet tersendiri bagi pengunjung.

3. Penambahan Perosotan dan Water Boomb di Kolam Dingin

Perosotan dan waterboomb bukanlah hal yang aneh di sebuah kolam renang, jadi ga ada salahnya kan kalau di cikundul juga ditambahkan itu. Bahkan pastinya akan lebih membuat pengunjung senang dan banyak yang akan tertarik untuk bermain disana.

4. Pembuatan Flying Fox

Mungkin usulan ini terlalu mengada-ada, tapi kalau diadakan yang pasti lebih seru.
Area disekitaran kolam air panas bisa dimanfaatkan untuk ini, flying fox bisa dibuat melintasi bagian atas kolam air panas. Dengan suasana yang berada dipinggir sungai besar, tentunya akan memberikan kesan tersendiri yang berbeda dari flyingfox yang lain.

5. Pemisahan Antara Ruangan Ganti Laki-Laki dengean Ruangan Ganti Perempuan

Ini salah satu yang saya soroti waktu beberapa kali berkunjung kesana, sampai waktu kemarin berkunjung kesanapu nampaknya ruang ganti baju masih belum dipisahkan. Untuk beberapa orang mungkin tidak mempermasalahkan ini, tetapi secara etika juga sebaiknya ruangan ganti itu dipisah, sehingga menjadi lebih aman dan nyaman.

Itulah sedikit usulan dari saya, kalau saya perkirakan sih ini bukan suatu yang susah bagi pemkot, buktinya membuat santasea yang begitu megah aja bisa, pasti dong terus membenahi kolam air panas cikundul juga bisa.

Kalau punya tanggapan untuk artikel ini, sahabat bisa menyampaikannya di kolom artikel.


Diberdayakan oleh Blogger.