<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script> <!-- banner2 --> <ins class="adsbygoogle" style="display:inline-block;width:336px;height:280px" data-ad-client="ca-pub-1387389359449425" data-ad-slot="7021188991" data-override-format="true" data-page-url = "https://www.inisukabumi.blogspot.com"></ins> <script> (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); </script>


Penjual Iket Sunda, Mencari Rizki Sambil Melestarikan Budaya
Si Abah dengan sejejer iket sunda jualannya
Ini Sukabumi - Sob, gimana nih kabarnya?? Semoga lagi pada sehat ya..
Kali ini saya coba kembali menulis tetang sesuatu yang ada di Sukabumi, yaitu Penjual Iket Sunda.
Iket Sunda memang suatu identitas dan juga budaya yang dari dulu sudah diperkenalkan oleh para leluluhur. Tetapi sekarang ini, tidak terlalu banyak orang yang masih mau mengenakannya.

Berbagai kebijakan pun telah diberlakukan oleh para pemerintah, seperti di Bandung ada yang disebut "Rebo Nyunda" yang dibesut oleh Kang Ridwan Kamil.
Di Sukabumi sendiri sebenarnya sudah ada rencana "Jum'at Nyunda", tetapi sampai saya menulis artikel ini kebijakan tersebut belum diberlakukan.

Si Abah dengan Baju Harimaunya
Untuk menggalakan kembali budaya sunda ini, tentunya membutuhkan keterlibatan dari banyak pihak, dan yang sampai sekarang tetap konsisten memperjuangkan budaya sunda ini diantaranya adalah para penjual pernak pernik budaya Sunda.
Seperti yang dilakukan oleh Si Abah, ya begitulah kakek yang merupakan asli orang Bandung ini dipanggil. Setiap hari, dia selalu menjajakan jualannya di pinggir jalan dekat Kampus UMMI, sudah bertahun-tahun dia berjualan Iket Sunda.
Berawal dari kecintaannya kepada budaya Sunda, dan sulitnya mencari penghasilan, Si Abah akhirnya berprofesi sebagai penjual Iket Sunda. Ya, selain mencari rizki, Si Abah pun turut berperan besar dalam pengembangan budaya sunda ini.

Oke sob, itu dulu yang bisa saya share kali ini, semoga ada manfaatnya untuk kita semua.
Mari kita kembangkan budaya kita ini, jangan sampai budaya yang asli milik kita ini malah dicaplok oleh orang lain.

Tetap semangat dan teruslah berkarya sesuai dengan selera masing-masing.!!

Hastag Terkait:
#Budaya #Kota Sukabumi



Terimakasih kamu sudah membaca artikel , semoga bermanfaat dan salam hangat dari saya. Apabila ada yang ditanyakan silahkan tuliskan di komentar, dan apabila ingin membantu mempublikasikan pesona keindahan di Sukabumi, silahkan share artike-artikel di website ini. Kamu juga diperkenankan untuk memposting ulang selama menyertakan sumber asli dari website ini.


Informasi dan Pemasangan Iklan :
Email Admin : ruswan@ummi.ac.id
Facebook : Kang Ruswan

Topik Terkait :
Apakah anda suka dengan artikel ini?

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.